Selasa, 13 Oktober 2026

TANAH LAUT – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian bertajuk “Evaluasi Mutu Hasil Pengadaan Barang/Jasa Berdasarkan Implementasi Sertifikasi Puslitbang Polri” di Polres Tanah Laut, Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa, Mapolres Tanah Laut.

Kedatangan tim peneliti disambut langsung oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut.

Tim penelitian dipimpin Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim, didampingi anggota Pembina Tk. I Ahmad Munif, S.H., M.Si., dan Penda Dessy Ariyani, serta konsultan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Drs. Ary Wahyono, M.Si.

Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim dalam sambutannya mengawakan bahwa penelitian ini dilaksanakan untuk mengevaluasi implementasi sertifikasi Puslitbang Polri dalam proses pengadaan barang/jasa, sekaligus memastikan mutu hasil pengadaan sesuai dengan spesifikasi, kebutuhan operasional, dan standar yang telah ditetapkan.

Pengadaan barang/jasa memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, mulai dari pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, hingga perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas barang/jasa yang diperoleh menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang efektivitas dan kesiapan operasional Polri.

Dalam pelaksanaannya, penelitian ini memiliki tiga fokus utama, yakni menganalisis implementasi hasil sertifikasi Puslitbang Polri dalam proses pengadaan barang/jasa, mengevaluasi mutu hasil pengadaan berdasarkan sertifikasi tersebut, serta mengukur efektivitas penerapan sertifikasi dalam meningkatkan kualitas barang/jasa yang digunakan oleh satuan kerja Polri.

Pengumpulan data dilakukan menggunakan pendekatan gabungan kuantitatif dan kualitatif (mixed method), melalui pengisian kuesioner secara daring, wawancara mendalam, serta observasi langsung terhadap situs web dan peralatan yang tersedia pada satuan kerja yang menjadi sampel penelitian.

Sementara Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M.  mengatakan bahwa kami menyambut baik pelaksanaan penelitian Puslitbang Polri di Polres Tanah Laut terkait evaluasi mutu hasil pengadaan barang dan jasa berdasarkan implementasi sertifikasi Puslitbang Polri. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya memastikan bahwa barang dan jasa yang digunakan dalam mendukung tugas kepolisian memiliki kualitas, spesifikasi, dan standar yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Kami berharap melalui penelitian ini dapat diperoleh evaluasi dan rekomendasi yang objektif sebagai bahan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polri, khususnya dalam aspek efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

Senin, 12 Oktober 2026

TANAH LAUT – Personel Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, turun langsung memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Jorong, Kecamatan Jorong. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap perhitungan harga jagung agar proses penjualan hasil panen dapat dilakukan dengan informasi yang lebih terbuka. Selasa (13/10).

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diperkenalkan pada fungsi Tabel Rafaksi sebagai acuan penyesuaian harga berdasarkan kadar air jagung. Pemahaman ini dinilai penting agar petani tidak hanya berfokus pada jumlah hasil panen, tetapi juga mengetahui faktor yang memengaruhi nilai jual komoditas mereka.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan edukasi tersebut diharapkan membantu masyarakat memahami dasar perhitungan harga sebelum menyepakati transaksi dengan pembeli.

“Petani perlu mengetahui faktor yang memengaruhi harga jagung, termasuk kadar air dan penyesuaiannya melalui Tabel Rafaksi. Kami berharap informasi ini dapat menjadi bekal bagi warga untuk memperhitungkan hasil panen secara lebih cermat,” ungkap AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong berkomitmen mendukung masyarakat melalui edukasi yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT – Dalam upaya memperluas informasi pendidikan dan meningkatkan minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah unggulan, Polres Tanah Laut melaksanakan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (11/10/2026), mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai, bertempat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Sosialisasi dipimpin oleh Ps. Kabag SDM Polres Tanah Laut bersama personel Subbag Dalpers Bag SDM dan Sat Binmas Polres Tanah Laut. Petugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan pengunjung yang memiliki anak usia sekolah tingkat SLTP/MTs sederajat.

Dalam pelaksanaannya, personel membagikan brosur informasi penerimaan serta menayangkan video mengenai SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat memahami informasi penerimaan murid baru, termasuk kesempatan bagi siswa-siswi yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut juga melakukan pendataan awal terhadap siswa-siswi tingkat SLTP/MTs sederajat yang berpotensi memenuhi persyaratan penerimaan. Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus meningkatkan animo calon peserta didik untuk mendaftar pada tahun ajaran 2027/2028.

Polres Tanah Laut berharap kegiatan sosialisasi secara langsung ini dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih luas mengenai SMA Kemala Taruna Bhayangkara, sehingga para orang tua dan siswa dapat mempersiapkan diri serta mengikuti proses penerimaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam mendukung penyebarluasan informasi pendidikan kepada masyarakat, sekaligus mendorong generasi muda agar memiliki kesempatan untuk berkembang, meraih prestasi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

TANAH LAUT – Kesiapan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Untuk memastikan kondisi tanah sesuai bagi budidaya jagung, Kaposko Ketahanan Pangan Polres Tanah Laut, Iptu Totok Sudarto, mendampingi Kabag Binkar Polda Kalimantan Selatan beserta tim melakukan pengecekan pH tanah di lahan jagung binaan Polri di MAN IC Pelaihari. Selasa (13/10).

Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat keasaman tanah sebagai dasar penilaian awal terhadap kesiapan lahan sebelum memasuki tahap budidaya berikutnya. Hasil pemeriksaan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pengelolaan tanah agar pertumbuhan tanaman jagung dapat berlangsung optimal.

Kabag SDM Polres Tanah Laut, AKP Arif Sujarwo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya pemeriksaan kondisi lahan sebelum proses penanaman dilakukan.

“Pengecekan pH tanah merupakan langkah penting untuk mengetahui kondisi lahan sejak awal. Dengan data yang tepat, kita dapat menentukan langkah yang diperlukan agar lahan jagung binaan Polri lebih siap dikelola dan mampu mendukung program ketahanan pangan,” ujar AKP Arif Sujarwo.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut bersama Polda Kalsel terus memperkuat pendampingan dan kesiapan lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas jagung serta ketahanan pangan di daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT — Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas, personel Polsek Bati-Bati melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur) pagi melalui Commander Wish di Jalan A. Yani, Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Ronald LM dan Bripka Hasrul S. Personel ditempatkan di titik strategis untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat pada pagi hari, khususnya pengguna jalan yang memulai perjalanan menuju tempat kerja maupun sekolah.

Kehadiran personel kepolisian di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Bati-Bati tetap kondusif.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan di area rawan kebakaran, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran lahan.

Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar kebakaran tidak meluas, tidak menimbulkan kabut asap, serta tidak membahayakan kesehatan dan lingkungan.

Polsek Bati-Bati terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan masyarakat melalui kehadiran personel yang responsif dan humanis, baik dalam menjaga ketertiban lalu lintas maupun menjaga kelestarian lingkungan.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut