Minggu, 01 November 2026

JAKARTA – Polri menerbitkan Surat Edaran Kapolri Nomor SE/9/X/2026 tentang Larangan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Surat edaran tersebut mulai berlaku sejak diterbitkan pada 30 Oktober 2026.

Melalui surat edaran tersebut, seluruh Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) dilarang menggunakan vape, baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, kebijakan tersebut merupakan langkah proaktif Polri dalam merespons perkembangan modus penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang terus mengalami perubahan, termasuk dengan memanfaatkan perangkat rokok elektrik.

Menurutnya, perkembangan modus peredaran narkotika saat ini tidak lagi terbatas pada bentuk konvensional, tetapi telah merambah penggunaan narkotika berbentuk cair yang dapat disamarkan melalui perangkat vape. Dalam praktiknya, perangkat tersebut terdiri atas tiga komponen utama, yakni device atau perangkat alat, cartridge sebagai wadah, serta liquid atau cairan yang digunakan.

“Perkembangan modus penyalahgunaan narkotika harus kita antisipasi. Saat ini, perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge. Hal ini menjadi perhatian serius karena secara kasatmata kandungannya tidak selalu dapat dibedakan antara cairan biasa dan cairan yang mengandung narkotika,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/11/2026).

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan kebijakan tersebut adalah ditemukannya penyalahgunaan vape sebagai media peredaran narkotika cair, termasuk Etomidate yang telah diklasifikasikan sebagai Narkotika Golongan II berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025.

Johnny menegaskan, Polri tidak hanya berfokus pada penindakan terhadap tindak pidana narkotika, tetapi juga mengambil langkah pencegahan dari dalam institusi. Oleh karena itu, Polri menjadi bagian dari institusi yang mendukung sekaligus menginisiasi kebijakan pelarangan penggunaan vape di lingkungan internal sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh PNPP di lingkungan Polri, mulai dari Mabes Polri, Kepolisian Daerah (Polda), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kepolisian Sektor (Polsek). Personel yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap langkah yang dimulai dari internal Polri ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh lingkungan institusi maupun elemen masyarakat lainnya. Upaya memerangi narkoba membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan perubahan perilaku,” jelasnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja Polri yang berkomitmen, disiplin, dan profesional. Setiap personel diharapkan mampu menjaga integritas serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menunjukkan komitmen nyata Polri dalam pemberantasan narkotika sebagai bagian dari never ending war against narcotics.

TANAH LAUT – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga kerukunan antarumat beragama, Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., bersama anggota piket Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, melaksanakan kegiatan Minggu Kasih bersama jemaat Gereja JKI ALC (Agape Love Church) di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Minggu (1/11).

Kegiatan Minggu Kasih ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk menjalin komunikasi, mempererat silaturahmi, serta mendengarkan secara langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolsek Jorong bersama anggota berinteraksi dengan jemaat gereja, membangun hubungan yang harmonis serta memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat. Kami berharap kerukunan antarumat beragama di wilayah Kecamatan Jorong senantiasa terjaga, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ungkap AKP Rahmad Ramadhani.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi, saling menghormati, serta bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, Polsek Jorong berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan secara langsung sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


TANAH LAUT – Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penempatan personel, tetapi juga melalui keterlibatan langsung pimpinan di lapangan. Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., turun langsung memimpin kegiatan pengaturan lalu lintas pagi di Simpang Tiga Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (2/11) pagi.

Persimpangan tersebut menjadi salah satu titik strategis dengan aktivitas kendaraan yang cukup ramai, terutama pada pagi hari saat masyarakat mulai menjalankan berbagai aktivitas.

Bersama personel, Kapolres melakukan pengaturan arus kendaraan guna menjaga kelancaran lalu lintas, mengantisipasi kepadatan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi lalu lintas tetap kondusif.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas pagi merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan aktivitas warga pada pagi hari dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan sangat penting untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin, berhati-hati, dan saling menghormati sesama pengendara. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Tanah Laut terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.


TANAH LAUT
– Dalam rangka Operasi Patuh Intan 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut memberikan imbauan kepada pengunjung Pantai Batakan agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (1/11).

Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat yang berkunjung ke kawasan wisata Pantai Batakan, personel Satlantas Polres Tanah Laut mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjaga ketertiban selama perjalanan.

Selain imbauan tertib berlalu lintas, personel kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan lahan menjadi kering dan mudah terbakar.

Pengunjung pantai diimbau untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas di sekitar kawasan wisata.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera ditangani.

Imbauan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui pendekatan humanis dan edukatif, Satlantas Polres Tanah Laut berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan di jalan raya serta pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.

Operasi Patuh Intan 2026 diharapkan mampu mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

TANAH LAUT – Personel Polsek Kintap menyambangi masyarakat Desa Kintap untuk menyampaikan sosialisasi mengenai Tabel Rafaksi. Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan pemahaman petani terhadap dasar penyesuaian harga jagung, terutama yang berkaitan dengan kadar air hasil panen. Senin (2/11).

Dalam sosialisasi tersebut, personel menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat menjadi acuan untuk memahami perhitungan harga jagung sesuai kondisi kadar airnya. Informasi ini diharapkan membantu masyarakat membaca penawaran harga dengan lebih baik, sekaligus menjadi bahan pertimbangan sebelum melakukan transaksi penjualan.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory menegaskan pentingnya penyampaian informasi yang mudah dipahami masyarakat, khususnya para petani yang berperan dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.

“Pemahaman terhadap Tabel Rafaksi dapat membantu petani mengetahui dasar penyesuaian harga jagung. Kami berharap masyarakat semakin cermat dalam memahami perhitungan harga dan menentukan langkah saat memasarkan hasil panen,” ungkap AKP Ahmad Baysory.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kintap berupaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta mendukung peningkatan pemahaman petani terhadap tata niaga jagung dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut