Minggu, 14 Juni 2026

Polsek Takisung Pantau Jagung Usia 94 Hari di Gunung Makmur, Siap Masuki Masa Panen

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus mengawal program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Pemantauan kali ini dilakukan di lahan milik Sunardi yang berada di RT 19 Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Lahan jagung seluas sekitar 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 94 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus mengetahui berbagai kebutuhan yang diperlukan petani menjelang panen. Personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan langkah-langkah untuk menjaga kualitas hasil produksi.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan usia tanaman yang telah mencapai 94 hari dan kondisi yang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Takisung berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jelang Panen, Polsek Bati-Bati Pantau Jagung 5 Hektare di Desa Banyu Irang

TANAH LAUT — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian masyarakat binaan Polri. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang di lahan jagung milik Sudarman, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati. Minggu (15/6)

Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 5 hektare dengan usia tanaman mencapai 74 hari. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kondisi tanaman terpantau tumbuh baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen dalam beberapa minggu ke depan.

Selain memantau perkembangan tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan kesiapan menghadapi masa panen agar hasil produksi dapat maksimal.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani. Dengan kondisi tanaman yang baik dan mendekati masa panen, kami berharap hasil yang diperoleh nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian masyarakat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian warga di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Polsek Takisung Pantau Jagung Usia 75 Hari di Gunung Makmur, Dukung Ketahanan Pangan Daerah

TANAH LAUT — Polsek Takisung, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri di wilayah Kecamatan Takisung. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Ricardo di lahan milik Agung yang berlokasi di RT 16 Desa Gunung Makmur, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (14/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung tetap terjaga dan berkembang dengan baik menjelang masa panen. Lahan seluas sekitar 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar 75 hari.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan terawat. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Ricardo juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga masa panen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat membantu petani mengatasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendukung masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Duki.

Dengan kondisi tanaman yang berkembang baik pada usia 75 hari, lahan jagung milik Agung diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal dan memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Sabtu, 13 Juni 2026

Jadi Ajang Unjuk Bakat Atlet Esport Muda Tanah Laut, Polres Tanah Laut Gelar Turnamen Mobile Legends Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80


Tanah Laut - Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Tanah Laut Cup sebagai wadah pembinaan generasi muda sekaligus penguatan komunitas digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Toko Kopi Makmoer Bersama, Pasar Tapandang Berseri Pelaihari, Sabtu (13/6) malam.

Turnamen ini diikuti oleh 30 peserta yang tergabung dalam 6 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Laut. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap perkembangan dunia e-sport yang kini semakin diminati dan berkembang pesat.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut. Hadir pula Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Tanah Laut H.M. Rahmat Hidayat yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kompetisi tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang telah dimulai sejak hari sebelumnya dan berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, e-sport saat ini telah menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu menyalurkan kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda ke arah yang positif.

Kapolres menegaskan bahwa e-sport bukan hanya tentang kemenangan dan kekalahan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi, memperkuat solidaritas, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim.

“E-sport bukan hanya tentang juara, tetapi bagaimana kita membangun komunikasi, membentuk tim yang solid, serta menjadi wadah kompetisi yang sehat untuk mengembangkan minat dan bakat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kompetisi ini sebagai momentum mempererat persaudaraan antar komunitas serta membangun karakter generasi muda yang disiplin, kreatif, dan bertanggung jawab.

Pertandingan berlangsung seru dan kompetitif hingga babak final. Setelah melalui persaingan yang ketat, Tim Genoside berhasil meraih Juara I, disusul Tim Mistream sebagai Juara II, dan Tim Kuda Hamuk menempati posisi Juara III.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berharap dapat terus mendukung perkembangan e-sport di Kabupaten Tanah Laut serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda, dalam suasana yang positif dan penuh semangat kebersamaan.

Polsek Panyipatan Pantau Tanaman Jagung Usia 60 Hari di Batu Tungku, Dukung Produktivitas Pertanian Warga

TANAH LAUT — Polsek Panyipatan, Polres Tanah Laut, terus mengintensifkan kegiatan monitoring lahan pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kali ini, pemantauan dilakukan pada lahan jagung binaan Polri milik Suwardi yang berada di Desa Batu Tungku RT 012, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (13/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dan berkembang dengan baik hingga memasuki masa panen. Lahan jagung yang dipantau memiliki luas sekitar 1 hektare dengan usia tanam mencapai 60 hari.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Personel Polsek Panyipatan juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta upaya pencegahan terhadap gangguan hama yang berpotensi memengaruhi hasil produksi.

Pendampingan yang dilakukan oleh Polri melalui kegiatan monitoring rutin menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan dukungan dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, mengatakan bahwa program pendampingan pertanian yang dilakukan Polri memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Monitoring tanaman jagung ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap tanaman yang saat ini berusia 60 hari dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Program pendampingan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pertanian, karena dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan serta mendukung kesejahteraan para petani,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat akan terus diperkuat guna mendorong kemajuan sektor pertanian serta menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut