Selasa, 07 Juli 2026

Ciptakan Rasa Aman, Personel Polsek Bati-Bati Patroli Kawasan Pasar ARBA


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan patroli dialogis di kawasan Pasar ARBA, Desa Bati-Bati, Kecamatan Bati-Bati, pada Rabu (8/7/2026).

Patroli dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, pencurian, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat terjadi di pusat aktivitas masyarakat.

Selama pelaksanaan patroli, personel menyambangi para pedagang dan pengunjung pasar serta berdialog secara langsung untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman dan menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Afiannor menyampaikan bahwa patroli rutin di kawasan pasar merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman.

"Dengan kehadiran personel di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan patroli ini, situasi di kawasan Pasar ARBA Desa Bati-Bati terpantau aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas jual beli dengan nyaman.

Jaga Kelestarian Perairan, Sat Polairud Polres Tanah Laut Patroli Bersama Dinas Perikanan



Tanah Laut – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat, personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut melaksanakan patroli gabungan di wilayah perairan Desa Handil Gayam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Selasa (7/7/2026) malam.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 22.00 WITA tersebut dilakukan sebagai respons atas informasi masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas penangkapan ikan menggunakan alat setrum yang berpotensi merusak ekosistem perairan.

Kegiatan patroli melibatkan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Laut Ferry Kusmana, S.P., M.P., Kasi Sub Koordinator Penyelayanan Edi Santoso, S.Pi., dua orang pegawai Dinas Perikanan, serta enam personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diduga rawan terjadinya praktik penangkapan ikan menggunakan alat yang dilarang. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya masyarakat yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan alat setrum maupun alat lain yang dapat merusak kelestarian ekosistem perairan.

Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak melakukan praktik penangkapan ikan yang melanggar ketentuan hukum maupun berpotensi merusak habitat perairan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli bersama ini merupakan bentuk sinergi antarinstansi dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut.

"Dengan adanya patroli rutin dan kerja sama lintas instansi, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah penggunaan alat tangkap yang merusak, sehingga sumber daya perikanan dapat terus terjaga untuk generasi mendatang," ujarnya.

Senin, 06 Juli 2026

Hamparan Jagung 50 Hektare Terus Dipantau, Polsek Jorong Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Tanah Laut – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan di sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Polsek Jorong Polres Tanah Laut dengan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan PT CMAL yang berada di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (07/07).

Monitoring dilakukan pada lahan seluas kurang lebih 50 hektare yang dikelola oleh Afandi. Saat ini tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 80 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang baik menjelang masa panen. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan optimal.

Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Jorong juga berdialog dengan pengelola lahan terkait kondisi tanaman, perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kehadiran Polri di tengah aktivitas pertanian menjadi wujud nyata dukungan terhadap masyarakat sekaligus mempererat sinergi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus mendukung para petani dan pelaku usaha pertanian dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui kegiatan monitoring dan koordinasi secara berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang maksimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui sinergi yang erat antara Polri, petani, dan pelaku usaha pertanian, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Jorong terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Mendekati Masa Panen, Polsek Kintap Pastikan Pertumbuhan Jagung Petani Terus Optimal

Tanah Laut – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Kintap Polres Tanah Laut terus aktif melakukan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Luwung, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sidodadi, yang berlokasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (07/07).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare tersebut saat ini memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif menuju masa panen. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus mengetahui kondisi tanaman secara langsung.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polsek Kintap juga menjalin komunikasi dengan para petani untuk mendengarkan perkembangan maupun kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami akan terus hadir mendampingi para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi yang berkelanjutan. Harapannya tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen, sehingga mampu meningkatkan hasil produksi dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Wakapolres Tanah Laut Hadiri Upacara Pembukaan Pertikarada Kalsel XIII Tahun 2026


Banjarmasin – Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Pembukaan Perkemahan Bakti Saka Bhayangkara Daerah (Pertikarada) Kalimantan Selatan XIII Tahun 2026 yang digelar di halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, pada Senin (6/7/2026) pagi.

Upacara pembukaan dimulai pukul 08.00 WITA dan berlangsung dengan khidmat. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Wakapolda Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Noviar, S.I.K., yang secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pertikarada Kalsel XIII Tahun 2026.

Kehadiran Wakapolres Tanah Laut merupakan bentuk dukungan Polres Tanah Laut terhadap pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Bhayangkara. Pertikarada menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keterampilan kepramukaan, serta menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, pengabdian, dan semangat kebangsaan kepada para peserta.

Kegiatan ini diikuti oleh kontingen Saka Bhayangkara dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, yang akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, bakti sosial, serta perlombaan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa patriot.

Melalui keikutsertaan dalam Pertikarada Kalsel XIII Tahun 2026, diharapkan sinergi antara Polri dan gerakan Pramuka semakin kuat dalam mencetak generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi pelopor keamanan, keselamatan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Minggu, 05 Juli 2026

Kapolres Tanah Laut Hadiri Syukuran HUT PP Polri XXVII Tahun 2026, Perkuat Sinergitas dengan Purnawirawan Polri


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri kegiatan Syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun Persatuan Purnawirawan Polri (PP Polri) ke-XXVII Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang PP Polri Tanah Laut di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Senin (6/7/2026).

Mengusung tema "Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Pokok yang Presisi," kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang PP Polri Tanah Laut, para purnawirawan Polri beserta keluarga, pejabat utama Polres Tanah Laut, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh purnawirawan Polri atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di institusi Kepolisian.

"Jalan pengabdian yang saat ini kami tempuh sesungguhnya telah lebih dahulu dilalui oleh bapak dan ibu sekalian. Namun, belum tentu kami mampu mencapai tahapan pengabdian seperti yang telah bapak dan ibu tunjukkan. Untuk itu kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya," ujar Kapolres.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polres Tanah Laut selalu terbuka terhadap berbagai masukan, saran, maupun kritik yang membangun dari para purnawirawan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan institusi Polri.

"Kami siap menerima masukan dan kritik terkait pelaksanaan tugas yang kami emban. Silakan sampaikan langsung kepada saya apabila ada hal-hal yang perlu diperbaiki, sehingga kami tidak sampai melukai hati masyarakat. Karena pada hakikatnya, kita semua adalah bagian dari masyarakat itu sendiri," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres berharap komunikasi yang baik antara Polres Tanah Laut dan PP Polri dapat terus terjalin, sehingga apabila terdapat hal-hal yang dinilai kurang tepat dalam pelaksanaan tugas, dapat segera disampaikan sebagai bentuk pengingat agar tetap berada pada jalur pengabdian yang benar.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PP Polri yang ke-XXVII serta mendoakan seluruh purnawirawan Polri senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan keberkahan.

"Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 Persatuan Purnawirawan Polri. Semoga seluruh bapak dan ibu selalu diberikan kesehatan, panjang umur, serta sinergitas antara Polres Tanah Laut dan PP Polri semakin erat dalam mendukung tugas-tugas Kepolisian demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat," tutup Kapolres.

Kapolres Tanah Laut Tekankan Rasa Syukur, Kesiapsiagaan Karhutla, dan Keselamatan Personel Saat Pimpin Apel Pagi

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, seluruh perwira, bintara, ASN, serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa mengawali setiap aktivitas dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, rasa bahagia akan tumbuh dari hati yang selalu bersyukur atas setiap nikmat dan kesempatan yang diberikan.

Memasuki musim kemarau, Kapolres juga menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Seluruh personel diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah masing-masing, segera melaporkan apabila ditemukan titik api, serta melakukan langkah-langkah penanganan secara cepat dan tepat. Selain itu, personel diharapkan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar sebagai bentuk upaya pencegahan karhutla.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kerja sama dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan dalam menghadapi berbagai agenda tugas kepolisian yang masih akan dilaksanakan ke depan.

Kapolres juga mengajak seluruh peserta apel untuk bersama-sama mendoakan tiga personel Polri yang gugur saat melaksanakan tugas di Polres Katingan. Beliau berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.

Mengakhiri arahannya, Kapolres menegaskan agar seluruh personel senantiasa mengedepankan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, profesionalisme harus selalu diiringi dengan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, rekan kerja, maupun masyarakat, sehingga setiap tugas dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui apel pagi ini, diharapkan seluruh personel Polres Tanah Laut semakin siap menjalankan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan semangat Polri Presisi.

Tumbuh Subur Menuju Masa Panen, Polsek Kintap Monitoring Lahan Jagung Petani di Sumber Jaya

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Kintap Polres Tanah Laut melalui kegiatan pendampingan dan monitoring di sektor pertanian. Kali ini, Polsek Kintap melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Puji, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sambilulungan, yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Senin (6/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri kepada masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik dan sesuai harapan. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 1,5 hektar dengan usia tanaman kurang lebih 47 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik dengan kondisi pertumbuhan yang terlihat subur dan terawat. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi salah satu bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan.

“Kami akan terus mendampingi serta memberikan dukungan kepada para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi secara berkelanjutan. Harapannya tanaman yang saat ini tumbuh dengan baik dapat menghasilkan panen yang maksimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui kolaborasi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kintap terus berkembang dan mampu memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Takisung Turun Langsung Monitoring Lahan Jagung Binaan Polri

Tanah Laut – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Takisung Polres Tanah Laut melalui kegiatan pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah hukumnya. Salah satunya dengan melaksanakan monitoring tanaman jagung pada lahan binaan Polri milik Kalimi yang berada di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (6/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada para petani sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung dapat berjalan dengan baik. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 3 hektar dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Takisung.

Selain memantau perkembangan tanaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat hubungan dan komunikasi antara Polri dengan masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus mempererat sinergi dalam mendukung berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pendampingan dan monitoring. Selain mendukung sektor pertanian, kegiatan ini juga bertujuan mempererat komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Sabtu, 04 Juli 2026

Panen Jagung Modern di Banyu Irang, Lahan 4 Hektar Berpotensi Hasilkan 12 Ton

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri melalui pendampingan dan keterlibatan langsung di sektor pertanian. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Karnoto yang berada di RT 09 RW 02 Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (5/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan jagung seluas sekitar 4 hektar dengan potensi hasil mencapai kurang lebih 12 ton. Berbeda dengan metode panen manual, proses panen kali ini menggunakan alat komben sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dan membantu mempercepat proses pemanenan.

Penggunaan alat pertanian modern tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja para petani sekaligus mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian. Selain itu, hasil panen jagung dari lahan tersebut juga telah memiliki jalur pemasaran yang jelas, di mana seluruh hasil panen dijual kepada Puskopol dengan harga Rp4.000 per kilogram.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan kepada masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Panen Jagung 54 Ton di Bati-Bati, Hasil Petani Langsung Terserap Pasar

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara Polri dan masyarakat. Kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut Aipda Imam Rohani Nazif melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Agus yang berlokasi di Desa Ujung Baru RT 02 RW 02, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (5/7).

Kegiatan panen dilakukan di lahan jagung seluas kurang lebih 18 hektar dengan potensi hasil mencapai sekitar 54 ton. Proses panen dilaksanakan secara manual dengan melibatkan para pekerja dan masyarakat setempat, mencerminkan semangat gotong royong dalam mendukung sektor pertanian.

Selain menunjukkan hasil pertanian yang cukup menjanjikan, panen kali ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian petani karena hasil panen jagung telah memiliki pasar yang jelas. Jagung hasil panen tersebut dijual kepada PT Comfeed dengan harga Rp5.200 per kilogram, sehingga hasil pertanian masyarakat dapat langsung terserap dan memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan monitoring yang berkelanjutan. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat, memiliki nilai ekonomi yang baik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus memperkuat sinergi bersama masyarakat dalam mendukung sektor pertanian agar dapat berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jumat, 03 Juli 2026

Kapolres Tala Cup 2026 Jadi Ajang Pererat Soliditas, Laga Pembuka Berakhir 2-2



Pelaihari – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Tala Cup 2026 yang resmi digelar di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Jumat (3/7/2026). Turnamen ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menjadi wadah mempererat sinergi dan kekompakan antarinstansi.

Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi ini sebagai ajang memperkuat persaudaraan melalui olahraga.

"Tiga hal yang harus selalu dipegang oleh seluruh peserta adalah menjunjung tinggi sportivitas, mengutamakan keselamatan selama bertanding, dan menikmati setiap jalannya pertandingan. Mari kita jadikan turnamen ini sebagai momentum mempererat kebersamaan dan soliditas," tegas Kapolres.


Kegiatan pembukaan turut dihadiri Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, jajaran Forkopimda, Dandim 1009/Tanah Laut, pimpinan SKPD, serta para pejabat utama Polres Tanah Laut dan tamu undangan lainnya.

Turnamen Kapolres Tala Cup 2026 diikuti oleh seluruh satuan kerja dan fungsi di lingkungan Polres Tanah Laut. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kebugaran personel, membangun jiwa sportif, serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan Polri.

Sebagai laga pembuka, digelar pertandingan ekshibisi antara Tim Pemkab Tanah Laut melawan Tim Polres Tanah Laut. Pertandingan berlangsung seru, penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play. Kedua tim saling menampilkan permainan terbaik hingga menghadirkan pertandingan yang menghibur bagi para penonton.

Laga persahabatan tersebut akhirnya ditutup dengan hasil imbang 2-2, mencerminkan semangat kebersamaan dan keseimbangan kekuatan kedua tim. Hasil tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dan Polres Tanah Laut dalam membangun kerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Melalui penyelenggaraan Kapolres Tala Cup 2026, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat soliditas, kolaborasi lintas instansi, serta menumbuhkan semangat hidup sehat dan sportif demi mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Menuju Panen Melimpah, Bhabinkamtibmas Desa Panggung Monitoring Lahan Jagung Berpotensi 10 Ton

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran kepolisian melalui pendampingan langsung kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Panggung, Aipda Pariza Wibawa, yang melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Dirun yang berada di Jalan Santul, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (4/7).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik sekaligus memberikan dukungan kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 2 hektar dengan potensi hasil panen diperkirakan mencapai kurang lebih 10 ton jagung.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan.

Kapolsek Pelaihari IPDA Karia Jaya mengatakan bahwa kegiatan pendampingan dan monitoring yang dilakukan personel Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung masyarakat.

“Kami akan terus hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan,” ujar IPDA Karia Jaya.

Melalui sinergi yang terjalin antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut dapat terus berkembang dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Hijaukan Ketahanan Pangan, Polsek Kintap Monitoring Perkembangan Jagung Petani di Sumber Jaya

Tanah Laut – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Kintap melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah hukumnya. Kali ini, Polsek Kintap melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Surateman, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sidodadi, yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (4/7).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus memastikan proses pertumbuhan berjalan dengan baik. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 0,5 hektar dengan usia tanaman kurang lebih 30 hari.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan ini menjadi salah satu bentuk dukungan Polri kepada masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga mendukung program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para petani melalui monitoring serta koordinasi secara berkelanjutan. Harapannya tanaman yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kintap terus berkembang dan semakin mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 02 Juli 2026

Sinergi Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Tanah Laut Hadiri Gerakan Tanam Serempak di Pabahanan


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri Kegiatan Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare di Provinsi pada Lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan berlangsung di Lahan Oplah BP Pemuda Berkarya, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian.

Gerakan tanam serempak tersebut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah terkait, kelompok tani, serta berbagai elemen masyarakat yang berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta secara simbolis melaksanakan penanaman di lahan optimalisasi sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan masa tanam dan pemanfaatan lahan pertanian secara maksimal. Program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di daerah maupun secara nasional.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. Polri tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga aktif bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi lintas sektor, Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat bagi para petani dan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Laut turut berpartisipasi dalam Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektare dengan memusatkan kegiatan di lahan Optimalisasi Lahan (Oplah) BP Pemuda Berkarya, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari.

"Untuk di Kabupaten Tanah Laut, pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak dipusatkan di Kelurahan Pabahanan dengan luas lahan sekitar 25 hektare. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.

Ia menambahkan, Polres Tanah Laut siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

"Polri berkomitmen untuk terus mendukung program strategis nasional, termasuk di sektor pertanian. Melalui kolaborasi yang kuat, kami berharap lahan yang telah dioptimalkan ini mampu meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi para petani dan masyarakat Kabupaten Tanah Laut," tutup Kapolres.

Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Pelaihari Gelar Patroli Dialogis Ciptakan Rasa Aman


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), personel Polsek Pelaihari melaksanakan patroli dialogis di wilayah hukum Polsek Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (2/7/2026).

Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadinya gangguan kamtibmas, seperti kawasan permukiman, pusat keramaian, pertokoan, serta titik-titik yang menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog secara langsung dengan warga, petugas keamanan, dan para pemuda yang masih beraktivitas pada malam hari. Melalui dialog tersebut, petugas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Selain memberikan imbauan, personel juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam memarkir kendaraan, memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kegiatan patroli dialogis ini merupakan salah satu upaya preventif Polsek Pelaihari dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat.

Kapolsek Pelaihari, Ipda Karya Jaya, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan kegiatan rutin yang terus ditingkatkan sebagai upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pelaihari.

"Melalui patroli dialogis, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif sekaligus mempererat komunikasi dengan masyarakat. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan," ujar Ipda Karya Jaya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas maupun aktivitas yang mencurigakan. "Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif," tutupnya.

Panen Raya di Kurau! Lahan Jagung 5 Hektar Berpotensi Hasilkan 15 Ton

Tanah Laut – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polres Tanah Laut melalui berbagai kegiatan pendampingan di sektor pertanian. Kali ini, Polsek Kurau Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Masdah yang berada di Desa Sarikandi RT 02 RW 01, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (3/7).

Kegiatan tersebut turut dilaksanakan bersama Bhabinkamtibmas setempat, Aipda Faisal M, sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung masyarakat, khususnya para petani. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 5 hektar dengan potensi hasil mencapai kurang lebih 15 ton.

Potensi hasil panen tersebut menjadi kabar menggembirakan sekaligus menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang cukup baik di wilayah Kecamatan Kurau. Selain mendukung para petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan, Polri juga terus menjalin komunikasi dengan masyarakat guna mengetahui perkembangan serta kebutuhan di lapangan.

Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan terus hadir dan mendukung masyarakat, khususnya para petani, melalui pendampingan dan sinergi yang baik. Harapannya sektor pertanian dapat terus berkembang, hasil panen meningkat, serta mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Jorong Monitoring Panen Jagung di Sabuhur, Hasil 12 Ton Dukung Ketahanan Pangan

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Jorong melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus panen jagung di lahan yang digarap oleh Sandi Ardita, anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kencana, yang berlokasi di lahan PT. Inhutani I, Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (3/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian melalui pendampingan dan penguatan sinergi bersama masyarakat. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 3 hektar dengan hasil panen mencapai kurang lebih 12 ton. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan pertanian yang cukup baik serta menjadi bukti kerja keras petani dalam mengelola lahan secara produktif.

Selain memberikan hasil panen yang menggembirakan, hasil jagung para petani juga telah memiliki jalur pemasaran. Jagung hasil panen dibeli oleh pengepul sekaligus pemodal, Karidi, dengan harga Rp3.900 per kilogram. Hal ini menjadi nilai positif karena hasil pertanian masyarakat dapat langsung terserap sehingga membantu meningkatkan perekonomian para petani.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan masyarakat di sektor pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Kami akan terus hadir melalui pendampingan dan menjalin sinergi dengan para petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Diharapkan hasil pertanian dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Rabu, 01 Juli 2026

Polsek Panyipatan Monitoring Panen Jagung Poktan Tunggal Jaya, Hasil Capai 56 Ton

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panyipatan melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan Kelompok Tani (Poktan) Tunggal Jaya yang berada di Desa Panyipatan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (2/7).

Kegiatan panen tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 10 hektar dengan hasil panen mencapai kurang lebih 56 ton.

Hasil panen tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan menjadi bukti nyata kerja keras para petani dalam mengelola lahan pertanian. Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pendampingan kepada masyarakat guna mendukung program ketahanan pangan yang terus digalakkan.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat, khususnya di bidang pertanian, melalui pendampingan dan sinergi yang baik dengan para petani. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan bersama masyarakat akan terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung sektor pertanian agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Satkamling Berprestasi Diganjar Penghargaan pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tanah Laut


Tanah Laut – Momentum Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Polres Tanah Laut menjadi ajang apresiasi bagi masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Polres Tanah Laut menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Lomba Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) tingkat Polres Tanah Laut, Rabu (1/7/2026).

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Adapun para pemenang Lomba Satkamling dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, yaitu:

Juara I diraih Satkamling RT 1B, Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari.

Juara II diraih Satkamling Dusun I RT 04 RW 01, Desa Asri Mulya, Kecamatan Jorong.

Juara III diraih Satkamling RT 12 RW 06, Dusun Wonosari, Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan.

Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pemenang sekaligus mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keberadaan Satkamling merupakan salah satu bentuk nyata peran serta masyarakat dalam mendukung tugas Polri sebagai garda terdepan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban. Melalui Satkamling yang aktif, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga menjadi mitra strategis Polri dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.

"Lomba Satkamling ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi menjadi sarana memotivasi masyarakat agar terus menghidupkan kembali budaya ronda dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas Kamtibmas," ujar Kapolres.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh desa dan lingkungan di Kabupaten Tanah Laut untuk terus meningkatkan kualitas Satkamling sebagai bentuk implementasi sistem keamanan lingkungan yang partisipatif.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut menegaskan komitmennya untuk terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung pengabdian Polri untuk masyarakat.

Jajaran Polsek Polres Tanah Laut Terima Kejutan Tumpeng Sinergitas dari Koramil di Momen Hari Bhayangkara ke-80


Tanah Laut – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Sebagai bentuk soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri, jajaran Polsek di bawah naungan Polres Tanah Laut menerima kejutan berupa penyerahan tumpeng sinergitas dari masing-masing Koramil dan Posramil jajaran Kodim 1009/Tanah Laut, Rabu (1/7/2026).

Penyerahan tumpeng dilaksanakan secara serentak di masing-masing Polsek jajaran Polres Tanah Laut. Kehadiran para Danramil beserta anggota TNI disambut hangat oleh para Kapolsek dan personel Polri dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Momentum tersebut menjadi simbol eratnya hubungan dan kerja sama antara TNI dan Polri yang selama ini terus terjalin dengan baik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam suasana sederhana namun penuh makna, prosesi penyerahan tumpeng diikuti dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta ramah tamah antara personel TNI dan Polri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud penghormatan dan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada keluarga besar Polri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kejutan yang diberikan oleh jajaran Kodim 1009/Tanah Laut melalui Koramil dan Posramil di setiap wilayah.

"Sinergitas TNI-Polri merupakan kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kejutan berupa tumpeng ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kuatnya kebersamaan, kekompakan, dan soliditas yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Semoga hubungan harmonis ini terus terpelihara demi memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kapolres.

Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama antara TNI dan Polri untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Dengan semangat kebersamaan, kedua institusi bertekad menjaga persatuan, mempererat koordinasi, serta terus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Momen penuh keakraban ini menjadi salah satu rangkaian yang semakin menguatkan makna Hari Bhayangkara ke-80, bahwa sinergi TNI-Polri merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, dan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Monitoring Lahan Jagung Binaan Polri, Siap Panen Dalam Waktu Dekat

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Bripka Febrian Anggara melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan masyarakat/swasta binaan Polri milik Jono, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (2/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan dan dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya para petani, guna memastikan perkembangan tanaman berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman kurang lebih 110 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa hari ke depan. Hal ini menjadi kabar positif bagi para petani serta menunjukkan hasil yang baik dari proses perawatan dan pengelolaan lahan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga sinergi bersama masyarakat.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, agar program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Selasa, 30 Juni 2026

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Forkopimda


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar acara Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 secara sederhana namun penuh makna di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Rabu (1/7). Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus momentum mempererat sinergi antara Polri dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tanah Laut.

Acara syukuran dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, unsur Forkopimda Kabupaten Tanah Laut, Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy beserta pengurus, para sesepuh dan purnawirawan Polri, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan perbankan dan perusahaan, serta pimpinan universitas dan perguruan tinggi.

Suasana penuh keakraban terasa ketika Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., beserta jajaran memberikan kejutan berupa kue ucapan Hari Bhayangkara ke-80 kepada Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. Momen tersebut menjadi simbol eratnya soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rangkaian syukuran dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kapolres Tanah Laut didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy. Potongan tumpeng kemudian diserahkan kepada personel Polres Tanah Laut yang tertua dan termuda sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi, semangat pengabdian, serta simbol estafet pengabdian dari generasi senior kepada generasi penerus Polri.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya Polsubsektor Asam-Asam Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Peresmian ini diharapkan semakin mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat serta meningkatkan efektivitas pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Suasana syukuran semakin semarak dengan penampilan seni budaya khas Banua berupa Madihin yang dibawakan oleh personel Polres Tanah Laut serta persembahan tarian adat dari ibu-ibu Bhayangkari Cabang Tanah Laut. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan semakin mempererat suasana kekeluargaan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pengabdian Polri kepada bangsa dan negara sekaligus menjadi penanda arah masa depan institusi Polri.

Kapolres menjelaskan bahwa Polri saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi digital, meningkatnya kejahatan lintas negara, perubahan pola ancaman keamanan, hingga tingginya harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kepolisian. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan yang Presisi, humanis, dan berintegritas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh Forkopimda, stakeholder, mitra strategis, dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan, kerja sama, komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan sangat baik.

"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder, mitra strategis, dan seluruh elemen masyarakat atas segala bentuk dukungan serta kolaborasi yang telah terjalin. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat ketahanan sosial, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut," ungkap Kapolres.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres mengajak seluruh jajaran dan masyarakat menjadikan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bahwa Polri bukan hanya tentang kewenangan, tetapi tentang pelayanan; bukan hanya tentang struktur organisasi, tetapi tentang kepercayaan masyarakat; serta bukan hanya tentang sejarah masa lalu, melainkan tentang membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui semangat "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut Tegaskan Pengabdian dan Transformasi Polri untuk Masyarakat


Tanah Laut – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Tanah Laut, untuk terus memperkuat transformasi menuju institusi yang semakin profesional, adaptif, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Upacara Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Halaman Mapolres Tanah Laut, Rabu (1/7).

Upacara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Dandim 1009/Tanah Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Ketua Pengadilan Negeri Tanah Laut, Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut beserta pengurus, para sesepuh dan purnawirawan Polri, segenap kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pimpinan perbankan dan perusahaan, pimpinan universitas serta perguruan tinggi, serta seluruh personel Polres Tanah Laut yang terdiri dari para perwira, brigadir, dan ASN Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut membacakan amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar penanda perjalanan usia institusi Polri, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan panjang pengabdian kepada bangsa dan negara.

Disampaikan bahwa delapan puluh tahun merupakan usia kematangan yang membawa tanggung jawab besar bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Kapolda Kalimantan Selatan juga menekankan makna tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat." Tema tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh tugas, kewenangan, dan pengabdian Polri harus senantiasa berorientasi pada kepentingan masyarakat. Polri dituntut untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang responsif, humanis, serta mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, menjaga semangat kebangsaan, mempererat toleransi dan kerukunan antarumat beragama, serta mengawal perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

"Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini bukan sekadar peringatan atas perjalanan waktu, tetapi juga menjadi sarana refleksi atas perjalanan panjang pengabdian tersebut. Delapan puluh tahun merupakan usia kematangan yang mengandung tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, dan memperkokoh kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri," demikian amanat Kapolda Kalimantan Selatan yang dibacakan Kapolres Tanah Laut.

Mengakhiri amanatnya, Kapolda Kalimantan Selatan mengajak seluruh personel Polri untuk terus meningkatkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan, sekaligus memohon doa agar Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat.

Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tanah Laut berlangsung dengan tertib, penuh semangat kebersamaan, dan menjadi wujud nyata komitmen Polri untuk terus bertransformasi menuju institusi yang Presisi, profesional, modern, dan terpercaya. Melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, unsur Forkopimda, serta seluruh komponen masyarakat, Polres Tanah Laut berkomitmen memberikan pelayanan terbaik guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Polsek Takisung Monitoring Panen Jagung Lahan Binaan Polri, Hasil Capai 5 Ton

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Takisung melaksanakan kegiatan monitoring panen jagung di lahan jagung binaan Polri milik H. Sunardi yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Gadi Makmur, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (01/7).

Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Pada kegiatan tersebut, lahan dengan luas kurang lebih 1,2 hektar berhasil menghasilkan panen jagung sekitar 5 ton.

Hasil panen tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan menjadi salah satu bukti nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian. Selain melakukan pemantauan kegiatan panen, personel Polsek Takisung juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para petani guna mengetahui perkembangan serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan bahwa kegiatan pendampingan dan monitoring terhadap lahan binaan merupakan salah satu bentuk dukungan Polri dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui kegiatan pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan. Diharapkan hasil pertanian dapat terus meningkat sehingga mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Duki.

Melalui sinergi yang baik antara Polri dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Takisung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Panen Jagung di Desa Gunung Melati Capai 18 Ton, Polsek Batu Ampar Dukung Ketahanan Pangan

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Batu Ampar Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Sujoyo yang berlokasi di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (01/7).

Kegiatan panen dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih 6 hektar dengan hasil panen mencapai sekitar 18 ton jagung atau rata-rata 3 ton per hektar. Hasil tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik serta menjadi bukti nyata semangat para petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Batu Ampar.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendorong peningkatan sektor pertanian sebagai salah satu langkah memperkuat ketahanan pangan. Selain melakukan pemantauan kegiatan panen, personel Polsek Batu Ampar juga terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan masyarakat guna mendukung berbagai program yang bermanfaat.

Kapolsek Batu Ampar AKP Munadi mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Kami akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan sinergi yang baik dengan masyarakat. Harapannya hasil pertanian dapat terus meningkat, memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Munadi.

Polres Tanah Laut melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan dan memperkuat kerja sama bersama masyarakat, sehingga sektor pertanian dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tanah Laut Perkuat Kebersamaan Melalui Doa Bersama Lintas Agama


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar Doa Bersama Lintas Agama yang berlangsung di Gedung Satya Brata Polres Tanah Laut, Selasa (30/6). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat nilai toleransi, serta memanjatkan doa demi kelancaran pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, para Perwira, ASN Polri, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tanah Laut beserta para tokoh agama dari berbagai keyakinan.

Turut hadir Ketua FKUB Kabupaten Tanah Laut Drs. H. Al Makmun, Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Kabupaten Tanah Laut KH. Husin Nafarin, tokoh Kristen Protestan Pdt. Maria Ekasari, M.Div., tokoh Katolik Romo Elson Dela Crus, CICM, tokoh Hindu Made Lutre, tokoh Buddha Pandita Orianto, serta anggota FKUB Kabupaten Tanah Laut.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara. Selanjutnya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman sebagai fondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam sambutannya, AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama yang selama ini turut berperan menjaga kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Tanah Laut.

"Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan dengan lancar, serta memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kebersamaan dalam keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga demi terwujudnya Tanah Laut yang aman, damai, dan harmonis," ujar Kapolres.

Memasuki inti kegiatan, doa dipanjatkan secara bergantian oleh para pemuka agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Doa diawali oleh tokoh agama Hindu Made Lutre, dilanjutkan oleh tokoh agama Buddha Pandita Orianto, kemudian doa dari tokoh agama Katolik Romo Elson Dela Crus, CICM, dilanjutkan doa oleh tokoh agama Kristen Protestan Pdt. Maria Ekasari, M.Div., dan ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Bidang Ukhuwah Islamiyah MUI Kabupaten Tanah Laut KH. Husin Nafarin.

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang pelaksanaan doa bersama. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh rasa hormat, mencerminkan kuatnya semangat toleransi, persaudaraan, serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Kabupaten Tanah Laut.

Sebagai penutup, Kapolres Tanah Laut menyerahkan cinderamata kepada para tokoh agama sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara Polri, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.

Melalui Doa Bersama Lintas Agama ini, Polres Tanah Laut berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin memperkokoh persatuan dalam keberagaman serta mempererat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi demi terciptanya keamanan serta ketertiban di Kabupaten Tanah Laut.