Kamis, 26 Februari 2026

Corn Dryer di Desa Tanjung Rusak, Personil Polsek Pelaihari Cek Kondisi dan Upayakan Perbaikan

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat dikelola secara optimal, Polsek Pelaihari jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan pemantauan kondisi mesin pengering (dryer) jagung milik Sdr. Arifin yang berlokasi di RT. 07 Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan sarana pascapanen, khususnya mesin Corn dryer yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi mesin dryer mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga perlu perbaikan. Kondisi ini berpotensi menghambat proses pengeringan jagung dan dapat berdampak pada kualitas hasil panen petani.

Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhany, S.E., S.H., M.M,., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bajuin.

“Kami ingin memastikan bahwa sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering jagung, dalam kondisi layak pakai. Mesin dryer sangat penting untuk menjaga mutu hasil panen. Dengan adanya kerusakan ini, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga aktivitas pengeringan jagung dapat kembali berjalan optimal,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung para petani dalam setiap tahapan, mulai dari proses tanam hingga pascapanen. Sarana seperti mesin dryer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan nilai jual jagung. Kami akan mendorong sinergi dengan instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegas Kapolres.

Rabu, 25 Februari 2026

Polisi Sahabat Anak, Sat Polairud Polres Tanah Laut Berbagi Kebahagiaan di Pesisir Sungai Rasau

Tanah Laut - Sat Polairud Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan “Polisi Sahabat Anak” dengan menggelar buka puasa bersama anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Marnit Sungai Rasau ini diwarnai suasana penuh kehangatan dan keceriaan. Sejak sore hari, anak-anak pesisir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan bersama personel Sat Polairud Polres Tanah Laut. Mereka diajak berinteraksi, berbagi cerita, serta mendapatkan motivasi dan perhatian langsung dari anggota Polri sebelum menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak ini, Polres Tanah Laut berupaya menanamkan kedekatan emosional antara Polri dan anak-anak sejak usia dini. Kehadiran polisi di tengah-tengah mereka diharapkan mampu membangun rasa aman, nyaman, serta menumbuhkan citra Polri sebagai sahabat yang humanis, peduli, dan selalu hadir melindungi serta mengayomi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.

Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan sebagai sarana untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak pesisir agar tetap ceria, berprestasi, dan memiliki motivasi tinggi dalam meraih cita-cita. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap generasi penerus bangsa, agar tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin, berakhlak baik, dan cinta terhadap institusi kepolisian.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut, Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Sahabat Anak ini merupakan bentuk kepedulian Polri untuk hadir lebih dekat dengan anak-anak pesisir, khususnya di bulan suci Ramadan.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan anak-anak pesisir. Kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi adalah sahabat yang siap melindungi, mengayomi, dan memberikan semangat kepada mereka agar terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kebersamaan dalam buka puasa ini diharapkan anak-anak dapat merasakan perhatian serta kehangatan dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kebahagiaan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memotivasi anak-anak pesisir Desa Sungai Rasau untuk terus berprestasi dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat pesisir semakin erat, serta kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat hingga ke wilayah pesisir Kabupaten Tanah Laut.

Sat Lantas Polres Tanah Laut Gelar Bakti Religi dan Dukung Program Indonesia ASRI di Masjid Al Hijriah Angsau

Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan dan tempat ibadah dengan melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Al Hijriah, Desa Angsau, Kecamatan Pelaihari, Rabu (25/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tanah Laut, Iptu Adhitya Rizki Ridhotomo, S.Tr.K, S.I.K, M.H, bersama personel Sat Lantas Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Sat Lantas melaksanakan aksi kurvei atau kerja bakti membersihkan area masjid, mulai dari halaman, tempat wudhu, hingga lingkungan sekitar masjid. Selain itu, Sat Lantas juga memberikan bantuan berupa alat-alat kebersihan serta alat pengatur lalu lintas kepada petugas keamanan masjid guna menunjang kelancaran dan kenyamanan jamaah saat beribadah.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Sat Lantas Polres Tanah Laut terhadap program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi dan Indah), sekaligus sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat ibadah.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan bakti religi ini tidak hanya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara Polri dan warga. Ia berharap melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan serta ketertiban di lingkungan masjid dapat terus meningkat.

Dengan adanya kegiatan bakti religi ini, diharapkan Masjid Al Hijriah Angsau semakin bersih, nyaman, dan aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah, serta menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menjaga kebersihan dan ketertiban bersama.

Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama Bareng Insan Pers, Kapolri: Suara Media Suara Publik

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar kegiatan pembagian takjil hingga buka puasa bersama dengan insan pers. Acara ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus menguatkan sinergisitas antara Polri dengan media. 

"Dan ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," kata Sigit di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Acara dimulai dengan rangkaian berbagi takjil untuk masyarakat. Kapolri bersama pejabat utama dan para insan pers bersatu padu membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri. 

Masyarakat, pengendara hingga ojek online menyambut baik pembagian takjil tersebut. Kapolri dan insan pers bersatu padu membagikan bingkisan tersebut. 

Setelah membagikan takjil, Kapolri, PJU dan para jurnalis melanjutkan kegiatan berbuka puasa bersama. Acara ini berjalan hangat dan penuh kebersamaan. 

Menurut Sigit, Pers adalah mitra yang sangat strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik. 

"Dan oleh karena itu tentunya, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman media yang terus menyampaikan informasi," ujar Sigit.

"Dan tentunya hal-hal tersebut menjadi tolak ukur, begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," tambah Sigit menegaskan. 

Sigit menekankan, institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media. Mengingat, hal itu mewakili kepentingan masyarakat. 

"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," tutur Sigit.

Lebih dalam, Sigit memaparkan bahwa, perkembangan teknologi informasi dewasa ini berkembang sangat pesat. Perkembangan AI hingga Deepfake melahirkan tantangan tersendiri untuk Bangsa Indonesia. 

"Salah satunya adalah masalah misinformasi dan disinformasi. Salah satunya itu juga yang saat ini tidak hanya berada di dalam tataran global, namun juga masuk ke situasi dalam negeri, situasi kehidupan kita sehari-hari. Dan tentunya, ini menjadi tantangan kita semua," papar Sigit. 

Karena itu, Sigit berharap, media bisa menjawab tantangan tersebut. Menurutnya, insan pers harus menyajikan informasi yang jujur, akurat dan dipercaya untuk masyarakat luas. 

"Harapan kita tentunya media, sebagai salah satu alat kontrol, alat komunikasi yang mewakili suara publik, tentunya terus bisa mewakili publik untuk menjadi alat penghubung, alat komunikasi, khususnya bagi kami-kami, ataupun bagi institusi untuk bisa terus mendengarkan apa yang menjadi harapan masyarakat yang disuarakan melalui media," tutur Sigit.

"Dan tentunya harapan kita, dan kami menyadari bahwa media memiliki peran yang sangat luar biasa untuk turut menjaga stabilitas keamanan nasional," kata Sigit mengakhiri.

Selasa, 24 Februari 2026

Polsek Jorong Pantau Kondisi Mesin Dryer Jagung di Desa Tajau Pecah, Dukung Optimalisasi Hasil Panen Petani

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil panen petani dapat dikelola secara optimal, Polsek Batu Ampar jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan pemantauan kondisi mesin pengering (dryer) jagung milik Sdr. Suyono yang berlokasi di Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna melihat secara langsung kesiapan sarana pascapanen, khususnya mesin dryer yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi mesin dryer mengalami kerusakan yang cukup parah. Mesin pembakaran dilaporkan tidak maksimal dalam mengeringkan dan sudah tidak digunakan karena biaya pengoperasian lebih besar dari pada hasil produksi.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap para petani, khususnya dalam mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong.

“Kami ingin memastikan bahwa sarana pendukung pertanian, termasuk mesin pengering jagung, dalam kondisi layak pakai. Mesin dryer sangat penting untuk menjaga mutu hasil panen. Dengan adanya kerusakan ini, kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan sehingga aktivitas pengeringan jagung dapat kembali berjalan optimal,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, namun juga mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan ekonomi masyarakat.

“Kami berkomitmen mendukung para petani dalam setiap tahapan, mulai dari proses tanam hingga pascapanen. Sarana seperti mesin dryer memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas dan nilai jual jagung. Kami akan mendorong sinergi dengan instansi terkait agar permasalahan ini dapat segera ditangani,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan ini, diharapkan perbaikan mesin dryer dapat segera terealisasi sehingga hasil panen jagung petani di Desa Sabuhur tetap terjaga kualitasnya dan mampu memberikan nilai ekonomi yang maksimal bagi masyarakat.