Kamis, 03 September 2026

TANAH LAUT – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81 Tahun 2026, Kapolsek Takisung Polres Tanah Laut AKP Duki menghadiri kegiatan penanaman mangrove yang dilaksanakan di Desa Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan Penanaman mangrove tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasrem 101 Antasari, Camat Takisung yang mewakili Bupati Tanah Laut, Kapolsek Takisung AKP Duki yang mewakili Kapolres Tanah Laut, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kasdim 1009/Tanah Laut beserta anggota, Kadis DKPP Kabupaten Tanah Laut, perwakilan Pengadilan, Kepala Desa Takisung, personel Koramil 04 Takisung, anggota Polsek Takisung, Danpos AL beserta anggota, tokoh masyarakat, serta Pramuka SMKN 1 Takisung.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta turut berpartisipasi dalam penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Takisung. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya ekosistem mangrove.

Kapolsek Takisung AKP Duki menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus momentum untuk mempererat sinergitas antarinstansi dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap kepedulian terhadap kelestarian lingkungan semakin meningkat. Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, sehingga perlu dirawat dan dilestarikan secara bersama-sama,” ujar AKP Duki.

Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda, khususnya 

Rabu, 02 September 2026

Tanah Laut – Di tengah aktivitas masyarakat Desa Asam Asam, Kecamatan Jorong, informasi mengenai harga jagung menjadi bagian dari upaya memperjelas hubungan antara kualitas hasil panen dan nilai jualnya. Kamis (3/9).

Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut memberikan penjelasan kepada warga mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Sosialisasi tersebut memperkenalkan isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung yang disesuaikan dengan tingkat kadar air.

Bagi masyarakat, pemahaman tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai dasar perhitungan harga jagung. Dengan mengetahui indeks berdasarkan kadar air, warga memiliki informasi yang dapat menjadi pertimbangan ketika menentukan nilai hasil jagung yang dimiliki.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat penting agar Tabel Rafaksi tidak hanya menjadi istilah, tetapi dapat dipahami dan diketahui manfaatnya.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat memahami bahwa kadar air menjadi salah satu dasar dalam menentukan indeks harga jagung. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai harga jagung,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus mendorong penyampaian informasi yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan penguatan pengetahuan masyarakat di wilayah hukum Polsek Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Tanah Laut – Pengetahuan masyarakat mengenai mekanisme penentuan harga jagung terus diperkuat Polsek Takisung Polres Tanah Laut. Personel Polsek Takisung menyampaikan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Ranggang, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (3/9)

Dalam penyampaian tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat dapat mengetahui keterkaitan antara kondisi atau kualitas jagung dengan nilai harga yang ditetapkan.

Sosialisasi dilakukan dengan memberikan penjelasan secara sederhana sehingga informasi mengenai Tabel Rafaksi dapat dipahami dan menjadi pengetahuan bagi warga dalam menyikapi harga hasil jagung.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi perlu terus disampaikan kepada masyarakat agar mereka mengetahui dasar penentuan harga jagung.

“Dengan mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air, masyarakat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai nilai jagung yang dihasilkan. Kami akan terus memberikan edukasi agar informasi ini dapat dipahami dengan baik,” ujar AKP Duki.

Polsek Takisung berharap sosialisasi tersebut dapat menambah wawasan masyarakat sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan dan Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Canggih Hangga Wicaksono, S.ST, selaku Kepala Subbidang Analisis Perumusan Kebijakan Akuntabilitas Aparatur Kementerian PANRB. Kedatangan tim evaluator disambut langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.

Kegiatan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanah Laut yang mewakili Bupati Tanah Laut, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, serta Dandim 1009 Tanah Laut.

Selain itu, hadir pula perwakilan kelompok tani Kabupaten Tanah Laut, perwakilan penerima manfaat program unggulan Polres Tanah Laut, para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, para perwira, bintara dan ASN Polres Tanah Laut, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi lapangan dan desk evaluasi merupakan momentum penting dalam proses pembangunan Zona Integritas Polres Tanah Laut menuju predikat WBBM.

“Proses menuju predikat WBBM ini bukan sekadar mengejar piala atau sertifikat, melainkan wujud komitmen berkelanjutan kami dalam mentransformasi budaya kerja, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan publik yang makin cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan, seluruh jajaran pimpinan dan staf Polres Tanah Laut telah berupaya secara optimal dalam menyempurnakan enam area perubahan, menghadirkan berbagai inovasi pelayanan, serta memperkuat pengawasan internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami siap menyajikan data, memaparkan kondisi di lapangan, serta menerima masukan konstruktif dari tim evaluator demi perbaikan kinerja kami ke depan,” lanjutnya.

Menurutnya, evaluasi tersebut tidak hanya menjadi tahapan administratif dalam memperoleh predikat WBBM, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana perubahan dan inovasi yang telah dilakukan Polres Tanah Laut benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya menyadari masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan. Oleh karena itu, masukan dan koreksi dari tim evaluator diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan serta penyempurnaan secara berkelanjutan.

“Kami menyadari walaupun sudah berusaha seoptimal mungkin dalam mengemban tupoksi sesuai dengan regulasi yang ada, tentunya masih terdapat kekurangan yang mungkin nantinya menjadi koreksi oleh tim desk evaluasi melalui simulasi WBK menuju WBBM ini,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan selanjutnya dilaksanakan melalui proses verifikasi lapangan dan desk evaluasi, termasuk pemaparan berbagai program, inovasi pelayanan, capaian kinerja, serta implementasi pembangunan Zona Integritas yang telah dilaksanakan oleh Polres Tanah Laut.

Selasa, 01 September 2026

Tanah Laut – Informasi mengenai harga jagung terus diperkuat Polsek Takisung Polres Tanah Laut melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Personel Polsek Takisung menyampaikan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Sumber Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (2/9),

Kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, terutama indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Pengetahuan tersebut diharapkan membantu warga memahami kualitas hasil panen dan mengetahui dasar perhitungan nilai jagung saat dipasarkan.

Dalam sosialisasi, personel Polsek Takisung menjelaskan materi secara sederhana dan membuka ruang diskusi bersama warga. Masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung sekaligus menyampaikan berbagai hal yang belum dipahami mengenai kadar air dan indeks harga jagung.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, pemberian informasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi yang bermanfaat.

"Kami ingin masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung menurut kadar air. Dengan informasi yang jelas, warga dapat lebih memahami kualitas hasil panen dan nilai jualnya," ujar AKP Duki.

Ia menambahkan, komunikasi langsung dengan masyarakat akan terus dilakukan untuk memperkuat kemitraan sekaligus mendukung berbagai program yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

Polsek Takisung berkomitmen melanjutkan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut