Jumat, 12 Juni 2026

Piket 110 Polres Tanah Laut Respons Cepat Laporan Kecelakaan Maut di Bati-Bati, Satu Pengendara Meninggal Dunia

Tanah Laut – Piket Call Center 110 Polres Tanah Laut menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 07.45 Wita di Jalan Raya Imban RT 007 RW 003, Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Piket 110 segera berkoordinasi dan menghubungi Unit Gakkum Satlantas Polres Tanah Laut. Penanganan di lokasi kejadian turut dibantu oleh personel Polsek Bati-Bati guna memastikan situasi tetap aman serta mempercepat proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah mobil Suzuki Carry warna putih dengan nomor polisi DA 8362 BY yang dikemudikan Khoirul Witoyo dan sepeda motor Honda Revo warna merah hitam nomor polisi DA 58240 PD yang dikendarai Fenny Wulandari.

Peristiwa bermula saat mobil Suzuki Carry melaju dari arah Desa Martadah menuju Desa Banyu Irang. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan akibat pengemudinya mengantuk. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Revo yang dikendarai Fenny Wulandari. Karena jarak kedua kendaraan yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor, Fenny Wulandari, mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara itu, petugas Satlantas Polres Tanah Laut masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum mengemudikan kendaraan. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di tempat yang aman. Keselamatan adalah prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegas Kapolres. 

Kamis, 11 Juni 2026

Dukung Generasi Masa Depan, Kapolres Tanah Laut Hadiri Acara Pelepasan TK Kemala Bhayangkari 21


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri acara Pelepasan/Perpisahan Anak Didik TK Kemala Bhayangkari 21 Pelaihari yang digelar pada Jumat (12/6/2026).

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan haru serta dihadiri oleh Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, Wakil Ketua beserta jajaran pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tanah Laut, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Sekolah TK Kemala Bhayangkari 21, para guru dan karyawan, Ketua Komite, orang tua murid, serta seluruh peserta didik TK Kemala Bhayangkari 21.

Dalam sambutannya selaku Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari, Kapolres Tanah Laut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan pelepasan peserta didik dapat terlaksana dengan baik dan penuh makna.

Kapolres juga menyampaikan bahwa selama proses pendidikan, pihak sekolah telah berupaya memberikan bekal ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta nilai-nilai kedisiplinan yang diharapkan menjadi fondasi bagi para peserta didik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Dasar.

Pada kesempatan tersebut, secara simbolis pihak sekolah menyerahkan kembali para peserta didik kepada orang tua setelah menyelesaikan masa pendidikan di TK Kemala Bhayangkari 21 Pelaihari. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya tugas sekolah dalam membimbing dan mendidik anak-anak selama berada di lingkungan TK.

Kapolres Tanah Laut turut mengajak para orang tua untuk terus memberikan pendampingan dan motivasi kepada putra-putrinya dalam menempuh pendidikan di jenjang berikutnya. Menurutnya, dukungan keluarga merupakan faktor penting dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Acara pelepasan berlangsung dengan penuh kehangatan melalui berbagai penampilan dari para peserta didik yang mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan orang tua. Kegiatan ini menjadi momentum yang membanggakan sekaligus awal perjalanan baru bagi anak-anak untuk meraih cita-cita di masa depan.

Pererat Sinergi dengan Elemen Masyarakat, Polres Tanah Laut Bagikan Bantuan Sosial Menyambut Hari Bhayangkara ke-80


Tanah Laut – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut menggelar kegiatan pembagian bantuan sosial (baksos) kepada berbagai elemen masyarakat di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Jumat (12/6).

Bantuan sosial tersebut diserahkan secara langsung oleh Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., kepada perwakilan organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari Banser Kabupaten Tanah Laut, Kokam Kabupaten Tanah Laut, Senkom Kabupaten Tanah Laut, serta Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Tanah Laut dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa pelaksanaan bantuan sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Selain sebagai bentuk berbagi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi serta membangun sinergi yang harmonis dalam menjaga persatuan dan keamanan di Kabupaten Tanah Laut.

“Melalui penyaluran bantuan sosial tersebut, Polres Tanah Laut berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dapat semakin erat. Kolaborasi yang solid antara Polri dan seluruh komponen masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif” ungkapnya.

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang senantiasa hadir untuk berbagi, melayani, dan mengayomi demi terwujudnya Tanah Laut yang aman dan sejahtera.

 

Nobar Piala Dunia FIFA 2026, Polres Tanah Laut Bangun Kebersamaan dengan Berbagai Organisasi Masyarakat


Tanah Laut – Polres Tanah Laut menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung di Joglo Wicaksana Legawa Polres Tanah Laut, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Tanah Laut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Wakapolres Tanah Laut, para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Banser Kabupaten Tanah Laut, Kokam Kabupaten Tanah Laut, Senkom Kabupaten Tanah Laut, dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa pelaksanaan nobar ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dengan berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Tanah Laut. Melalui suasana kebersamaan dalam menyaksikan pertandingan sepak bola dunia, diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid serta semangat persatuan di tengah masyarakat.

“Selain menjadi sarana hiburan dan memperkuat kebersamaan, kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi antara Polri dan seluruh komponen masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Tanah Laut” Kata Kapolres.

Melalui kegiatan nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang semakin baik antara Polres Tanah Laut dengan seluruh elemen masyarakat. Kebersamaan seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kami berharap seluruh komponen masyarakat dapat terus bersatu, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, serta kondusif demi kemajuan daerah.” Tutup Kapolres.

Polres Tanah Laut berharap kegiatan seperti ini dapat semakin memperkuat kolaborasi dan komunikasi yang positif dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga bersama-sama dapat mewujudkan lingkungan yang harmonis, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.


 

Santri Ponpes Babussalam Terima Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas dari Sat Lantas Polres Tanah Laut


Tanah Laut – Dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, anggota Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Police Goes to Pesantren di Pondok Pesantren Babussalam Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepada para santri mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap aturan lalu lintas. Dalam penyampaiannya, personel Sat Lantas memberikan pengenalan berbagai jenis rambu-rambu lalu lintas beserta fungsinya sebagai pedoman bagi pengguna jalan.

Selain itu, para santri juga diberikan informasi mengenai peraturan berlalu lintas yang berlaku, termasuk kewajiban setiap pengguna jalan untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama. Petugas turut menjelaskan sanksi yang dapat dikenakan apabila terjadi pelanggaran lalu lintas, sehingga para santri memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan di jalan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa melalui kegiatan Police Goes to Pesantren, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap dapat membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak dini, sehingga para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

kami ingin menanamkan kesadaran kepada para santri bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini tentang rambu-rambu, aturan berlalu lintas, serta konsekuensi pelanggaran diharapkan dapat membentuk karakter yang disiplin dan tertib di jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan pesantren, keluarga, maupun masyarakat.” Jelas Kasat Lantas.