Minggu, 26 April 2026

Polres Tanah Laut Terima Kunjungan Kerja Spesifik Anggota Komisi III DPR RI Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H.


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja spesifik perorangan Anggota DPR RI Komisi III, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., bertempat di Mapolres Tanah Laut, Senin (27/4). Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Polri dan lembaga legislatif.

Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, serta para Kapolsek jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan Anggota Komisi III DPR RI beserta rombongan ke wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, izinkan saya selaku Kapolres Tanah Laut mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., beserta rombongan yang telah berkenan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Tanah Laut,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh jajaran Polres Tanah Laut, sekaligus menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri dengan DPR RI, khususnya Komisi III yang membidangi hukum, keamanan, dan pengawasan terhadap kinerja Polri.

Sementara itu, dalam sambutannya, Irjen Pol (Purn.) Drs. H. Machfud Arifin, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan seluruh jajaran atas sambutan hangat yang diberikan.

Ia menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional sebagai Anggota DPR RI guna memastikan kebijakan di tingkat pusat dapat berjalan selaras dengan realitas penegakan hukum di daerah.

Dalam kesempatan itu, beliau juga menyoroti transformasi besar dunia hukum Indonesia dengan disahkannya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

“KUHP baru ini bukan sekadar pergantian teks undang-undang, melainkan pergeseran paradigma hukum dari semangat kolonial menuju hukum yang berakar pada nilai-nilai keindonesiaan,” ungkapnya.

Menurutnya, Indonesia sedang bergerak menuju sistem keadilan modern yang tidak hanya menitikberatkan pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan keadilan korektif bagi pelaku, rehabilitatif bagi korban, serta restoratif bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Polres Tanah Laut memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat di tengah masa transisi regulasi tersebut.

Selain itu, Anggota Komisi III DPR RI tersebut juga memberikan penghargaan atas keberhasilan Satresnarkoba Polres Tanah Laut dalam pengungkapan kasus narkotika dan pemusnahan barang bukti sabu seberat 1,1 kilogram dengan nilai lebih dari Rp1,3 miliar.

“Keberhasilan ini bukan sekadar statistik, tetapi bukti nyata bahwa rekan-rekan telah menyelamatkan lebih dari 28 ribu jiwa anak bangsa di Kalimantan Selatan. Ini adalah pesan kuat bahwa tidak ada tempat bagi bandar narkoba di Tanah Laut,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada seluruh personel agar terus bekerja dengan hati, menjaga solidaritas, serta tidak lelah memberikan edukasi kepada masyarakat karena pencegahan dinilai jauh lebih berharga daripada penindakan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan plakat sebagai cinderamata dari kedua belah pihak, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas yang terjalin baik.

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Laksanakan DDS dan Silaturahmi Bersama Warga


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) sekaligus silaturahmi dengan warga masyarakat Desa Banyu Irang, Minggu (26/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Dalam kesempatan itu, ia menyambangi warga secara langsung guna mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta memonitor situasi kamtibmas di lingkungan desa.

Melalui kegiatan DDS, Bripka Febrian Anggara berdialog dengan warga terkait kondisi keamanan di wilayah Desa Banyu Irang, sekaligus menyerap informasi dan aspirasi masyarakat mengenai berbagai hal yang berkembang di lingkungan sekitar.

Selain itu, warga juga diimbau untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila menemukan kejadian yang mencurigakan maupun permasalahan di lingkungan masyarakat.

Bripka Febrian Anggara menyampaikan bahwa kegiatan sambang dan silaturahmi seperti ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, sehingga hubungan komunikasi dapat terus terjalin dengan baik.

“Melalui kegiatan DDS ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat agar tercipta kerja sama yang baik dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Warga Desa Banyu Irang menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dan mengapresiasi upaya Polri yang aktif turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan serta membantu masyarakat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di Desa Banyu Irang senantiasa terjaga aman, nyaman, dan kondusif.

Sat Polairud Polres Tanah Laut Jadi Pembina Upacara di SMAN 2 Jorong, Berikan Edukasi Disiplin dan Kepedulian Lingkungan


Tanah Laut – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan menghadiri undangan sebagai Pembina Upacara di SMA Negeri 2 Jorong, Desa Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (27/4).

Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara SMA Negeri 2 Jorong tersebut diikuti oleh dewan guru, staf sekolah serta seluruh siswa-siswi dengan penuh khidmat dan tertib.

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Polairud Polres Tanah Laut menyampaikan berbagai pesan edukatif dan pembinaan kepada para pelajar sebagai upaya menanamkan kedisiplinan, kesadaran hukum, serta tanggung jawab sosial sejak dini.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menaati peraturan lalu lintas sebagai bentuk keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya, bijak dalam bergaul serta menggunakan teknologi secara positif dan bertanggung jawab, menjauhi kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Selain itu, Sat Polairud juga mengajak para siswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya menjaga kebersihan sungai dan kawasan pesisir laut sebagai aset alam yang harus dilestarikan bersama.

Kegiatan edukasi tersebut mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa-siswi SMA Negeri 2 Jorong. Para peserta upacara tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang diberikan dan diharapkan dapat menerapkan pesan-pesan positif tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menegaskan bahwa kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menciptakan generasi muda yang disiplin, berkarakter, bebas narkoba, serta memiliki kesadaran menjaga lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan semakin kuat dalam membentuk pelajar yang cerdas, beretika, dan siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.

Kapolres Tanah Laut Tekankan Rasa Syukur, Kesiapsiagaan Karhutla dan Jaga Marwah Institusi Saat Apel Pagi Jam Pimpinan

Tanah Laut –Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memimpin Apel Pagi Jam Pimpinan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Tanah Laut, Senin (27/4). Kegiatan apel tersebut diikuti oleh Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, seluruh personel Perwira, Bintara, ASN serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengajak seluruh personel untuk senantiasa menanamkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa segala hal yang dimiliki saat ini sejatinya hanyalah titipan dari Tuhan Yang Maha Esa dan tidak ada satu pun yang benar-benar menjadi milik manusia.

“Selalu bersyukur dan ingat hal-hal baik yang telah Tuhan titipkan kepada kita. Saat kita meninggal dunia nanti, tidak ada yang bisa dibawa. Semua hanyalah titipan, maka syukurilah apa yang ada,” ujar Kapolres.

Kapolres juga memberikan perumpamaan sederhana agar seluruh personel memiliki keikhlasan dalam menjalani tugas dan kehidupan. Menurutnya, seperti halnya petugas parkir yang menerima pemberian orang lain dengan rasa syukur, namun ketika tidak diberi pun tetap ikhlas dan tidak mempermasalahkannya.

Selain memberikan motivasi spiritual, Kapolres turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau. Ia meminta seluruh jajaran meningkatkan kewaspadaan serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi secara maksimal.

“Menjelang karhutla, kita harus meningkatkan kembali kewaspadaan. Siapkan pos pantau karhutla dan segala sesuatunya, karena wilayah kita sangat luas. Semua harus dipersiapkan agar tugas dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama Polres Tanah Laut akan menerima kunjungan anggota Komisi III DPR RI. Oleh karena itu, seluruh personel diminta menyiapkan diri dan memberikan pelayanan terbaik.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang, Kapolres kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga perilaku, disiplin, serta saling mengingatkan satu sama lain untuk menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri.

“Jaga perilaku, jaga disiplin, dan saling mengingatkan antar rekan agar tidak melakukan pelanggaran. Kita harus menjaga institusi yang kita cintai ini,” pungkas Kapolres.

Polisi Turun ke Lahan, Dukung Pertumbuhan Jagung di Takisung

Tanah Laut - aktivitas kepolisian tak selalu identik dengan penegakan hukum di jalanan. Pada hari itu, personel Polsek Takisung justru tampak berada di tengah lahan pertanian, memantau langsung perkembangan tanaman jagung milik Kalimi yang menjadi bagian dari lahan binaan Polri. Senin (27/04).

Lahan seluas tiga hektare tersebut kini memasuki fase awal pertumbuhan, dengan usia tanaman sekitar 30 hari. Barisan jagung muda terlihat tumbuh cukup seragam, menandakan kondisi lahan dan perawatan sejauh ini berjalan dengan baik. Meski masih dalam tahap awal, potensi hasil panen mulai terbaca dari kualitas pertumbuhan tanaman.

Monitoring yang dilakukan tidak sebatas pengecekan kondisi fisik tanaman. Petugas juga berdiskusi dengan petani terkait teknik perawatan, kebutuhan nutrisi tanaman, hingga langkah antisipasi terhadap hama yang kerap muncul di masa pertumbuhan awal.

Kapolsek Takisung menegaskan bahwa kehadiran polisi di sektor pertanian merupakan bagian dari strategi membangun ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa lahan binaan ini benar-benar produktif dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Pendampingan seperti ini akan terus kami lakukan agar hasilnya optimal,” ungkapnya.

Melalui pendekatan yang lebih humanis dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Polsek Takisung menunjukkan bahwa peran kepolisian kini meluas, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi melalui sektor pertanian.