Jumat, 16 Oktober 2026

TANAH LAUT – Memastikan petani memahami dasar penyesuaian harga menjadi salah satu fokus sosialisasi yang dilakukan personel Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, kepada warga Desa Asam Jaya. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan Tabel Rafaksi sebagai acuan untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Jumat (16/10).

Pengetahuan ini dinilai penting agar petani tidak hanya mengetahui harga yang ditawarkan, tetapi juga memahami faktor yang dapat memengaruhi nilai jual hasil panen. Dengan bekal informasi tersebut, warga diharapkan mampu memperkirakan nilai jagung secara lebih cermat dan mempertimbangkan kesepakatan sebelum melakukan transaksi.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan informasi masyarakat di sektor pertanian.

“Kami ingin petani memiliki pemahaman yang cukup mengenai Tabel Rafaksi, sehingga dapat mengetahui dasar penyesuaian harga berdasarkan kadar air jagung. Harapannya, masyarakat semakin teliti dan memiliki referensi saat memasarkan hasil panen,” ungkap AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui edukasi langsung ini, Polsek Jorong berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 15 Oktober 2026


TANAH LAUT – Wujud kepedulian terhadap masyarakat pesisir, Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut melalui Markas Unit (Marnit) Sungai Rasau melaksanakan kegiatan sosial Polairud Berkah dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di wilayah perairan Desa Sungai Rasau ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah perairan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat secara langsung bagi warga.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud Marnit Sungai Rasau menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat pesisir.

Kasat Polairud Polres Tanah Laut menyampaikan bahwa kegiatan Polairud Berkah merupakan bentuk kepedulian dan komitmen jajarannya untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Melalui kegiatan Polairud Berkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sembako ini dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari warga penerima,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong, khususnya di lingkungan masyarakat pesisir.

Sat Polairud Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari pengabdian Polri dalam mewujudkan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Melalui program Polairud Berkah, diharapkan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat 

TANAH LAUT – Jajaran Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu di sebuah rumah kontrakan di Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (15/10/2026).

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas peredaran narkotika di sekitar lokasi kejadian. Menindaklanjuti informasi itu, Kapolsek Jorong bersama anggota melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan seorang pria berinisial HP di rumah kontrakan tersebut.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan tujuh paket yang diduga berisi sabu dengan berat kotor 4,91 gram dan berat bersih 3,16 gram. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam kotak bekas tempat sikat gigi yang berada di lubang pembuangan air kamar mandi. Berdasarkan keterangan terlapor, barang bukti itu sempat dibuang olehnya.

Selain tujuh paket yang diduga sabu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana narkotika. Selanjutnya, terlapor beserta barang bukti dibawa ke Polsek Jorong untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Informasi dari masyarakat sangat membantu tugas kepolisian dalam mengungkap dugaan tindak pidana narkotika. Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dan mengimbau agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum dan penyelidikan terhadap dugaan peredaran narkotika demi menjaga keamanan serta melindungi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Jorong.

Atas dugaan perbuatannya, terlapor diproses berdasarkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polsek Jorong mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi memerangi narkoba demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari peredaran gelap narkotika.


TANAH LAUT – Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani sekaligus mempererat kebersamaan antarpersonel, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan senam pagi bersama di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Para personel mengikuti setiap gerakan senam dengan antusias sebagai bentuk penerapan pola hidup sehat serta upaya menjaga kondisi fisik agar tetap prima dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Selain bermanfaat bagi kesehatan, senam pagi bersama ini juga menjadi sarana untuk memperkuat soliditas, meningkatkan kekompakan, serta membangun hubungan yang harmonis di lingkungan kerja Polres Tanah Laut.

Usai melaksanakan senam, kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama di lapangan. Momen tersebut dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi dan menciptakan suasana kebersamaan yang hangat di antara seluruh personel.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K.,  menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi bersama merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran personel, sekaligus mempererat kebersamaan serta meningkatkan kekompakan di lingkungan Polres Tanah Laut.

“Melalui kegiatan olahraga bersama ini, saya berharap seluruh personel dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar selalu siap dalam melaksanakan tugas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan meningkatkan soliditas antarpersonel,” ujarnya.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan semangat kebersamaan sebagai modal dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, sehingga personel dapat terus memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan optimal kepada masyarakat.

Dengan kondisi fisik yang sehat dan semangat kebersamaan yang kuat, personel Polres Tanah Laut diharapkan semakin optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Rabu, 14 Oktober 2026

TANAH LAUT – Pemahaman mengenai mekanisme harga menjadi perhatian Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, dalam mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Asam Jaya, personel kepolisian memberikan penjelasan tentang acuan penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Kamis (15/10).

Edukasi ini diharapkan membantu petani memahami faktor yang memengaruhi nilai jual hasil panen. Dengan mengenali Tabel Rafaksi, masyarakat dapat mencermati perhitungan harga yang ditawarkan pembeli dan memiliki gambaran lebih jelas sebelum menyepakati transaksi.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan pengetahuan tersebut penting agar petani semakin memahami proses pemasaran hasil pertanian.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin warga mengetahui bagaimana kadar air menjadi salah satu dasar penyesuaian harga jagung. Dengan informasi yang memadai, petani diharapkan lebih cermat dalam menilai hasil panen dan memahami kesepakatan jual beli,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong terus mendorong edukasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kegiatan pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut