Senin, 05 Oktober 2026


Tanah Laut - Semangat kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri kembali terlihat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 Tahun 2026, Polsek jajaran Polres Tanah Laut melaksanakan kunjungan dan memberikan ucapan selamat kepada para Komandan Koramil dan Posramil jajaran Kodim 1009/Tanah Laut, Senin (5/10).

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus ungkapan rasa kekeluargaan, jajaran Polsek turut menyerahkan nasi tumpeng kepada masing-masing Komandan Koramil dan Posramil di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud penghormatan dan apresiasi Polri kepada TNI yang selama ini telah menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Penyerahan nasi tumpeng berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Personel Polsek jajaran Polres Tanah Laut disambut hangat oleh para Komandan Koramil, Danposramil serta personel jajaran Kodim 1009/Tanah Laut.

Momentum sederhana tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang semakin solid antara personel Polri dan TNI di tingkat kewilayahan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa peringatan HUT TNI ke-81 menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

“Selamat HUT TNI ke-81. Semoga TNI semakin kuat, profesional dan semakin dicintai masyarakat. Sinergitas dan soliditas TNI-Polri akan terus kita jaga, khususnya dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Menurutnya, kedekatan antara personel TNI dan Polri hingga tingkat kewilayahan merupakan modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan sosial di tengah masyarakat.

Kerja sama yang baik antara Bhabinkamtibmas dan Babinsa selama ini juga menjadi salah satu bentuk nyata sinergitas TNI-Polri dalam menjaga situasi kamtibmas, menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat serta mendukung program pemerintah di wilayah.

Selain sebagai bentuk ucapan selamat, penyerahan nasi tumpeng juga menjadi simbol bahwa TNI dan Polri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Melalui momentum HUT TNI ke-81 ini, Polres Tanah Laut bersama Kodim 1009/Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Dengan sinergitas yang semakin erat, diharapkan tercipta situasi Kabupaten Tanah Laut yang semakin aman, damai, kondusif dan harmonis, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.


Tanah Laut - Suasana penuh keakraban dan haru mewarnai kunjungan Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., bersama Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., serta jajaran pejabat utama Polres Tanah Laut ke Makodim 1009/Tanah Laut, Selasa (6/10/2026).

Kedatangan rombongan Polres Tanah Laut tersebut bukan sekadar kunjungan silaturahmi. Mereka datang membawa kejutan khusus dalam rangka memperingati Dirgahayu TNI ke-81 Tahun 2026, sekaligus memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I.

Suasana di Makodim 1009/Tanah Laut berubah menjadi lebih meriah ketika rombongan Polres Tanah Laut tiba bersama Korsik Satpol PP Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran korsik tersebut menjadi bagian dari kejutan yang telah disiapkan sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1009/Tanah Laut.

Rombongan juga membawa nasi tumpeng dan kue ulang tahun yang kemudian diserahkan sebagai simbol ucapan selamat serta doa terbaik bagi TNI dan Dandim 1009/Tanah Laut.

Momen tersebut berlangsung penuh kehangatan. Letkol Inf. Adhy Irawan beserta jajaran pejabat utama Kodim 1009/Tanah Laut menyambut kedatangan Kapolres dan rombongan dengan penuh rasa kekeluargaan.

Raut haru terlihat ketika kejutan ulang tahun tersebut disampaikan. Suasana yang awalnya berlangsung formal seketika berubah menjadi penuh keakraban, canda, dan kebersamaan antara personel Polres Tanah Laut dan Kodim 1009/Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan ucapan selamat kepada TNI dalam momentum peringatan HUT ke-81. Ia juga secara khusus menyampaikan selamat ulang tahun kepada Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan.

“Selamat Dirgahayu TNI ke-81. Semoga TNI semakin kuat, semakin profesional dan semakin dekat dengan masyarakat. Secara khusus kami juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Dandim 1009/Tanah Laut, semoga senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan dan kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Menurutnya, kedatangan jajaran Polres Tanah Laut ke Makodim merupakan wujud nyata dari hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara TNI dan Polri di Kabupaten Tanah Laut.

Momentum HUT TNI ke-81, kata dia, menjadi kesempatan untuk semakin mempererat tali silaturahmi, memperkuat komunikasi dan meningkatkan sinergitas dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

“Ini merupakan bentuk kebersamaan kami. TNI dan Polri tidak hanya bersinergi dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga saling mendukung dan memberikan perhatian dalam berbagai momentum. Semoga soliditas dan sinergitas ini terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., menyambut kejutan tersebut dengan penuh haru dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh Kapolres Tanah Laut beserta seluruh jajaran.

Ia menyampaikan terima kasih atas kedatangan Kapolres bersama Wakapolres dan para pejabat utama Polres Tanah Laut yang telah menyempatkan waktu untuk hadir langsung memberikan ucapan selamat.

Kejutan tersebut dinilai menjadi bentuk nyata kuatnya hubungan emosional dan kekeluargaan antara jajaran TNI dan Polri di Kabupaten Tanah Laut.

Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Kapolres Tanah Laut bersama Dandim 1009/Tanah Laut turut mengikuti prosesi tersebut sebelum kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama.

Tidak hanya menjadi perayaan simbolis, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kondusivitas wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Sinergitas TNI-Polri dinilai menjadi salah satu kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah, mulai dari menjaga keamanan masyarakat, penanganan bencana, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga mendukung berbagai program pemerintah.

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Polres Tanah Laut dan Kodim 1009/Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi serta membangun hubungan yang harmonis demi menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman dan kondusif.

Kunjungan dan kejutan sederhana tersebut pun meninggalkan suasana hangat di Makodim 1009/Tanah Laut. Senyum, ucapan selamat, pemotongan tumpeng, serta foto bersama menjadi bagian dari perayaan yang memperlihatkan eratnya hubungan antara TNI dan Polri di Tanah Laut.

Dirgahayu TNI ke-81. Bersama TNI-Polri, soliditas dan sinergitas terus dijaga untuk Indonesia yang aman, kuat dan maju.

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Jorong, Kecamatan Jorong. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya petani, mengenai dasar penyesuaian nilai jual jagung. Selasa (6/10).

Dalam sosialisasi, personel menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat digunakan sebagai referensi untuk melihat penyesuaian harga berdasarkan kadar air jagung. Pemahaman ini membantu petani mengetahui faktor yang memengaruhi nilai hasil panen serta memperkirakan harga sebelum melakukan transaksi.

Selain penyampaian materi, personel juga berdialog dengan warga terkait perkembangan pertanian jagung. Komunikasi tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk menyerap informasi dari masyarakat sekaligus memperkuat pendampingan kepada petani di wilayah Jorong.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, informasi mengenai Tabel Rafaksi perlu dipahami petani agar mereka memiliki acuan ketika memasarkan hasil panen.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui dasar penyesuaian harga berdasarkan kadar air. Informasi ini menjadi bekal agar petani lebih memahami nilai jagung yang dihasilkan dan dapat memperkirakan harga secara lebih tepat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan memberikan edukasi yang berkaitan dengan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap petani dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

 #swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut memantau kesiapan lahan pertanian jagung di Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar. Pemantauan dilakukan Kanit Binmas Polsek Batu Ampar Aiptu Agus Rahmadani sebagai bagian dari pendampingan kepada petani menjelang proses penanaman. Selasa (6/10).

Dalam kegiatan tersebut, personel melihat langsung kondisi lahan dan berdialog dengan masyarakat terkait persiapan yang dilakukan sebelum tanam. Pemantauan diarahkan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan lahan sekaligus mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi petani.

Persiapan lahan menjadi tahapan penting sebelum penanaman jagung dimulai. Personel Polsek Batu Ampar mengajak petani memperhatikan kondisi lahan, ketersediaan air serta kesiapan sarana pendukung agar proses tanam dapat berlangsung sesuai kondisi di lapangan.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan pertanian jagung dapat diketahui sejak tahap persiapan.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap lahan pertanian masyarakat, termasuk kesiapan sebelum proses tanam. Komunikasi dengan petani penting agar setiap perkembangan dan kendala di lapangan dapat diketahui sejak awal,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Polsek Batu Ampar berkomitmen mendampingi petani melalui pemantauan dan komunikasi secara berkala sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Minggu, 04 Oktober 2026

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sehari-hari, pada apel pagi jam pimpinan, Senin (5/10/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengawali dengan mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, setiap anggota perlu membiasakan diri mengawali hari dengan mengingat berbagai hal baik dan nikmat yang masih diberikan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Jangan lupa selalu dan senantiasa bersyukur. Awali hari dengan mengingat kembali hal-hal baik yang masih diberikan kepada kita. Dengan rasa syukur, semoga setiap tugas yang kita laksanakan dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolres.

Selanjutnya, Kapolres memberikan perhatian terhadap pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan verifikasi bantuan sosial. Personel yang terlibat diminta melaksanakan tugas tersebut secara sungguh-sungguh, teliti dan bertanggung jawab.

Verifikasi harus dilakukan dengan memastikan data penerima sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga bantuan sosial yang diberikan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan. Kapolres menekankan agar tidak terjadi kesalahan sasaran dalam proses penyaluran bantuan.

“Laksanakan verifikasi bantuan sosial dengan baik. Pastikan masyarakat yang memang berhak dan benar-benar membutuhkan dapat menerima bantuan tersebut,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan personel untuk ikut berperan dalam menyosialisasikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Personel diharapkan dapat mengajak dan memberikan informasi kepada anak-anak yang memiliki potensi serta memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses penerimaan.

Program pendidikan tersebut dinilai sebagai peluang yang sangat baik bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Selain itu, peserta didik yang memenuhi ketentuan juga mendapatkan dukungan beasiswa sehingga dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.

Kapolres meminta seluruh personel tidak hanya mengetahui program tersebut, tetapi juga turut membantu menyebarluaskan informasinya kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Arahan berikutnya berkaitan dengan penyerapan anggaran. Mengingat saat ini sudah memasuki penghujung tahun anggaran, Kapolres meminta seluruh bagian, satuan fungsi maupun personel yang memiliki tanggung jawab terkait pengelolaan anggaran agar segera melakukan pengecekan terhadap realisasi dan persentase penyerapan anggaran.

Pengecekan tersebut penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan. Apabila masih terdapat anggaran yang belum terserap, agar segera ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai mekanisme, ketentuan serta perencanaan yang telah ditetapkan.

“Ini sudah menjelang akhir tahun. Tolong dicek kembali berapa persentase penyerapan anggaran masing-masing. Apabila masih ada yang belum terselesaikan, segera ditindaklanjuti,” kata Kapolres.

Pada bagian akhir arahannya, Kapolres memberikan penekanan khusus terkait disiplin dan pencegahan pelanggaran anggota. Seluruh personel diminta untuk menjaga sikap, perilaku dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Kapolres mengingatkan bahwa pelanggaran, meskipun terlihat kecil, dapat membawa dampak yang besar. Tidak hanya berpengaruh terhadap kedinasan, tetapi juga berpotensi menghambat perjalanan karier, memberikan dampak terhadap keluarga dan memengaruhi masa depan personel.

Karena itu, seluruh anggota diminta untuk selalu berpikir sebelum bertindak, mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga nama baik pribadi, keluarga dan institusi Polri.

“Hindari pelanggaran sekecil apa pun. Jangan sampai karena satu kesalahan, karier, keluarga dan masa depan kita menjadi terganggu. Jaga diri, jaga nama baik institusi dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tegas Kapolres.


JAKARTA – Polri memperkenalkan tagline baru “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai bagian dari penguatan arah pengabdian dan pelayanan Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada masyarakat.

Tagline tersebut menegaskan semangat bahwa Polri hadir bersama masyarakat, berada di tengah masyarakat, serta menjadikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, tagline “Polisi Bersama Masyarakat” merupakan penegasan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Menurut Isir, semangat tersebut sejalan dengan arah transformasi Polri yang disampaikan Kapolri saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi menegaskan pentingnya profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

“Karena itu, kedekatan dengan masyarakat harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh anggota Polri. Kritik dan masukan dari masyarakat juga harus dipandang sebagai bahan evaluasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas,” katanya.

Isir menambahkan, implementasi tagline tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat, baik melalui pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan maupun respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban.

“Harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri. Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat sosialisasi semangat tersebut, Polri menggunakan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” sebagai identitas komunikasi yang akan disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh jajaran Polri.

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut kembali mendorong pemahaman petani terhadap mekanisme penentuan harga jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi di Kantor Desa Kait-Kait Baru, Kecamatan Bati-Bati. Senin (5/10).

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dan petani setempat. Personel Polsek Bati-Bati menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat menjadi acuan untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi tersebut, petani dapat mengetahui dasar perhitungan nilai hasil panen sebelum menjualnya kepada pembeli.

Sosialisasi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk mendengarkan kondisi petani serta perkembangan pertanian jagung di Desa Kait-Kait Baru. Polsek Bati-Bati mendorong masyarakat untuk memanfaatkan informasi tersebut sebagai referensi saat melakukan transaksi hasil panen.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, pemahaman petani terhadap Tabel Rafaksi penting untuk menciptakan transaksi yang lebih terbuka dan mudah dipahami.

“Tabel Rafaksi memberikan gambaran mengenai penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air. Kami berharap petani memahami acuan tersebut sehingga dapat memperkirakan nilai hasil panennya dan mengetahui dasar harga saat melakukan transaksi,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus menjalin komunikasi dengan kelompok tani dan masyarakat sebagai bagian dari pendampingan sektor pertanian serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut menyambangi masyarakat Desa Batalang, Kecamatan Jorong, untuk menyampaikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi jagung. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan kepolisian kepada petani agar lebih memahami dasar penentuan nilai hasil panen. Senin (5/10),

Dalam sosialisasi tersebut, personel menjelaskan Tabel Rafaksi yang menjadi acuan penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu petani memperkirakan nilai jual hasil panen serta memahami dasar perhitungan harga sebelum melakukan transaksi dengan pembeli.

Personel juga membuka ruang dialog dengan warga untuk mengetahui perkembangan pertanian jagung dan kondisi yang dihadapi petani. Pendekatan langsung tersebut dinilai penting agar informasi yang disampaikan dapat diterima sekaligus menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi dapat menjadi bekal bagi petani dalam menentukan langkah saat memasarkan hasil panennya.

“Petani perlu memahami dasar penentuan harga jagung, termasuk pengaruh kadar air terhadap nilai jual. Dengan mengetahui Tabel Rafaksi, masyarakat memiliki acuan untuk memperkirakan nilai hasil panen dan lebih memahami proses transaksi,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus melakukan edukasi dan komunikasi dengan petani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati bersama tim gabungan berhasil melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Liang Anggang RT 07 RW 03, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (4/10/2026).

Informasi mengenai adanya titik hotspot tersebut diterima personel Polsek Bati-Bati dari laporan masyarakat sekitar pada pukul 16.00 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket Karhutla Polsek Bati-Bati segera bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya kebakaran lahan. Proses pemadaman kemudian dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Polsek Bati-Bati, tim pemadam kebakaran, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar.

Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lainnya. Hingga laporan dibuat, luas lahan yang terbakar belum dapat diketahui secara pasti.

Kapolsek Bati-Bati menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya di wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.

Selain melakukan penanganan di lokasi, personel Polsek Bati-Bati juga secara rutin melaksanakan patroli di kawasan rawan karhutla serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Jika menemukan adanya titik api atau potensi karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbau Kapolsek Bati-Bati.

Polsek Bati-Bati juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, termasuk kendaraan, pompa air, serta peralatan pendukung lainnya, sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Bati-Bati bersama seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan serta mencegah meluasnya dampak karhutla di wilayah hukum Polsek Bati-Bati.

Sabtu, 03 Oktober 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat di Desa Kait-Kait Baru, Kecamatan Bati-Bati. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada petani mengenai acuan penentuan nilai jual jagung hasil panen. Minggu (4/10),

Dalam sosialisasi, personel menjelaskan Tabel Rafaksi sebagai acuan penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman ini dinilai penting agar petani mengetahui dasar perhitungan harga dan dapat memperkirakan nilai hasil panen sebelum dipasarkan.

Selain menyampaikan materi, personel juga berdialog dengan warga mengenai perkembangan pertanian jagung serta kondisi yang dihadapi petani di lapangan. Komunikasi tersebut menjadi bagian dari pendampingan Polri sekaligus upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, informasi mengenai Tabel Rafaksi perlu diketahui petani agar proses jual beli hasil panen dapat dilakukan dengan pemahaman yang lebih baik.

“Petani perlu mengetahui dasar penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi dapat menjadi acuan untuk memahami nilai hasil panen sehingga petani memiliki gambaran yang lebih jelas saat melakukan transaksi,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus mendorong kegiatan sosialisasi dan komunikasi dengan petani sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut menyambangi kediaman Kelompok Tani (Poktan) Tani Jaya di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memantau perkembangan pertanian jagung sekaligus mengetahui kesiapan petani menghadapi musim tanam. Minggu (4/10).

Dalam dialog bersama kelompok tani, personel memperoleh informasi bahwa rencana penanaman jagung masih menghadapi kendala akibat musim kemarau. Keterbatasan ketersediaan air membuat petani belum dapat menentukan waktu tanam secara optimal dan masih menunggu kondisi yang lebih mendukung.

Personel Polsek Panyipatan mendorong petani untuk terus mempersiapkan lahan sembari memperhatikan kondisi cuaca dan ketersediaan air. Komunikasi dengan kelompok tani juga dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi pertanian secara langsung.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, kondisi musim menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhitungkan sebelum petani memulai penanaman.

“Musim kemarau masih menjadi tantangan bagi petani dalam menentukan waktu tanam jagung. Kami terus melakukan sambang dan komunikasi agar perkembangan kondisi lahan serta kendala yang dihadapi petani dapat terpantau,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan berkomitmen mendampingi masyarakat melalui komunikasi dan pemantauan lapangan, sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong bersama warga dan sejumlah unsur pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026).

Penanganan dilakukan sekitar pukul 16.00 WITA setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai titik api di kawasan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas mendapati lahan semak belukar yang ditumbuhi rerumputan dan ranting-ranting kecil telah terbakar dengan luas sekitar 1,5 hektare.

Petugas bersama warga dan tim pemadam kebakaran kemudian melakukan pemadaman menggunakan alat semprot kep solo serta mesin pompa air. Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Jorong bersinergi dengan Damkar Kecamatan Jorong, Damkar PT HRB, Damkar PT PLN, dan Damkar PT DH.

Berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan. Petugas selanjutnya melakukan penyisiran dan monitoring di sekitar area bekas kebakaran untuk memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

Hingga kegiatan selesai, pemilik lahan, asal api, maupun pihak yang diduga sebagai pelaku pembakaran masih belum diketahui. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun asap dari kebakaran sempat menimbulkan gangguan terhadap pernapasan.

Kapolsek Jorong mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.

Polsek Jorong menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan unsur pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah Kecamatan Jorong.

Selama kegiatan penanganan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar.

Jumat, 02 Oktober 2026


Tanah Laut — Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri pembukaan Sekolah Islam Gender (SIG) IV Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Tanah Laut di Gedung Pemuda Tanah Laut, Sabtu (3/10/2026).


Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Nilai Kepemimpinan di Kalangan Perempuan Demi Menjunjung Kesetaraan Gender di Bumi Tuntung Pandang.” Forum ini menjadi ruang pembelajaran bagi kader perempuan PMII untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kapasitas kepemimpinan.


Kehadiran Kapolres Tanah Laut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kegiatan kepemudaan yang bersifat positif dan konstruktif. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan, karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.


Kapolres juga mengapresiasi pelaksanaan SIG IV yang memberikan ruang kepada perempuan muda untuk belajar, berdiskusi dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.


“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi ruang untuk membangun karakter serta jiwa kepemimpinan perempuan yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.


Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan secara seremonial, tetapi juga dapat mengambil pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan SIG untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.


Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi kepemudaan. Hubungan tersebut dinilai penting dalam mendukung berbagai kegiatan positif sekaligus menjaga suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.


“Sinergi dan komunikasi antara Polri dengan organisasi kepemudaan harus terus dijaga. Anak muda memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif dan konstruktif,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Sekolah Islam Gender IV tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat karakter kepemimpinan serta berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ruang dialog bagi generasi muda perempuan di Tanah Laut agar semakin aktif mengambil peran dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.


Tanah Laut
– Satpolairud Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan masyarakat perairan (Binmas Air) kepada para nelayan di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut. Nelayan diimbau menggunakan alat keselamatan diri, seperti life jacket, serta memastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berlayar.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca belakangan ini yang cenderung berubah-ubah, dengan potensi hujan, angin kencang hingga gelombang tinggi. Para nelayan juga diminta untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum dan selama melakukan aktivitas di laut.

Selain faktor cuaca, personel Satpolairud mengingatkan nelayan agar memperhatikan alur pelayaran dan keberadaan kapal lain yang melintas guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan keselamatan di perairan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Sebelum melaut, pastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan siap serta selalu perhatikan perkembangan cuaca,” imbau personel Satpolairud Polres Tanah Laut.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga diingatkan untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Melalui kegiatan Binmas Air ini, Satpolairud Polres Tanah Laut berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran dan kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah perairan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut Aiptu Bhara menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai acuan penentuan nilai jual hasil panen jagung. Sabtu (3/10).

Dalam sosialisasi, Aiptu Bhara menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat digunakan untuk mengetahui penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi tersebut diharapkan membantu petani memahami dasar perhitungan nilai hasil panen sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas saat memasarkan jagung.

Selain penyampaian materi, personel juga berdialog dengan warga untuk mengetahui perkembangan aktivitas pertanian serta berbagai kondisi yang dihadapi petani di lapangan. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki referensi dalam memahami nilai hasil panen yang akan dijual.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air dan memiliki acuan dalam memperkirakan harga hasil panen. Kami berharap informasi ini dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan edukasi dan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari pendampingan sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Kondisi musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani jagung di Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Hal itu terungkap saat Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun melakukan sambang ke kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Karya Subur, Sabtu (2/10).

Dalam pertemuan tersebut, personel Polsek Panyipatan berdialog dengan petani mengenai perkembangan lahan dan rencana penanaman jagung. Petani menyampaikan proses tanam masih belum dapat dimulai karena kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi terbatas.

Aiptu Muslim Bahrun juga mengingatkan petani untuk mempertimbangkan kondisi lahan dan kecukupan air sebelum memulai penanaman. Pemantauan melalui sambang dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan sektor pertanian sekaligus menjaga komunikasi dengan kelompok tani.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan waktu tanam.

“Musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani untuk memulai penanaman jagung. Kami terus melakukan komunikasi dan pemantauan agar perkembangan serta kendala yang dihadapi petani dapat diketahui secara langsung,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus menjalin komunikasi dengan kelompok tani dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 01 Oktober 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut menyambangi kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Jaya di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sambang tersebut menjadi bagian dari komunikasi dengan petani sekaligus memantau perkembangan rencana budidaya jagung. Jumat (2/10).

Dalam dialog bersama kelompok tani, personel menggali kondisi lahan dan kesiapan petani untuk memulai penanaman. Dari hasil komunikasi, rencana tanam jagung masih terkendala kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air belum mencukupi untuk mendukung persiapan lahan dan penanaman.

Kondisi tersebut membuat petani masih menunggu situasi yang lebih mendukung sebelum memulai kegiatan tanam. Personel Polsek Panyipatan mengimbau petani untuk memperhatikan kondisi lahan dan ketersediaan air agar waktu tanam dapat disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemantauan dan komunikasi dengan kelompok tani akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayahnya.

“Kami memahami kondisi kemarau menjadi salah satu kendala bagi petani untuk memulai tanam. Melalui sambang, kami terus memantau perkembangan dan berkomunikasi dengan kelompok tani agar setiap kendala di lapangan dapat diketahui,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mendampingi masyarakat dan menjalin komunikasi dengan kelompok tani sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai acuan nilai jual jagung disampaikan personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut kepada warga Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan. Sosialisasi Tabel Rafaksi tersebut dilakukan Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun saat melaksanakan kegiatan sambang masyarakat. Jumat (2/10).

Dalam pertemuan itu, Aiptu Muslim Bahrun menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat menjadi rujukan bagi petani untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan tersebut membantu petani mengetahui dasar perhitungan nilai hasil panen sebelum menentukan transaksi penjualan.

Kegiatan sambang juga menjadi ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Personel menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan agar aktivitas pertanian dan transaksi hasil panen berlangsung dengan tertib.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemahaman terhadap Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki acuan yang jelas ketika memasarkan hasil pertanian.

“Petani perlu memahami bahwa kadar air menjadi salah satu dasar dalam penyesuaian nilai jagung. Dengan mengetahui Tabel Rafaksi, petani dapat memperkirakan nilai hasil panennya dan memiliki informasi yang lebih jelas saat melakukan transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus melakukan sambang dan memberikan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap petani serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di UPTD SMP Negeri 2 Panyipatan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk menyampaikan informasi pendidikan kepada para pelajar, khususnya terkait kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Panyipatan memberikan penjelasan mengenai penerimaan murid baru, termasuk informasi umum mengenai sekolah, tahapan pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta didik.

Para pelajar juga diberikan motivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek akademik maupun berbagai persyaratan lain yang menjadi bagian dalam proses penerimaan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian dari para siswa. Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi mengenai penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat diterima secara lebih luas sehingga para siswa yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk mengikuti proses penerimaan Tahun Ajaran 2027/2028.

Polsek Panyipatan juga mengajak pihak sekolah dan para pelajar untuk memanfaatkan informasi resmi terkait penerimaan agar seluruh tahapan pendaftaran dapat diikuti sesuai ketentuan yang berlaku.


Tanah Laut
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut menyasar Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Personel Piket Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut, diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus patroli di sekitar titik yang dinilai rawan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya Polantas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas dan melintas di jalur tersebut.

Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, patroli turut menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pengguna jalan yang melintasi kawasan terdampak kabut asap juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, sekaligus mengajak seluruh pihak bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” imbauannya.

Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan lancar. Satlantas Polres Tanah Laut akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif guna menjaga Kamseltibcarlantas sekaligus mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


Tanah Laut – Seksi Hukum Polres Tanah Laut menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum bagi personel Polres Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Satya Bharata Polres Tanah Laut tersebut membahas isu hukum terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru.


Kegiatan dihadiri Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, Kanit Reskrim Polres Tanah Laut dan jajaran Polsek, personel Satresnarkoba, Satlantas, serta Kanit Propam Polres Tanah Laut dan jajaran.


Penyuluhan menghadirkan Dr. Anang S Tornado, S.H., M.H., M.Kn. sebagai narasumber, didampingi Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H.


Dalam kegiatan tersebut, narasumber memberikan pendalaman materi mengenai upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru. Materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman personel, khususnya mereka yang bersentuhan langsung dengan proses penegakan hukum dan penanganan perkara.


Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto membuka kegiatan yang dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan, foto bersama, pemaparan materi, sesi pendalaman, hingga penutupan.



Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H. mengatakan, penyuluhan hukum tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman personel terhadap perkembangan hukum acara pidana.


“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman personel Polres Tanah Laut, khususnya terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru, sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar AKP Sulaimi.


Menurutnya, pemahaman hukum yang baik diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi profesionalitas dalam proses penegakan hukum.


Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum berlangsung tertib, lancar dan aman. Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan semakin memahami aspek hukum dalam pelaksanaan tugas sekaligus mampu menerapkannya secara tepat dan profesional.

Rabu, 30 September 2026


Tanah Laut – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Tanah Laut menyalurkan bantuan air bersih kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda, Rabu (30/9/2026).

Bantuan air bersih tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., kepada perwakilan pengurus Pondok Pesantren Sirajul Huda, Ustaz Murdi, serta para santri.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang turut berperan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri dan pengurus pondok pesantren, terutama untuk kebutuhan konsumsi, kebersihan, dan aktivitas lainnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polres Tanah Laut kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda. Semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan para santri serta pengurus,” ujar Kompol Eka Saprianto.

Di sela kegiatan, Polres Tanah Laut juga mengajak pengurus pondok pesantren, para santri, dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla. Upaya pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menjaga lingkungan dan mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara Polri dengan lingkungan pondok pesantren serta seluruh elemen masyarakat.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan, dan pengabdian sebagai wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran jajaran Polres Tanah Laut disambut baik oleh pihak Pondok Pesantren Sirajul Huda dan para santri.

Tanah Laut – Sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polres Tanah Laut menyalurkan bantuan air bersih kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda, Rabu (30/9/2026).

Bantuan air bersih tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., kepada perwakilan pengurus Pondok Pesantren Sirajul Huda, ustaz Murdi, serta para santri.

Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang turut berperan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa bantuan air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri dan pengurus pondok pesantren, terutama untuk kebutuhan konsumsi, kebersihan, dan aktivitas lainnya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polres Tanah Laut kepada Pondok Pesantren Sirajul Huda. Semoga bantuan air bersih ini dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan para santri serta pengurus,” ujar Kompol Eka Saprianto.

Penyaluran bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara Polri dengan lingkungan pondok pesantren serta seluruh elemen masyarakat.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pelayanan, dan pengabdian sebagai wujud nyata semangat Polri untuk Masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan air bersih berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban. Kehadiran jajaran Polres Tanah Laut disambut baik oleh pihak Pondok Pesantren Sirajul Huda dan para santri.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Kamis (1/10/2026).

Upacara yang dilaksanakan di lingkungan Mako Polres Tanah Laut tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. dan diikuti oleh Wakapolres, para Pejabat Utama, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Tanah Laut.

Pelaksanaan upacara berlangsung secara tertib, khidmat, dan penuh semangat kebangsaan. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk mengenang kembali perjalanan sejarah bangsa serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga dan mempertahankan ideologi Pancasila. Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila menjadi landasan penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, nilai-nilai Pancasila juga menjadi bagian penting yang harus tercermin dalam setiap tindakan dan pelayanan kepada masyarakat. Sikap humanis, keadilan, penghormatan terhadap hak masyarakat, serta semangat persatuan merupakan bagian dari upaya mewujudkan Polri yang profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh personel untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum memperkuat soliditas dan semangat pengabdian.

Menurutnya, Pancasila bukan hanya untuk diperingati secara seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Setiap personel diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai persatuan, gotong royong, keadilan, serta kepentingan bangsa dan negara.

“Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita terus menjaga persatuan, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Lebih lanjut, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polres Tanah Laut untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.

Di tengah dinamika perkembangan masyarakat dan berbagai tantangan keamanan dan ketertiban, semangat persatuan menjadi modal utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Untuk itu, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026, Polres Tanah Laut juga mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, menjaga integritas, memperkuat kebersamaan, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas.

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Kandangan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut dilakukan melalui sambang warga sebagai bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya petani jagung. Kamis (1/10).

Dalam kegiatan itu, personel memberikan penjelasan mengenai Tabel Rafaksi yang memuat acuan penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu petani memahami dasar perhitungan harga sehingga memiliki gambaran lebih jelas terhadap nilai hasil panen yang akan dipasarkan.

Sambang juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi langsung dengan warga serta mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat di bidang pertanian. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Panyipatan menjaga kedekatan dengan masyarakat.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki informasi yang cukup sebelum menjual hasil panennya.

“Melalui Tabel Rafaksi, petani dapat memahami dasar penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan begitu, mereka memiliki acuan dalam memperkirakan nilai hasil panen dan memahami proses transaksi dengan lebih baik,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan berkomitmen melanjutkan kegiatan sambang dan pendampingan kepada petani sebagai bagian dari dukungan terhadap produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut Bripka Edy Ruvi menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut dikemas melalui sambang sebagai upaya memperkuat komunikasi sekaligus memberikan informasi yang berkaitan dengan hasil pertanian jagung. Kamis (1/10).

Dalam pertemuan dengan warga, Bripka Edy Ruvi menjelaskan fungsi Tabel Rafaksi sebagai acuan untuk melihat penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman tersebut diharapkan membuat petani memiliki gambaran lebih jelas mengenai dasar penghitungan harga saat hasil panen dipasarkan.

Selain sosialisasi, kegiatan sambang dimanfaatkan untuk mendengar kondisi masyarakat dan membangun komunikasi dua arah dengan petani. Pendekatan ini menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap masyarakat yang menjalankan aktivitas pertanian.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, informasi mengenai Tabel Rafaksi penting diketahui petani agar mereka tidak hanya mengetahui harga, tetapi juga memahami dasar penentuannya.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui bagaimana kadar air menjadi salah satu dasar penyesuaian nilai jagung. Ini dapat menjadi acuan ketika memperkirakan hasil penjualan dan melakukan transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mengintensifkan sambang dan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap petani serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Selasa, 29 September 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut Bripka Edy Ruvi memanfaatkan kegiatan sambang warga di Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, untuk menyampaikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi jagung. Rabu (30/9).

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Edy Ruvi menjelaskan kepada masyarakat bahwa Tabel Rafaksi dapat digunakan sebagai acuan untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini dinilai penting bagi petani agar memiliki gambaran mengenai nilai hasil panen sebelum melakukan transaksi.

Sosialisasi juga menjadi kesempatan bagi personel kepolisian untuk berdialog langsung dengan warga dan mendengarkan berbagai kondisi yang dihadapi petani di lapangan. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pendampingan Polri terhadap masyarakat yang bergerak di sektor pertanian.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi dapat membantu petani mengetahui dasar penentuan harga jagung yang mereka hasilkan.

“Petani perlu memiliki informasi yang jelas mengenai kadar air dan pengaruhnya terhadap nilai jual jagung. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani memiliki acuan untuk memperkirakan harga hasil panen dan lebih siap saat melakukan transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mendorong kegiatan sambang dan sosialisasi sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai mekanisme penentuan harga jagung disampaikan Polsek Panyipatan kepada masyarakat Desa Bumi Asih, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sosialisasi Tabel Rafaksi dilakukan saat kegiatan sambang oleh Kanit Binmas Polsek Panyipatan Aipda Panji Suaka didampingi Kasium Aiptu Muslim Bahrun, Rabu (30/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, petugas menjelaskan Tabel Rafaksi yang menjadi salah satu acuan untuk mengetahui penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Penjelasan ini diharapkan membantu petani memahami dasar perhitungan nilai hasil panen sebelum melakukan transaksi.

Selain menyampaikan materi, personel Polsek Panyipatan juga berdialog dengan warga untuk menyerap informasi mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas pertanian jagung.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemahaman terhadap Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai nilai jagung yang mereka hasilkan.

“Petani perlu mengetahui bagaimana kadar air memengaruhi nilai jual jagung. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka memiliki acuan untuk memperkirakan harga hasil panen dan dapat melakukan transaksi dengan informasi yang lebih jelas,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mengedepankan kegiatan sambang dan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari pendampingan terhadap petani serta dukungan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut



Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-24, Seksi Propam (Sipropam) Polres Tanah Laut menggelar aksi kepedulian sosial berupa kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Perhatian Bansos bagi masyarakat yang membutuhkan, Selasa (29/9/2026).

​Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani, bersama Kanit Provos Aiptu Jarot Yudha Santoso, S.H., Kanit Paminal Aiptu Sutikno Apriadi, personel Sipropam Polres Tanah Laut, serta jajaran Kanit Propam Polsek se-Kabupaten Tanah Laut.

​Kegiatan bakti sosial difokuskan pada aksi kebersihan tempat ibadah lintas agama, antara lain di Masjid Hj. Siti Maryam yang berlokasi di Jalan Gunung Khayangan, Desa Ambungan, serta Gereja GKE Maranatha di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari.

​Selain menjaga kebersihan tempat ibadah, Sipropam Polres Tanah Laut juga menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara langsung kepada para pengurus tempat ibadah (marbot), perwakilan pengurus Gereja GKE Maranatha, serta warga masyarakat yang membutuhkan.

​Bantuan disalurkan kepada warga kurang mampu, lansia, dan warga yang sedang sakit, di antaranya Mbah Suwarti di Desa Tirta Jaya, Nenek Helmi di Kampung Kariup, Pak Ijai Kunyit (penderita stroke), Paman Aban (penyandang disabilitas fisik), serta Ibu Ayu yang sedang terbaring sakit.

​Kasi Propam Polres Tanah Laut, AKP Suriani, menyampaikan bahwa aksi sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri, khususnya Sipropam, di tengah-tengah masyarakat untuk menebar kepedulian dan mempererat tali silaturahmi.

​"Melalui momen Hari Jadi Propam Polri ke-24 ini, kami ingin memperkuat sinergi serta hubungan yang harmonis dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah hukum Polres Tanah Laut. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan terus berlanjut di masa yang akan datang," ujar AKP Suriani.

​Seluruh rangkaian kegiatan Baksos dan Bansos Sipropam Polres Tanah Laut tersebut berlangsung dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif. Menutup kegiatan, jajaran Polres Tanah Laut kembali menegaskan komitmennya untuk terus bekerja dengan bertaqwa, loyal, profesional, solid, dan bersinergi demi mewujudkan Indonesia Emas.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 melalui pemasangan media informasi berupa baliho, bertempat di Jalan Kemakmuran No. 1, tepat di depan Mapolres Tanah Laut.

Pemasangan baliho merupakan salah satu metode sosialisasi dan viralisasi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028.

Melalui media baliho yang ditempatkan pada lokasi strategis dan mudah dilihat masyarakat, diharapkan informasi mengenai program penerimaan murid baru dapat diketahui secara lebih luas, khususnya oleh para orang tua dan calon peserta didik yang berminat memperoleh informasi mengenai SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam mendukung penyebarluasan informasi pendidikan serta memberikan akses informasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Polres Tanah Laut mengimbau masyarakat, khususnya calon peserta didik dan orang tua, untuk memperhatikan informasi resmi terkait SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 serta mengikuti setiap tahapan penerimaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 merupakan upaya untuk memastikan informasi mengenai penerimaan murid baru dapat diketahui masyarakat secara luas.

“Melalui pemasangan baliho di lokasi yang strategis, kami berharap informasi mengenai SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat tersampaikan kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta didik. Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi dan ketentuan penerimaan melalui sumber resmi agar setiap tahapan dapat dipahami dan diikuti dengan baik,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, Polres Tanah Laut akan terus mendukung penyebarluasan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk informasi di bidang pendidikan, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan mudah diakses.

Senin, 28 September 2026

Tanah Laut – Penyaluran pupuk subsidi kepada petani jagung di Desa Damit Hulu, Kecamatan Batu Ampar, mendapat pemantauan dari Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut. Kanit Binmas Polsek Batu Ampar Aiptu Agus Rahmadani turun langsung memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pertanian masyarakat. Selasa (29/9).

Pemantauan dilakukan sekaligus sebagai bentuk pendampingan kepada petani dalam menjaga kelancaran proses budidaya jagung. Kehadiran personel kepolisian juga menjadi ruang komunikasi untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan petani di lapangan.

Pupuk menjadi salah satu sarana penting dalam menunjang pertumbuhan tanaman. Karena itu, penyaluran pupuk subsidi diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi petani yang membutuhkan.

Kapolsek Batu Ampar Ipda Eko Riyanto mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan sektor pertanian di wilayah hukumnya.

“Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Polri memastikan kegiatan penyaluran pupuk subsidi berjalan tertib dan dapat mendukung kebutuhan petani jagung. Kami juga mengajak masyarakat menggunakan pupuk sesuai peruntukannya agar memberikan manfaat bagi tanaman,” ujar Ipda Eko Riyanto.

Melalui pendampingan tersebut, Polsek Batu Ampar turut mendukung kelancaran aktivitas pertanian sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat di wilayah Kecamatan Batu Ampar.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut