Jumat, 08 Mei 2026

Polsek Pelaihari Monitoring Tanaman Jagung Milik Warga di Desa Sungai Bakar

Tanah Laut – Guna mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat, personel Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan milik Bpk. Sahroni yang berlokasi di Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung yang saat ini memasuki usia sekitar 1 minggu. Adapun luas lahan yang ditanami jagung mencapai sekitar 3 hektar.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tumbuh dengan baik serta memberikan motivasi kepada petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, namun juga mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk di sektor pertanian.

Kapolsek Pelaihari mengatakan, “Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memberikan dukungan kepada para petani sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi dan kedekatan antara Polri dan warga, diharapkan tercipta rasa aman serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Polsek Pelaihari Monitoring Tanaman Jagung Lahan Binaan Polri di Desa Sungai Riam

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Pelaihari melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun yang berada di Desa Kampung Baru, tepatnya di Jalan Panyipatan Raya Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (09/05).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan kondisi tanaman tetap terawat dengan baik hingga masa panen. Adapun lahan jagung yang dimonitor memiliki luas sekitar 10 hektar dengan usia tanaman mencapai 70 hari dan diperkirakan memiliki potensi hasil panen sekitar ±70 ton jagung.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari juga berdialog dengan para petani terkait kondisi tanaman, kebutuhan pertanian, serta kendala yang dihadapi di lapangan guna mendukung peningkatan hasil panen masyarakat.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan serta upaya mempererat sinergi bersama masyarakat dan kelompok tani.

Kapolsek Pelaihari menegaskan, “Polri melalui Polsek Pelaihari akan terus hadir mendampingi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap keberadaan lahan binaan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.”

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut #swasembadapangankalsel#ketahananpangankalsel#poldakalsel#polrestanahlaut

Kamis, 07 Mei 2026

Polres Tanah Laut Pastikan Viral Dugaan Pembegalan di Batu Ampar Adalah Rekayasa Korban

Tanah Laut – Informasi viral yang beredar di tengah masyarakat terkait dugaan aksi pembegalan terhadap seorang pedagang bakso keliling di wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, dipastikan tidak benar dan merupakan rekayasa yang dilakukan oleh korban sendiri.

Peristiwa tersebut sebelumnya diketahui terjadi di Jalan Dewata RT 6 Dusun Lokbrajan, Desa Jilatan, Kecamatan Batu Ampar, pada Rabu (6/5/2026) pagi. Korban diketahui bernama Bambang, warga Desa Durian Bungkuk yang sehari-hari berjualan bakso keliling.

Menindaklanjuti informasi yang sempat viral dan menimbulkan keresahan di masyarakat tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan serta pemeriksaan terhadap korban maupun lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan dan pendalaman yang dilakukan petugas, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara keterangan korban dengan fakta di lapangan. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban akhirnya mengakui bahwa cerita dugaan pembegalan tersebut hanyalah rekayasa yang dibuat sendiri.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan maupun keresahan di lingkungan masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan, menjaga kejujuran dalam keluarga demi keharmonisan rumah tangga, serta menjauhi segala bentuk perjudian, termasuk judi online maupun judi slot yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Sat Polairud Polres Tanah Laut Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Saat Melaut


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan keselamatan para nelayan saat beraktivitas di laut, anggota Sat Polairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pembinaan masyarakat (Binmas Air) kepada para nelayan di perairan Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya preventif guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, terutama di tengah kondisi cuaca yang belakangan ini tidak menentu dan kerap berubah-ubah.

Dalam kesempatan itu, personel Sat Polairud mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan diri saat melaut dengan menggunakan alat keselamatan seperti life jacket dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Selain itu, para nelayan juga diingatkan untuk rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat melaut, mengingat kondisi cuaca akhir-akhir ini sering terjadi hujan, angin kencang, serta gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan di laut.

Petugas juga mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan alur pelayaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kapal-kapal yang melintas guna menghindari terjadinya kecelakaan di perairan.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Binmas Air ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat pesisir dan nelayan yang sehari-hari beraktivitas di laut.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengimbau para nelayan agar tidak mengabaikan penggunaan alat keselamatan serta selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Polsek Pelaihari Intensifkan Patroli Dialogis Demi Ciptakan Situasi Kamtibmas Kondusif


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Rutin Dialogis di wilayah hukumnya, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan di kawasan Jalan A. Yani, Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Pelaihari melakukan patroli sambil berdialog langsung dengan masyarakat, pedagang, maupun pengguna jalan guna menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

Petugas juga mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga kerukunan antarwarga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Pelaihari menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis rutin ini merupakan salah satu upaya preventif kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Pelaihari.

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi maupun keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.