Rabu, 01 April 2026

Dukung Pendidikan Inklusif, Polres Tanah Laut Jalin MoU dengan SLB Negeri 2 Pelaihari

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama penyediaan layanan tenaga pendamping bagi anak berkebutuhan khusus antara Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 2 Pelaihari dengan Polres Tanah Laut. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula SLB Negeri 2 Pelaihari, Jalan A. Yani KM 07 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (2/4).

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala SLB Negeri 2 Pelaihari, Maisyanti Disi Fatimah, S.Pd.I., M.Pd., bersama Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan perhatian dan pelayanan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat untuk memperkuat sinergi dalam berbagai aspek strategis. Di antaranya adalah edukasi keamanan dan ketertiban, dengan memberikan pemahaman kepada siswa terkait bahaya narkotika serta pembinaan karakter sejak dini. Selain itu, kerja sama ini juga menitikberatkan pada perlindungan anak, guna memastikan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh siswa berkebutuhan khusus.

Tidak hanya itu, kehadiran personel Polri di lingkungan sekolah diharapkan mampu memberikan pendampingan secara langsung kepada siswa, sekaligus membangun kedekatan emosional antara anak-anak dengan sosok polisi. Dengan demikian, diharapkan anak-anak tidak merasa takut, melainkan merasa aman dan terlindungi.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SLB Negeri 2 Pelaihari atas terjalinnya kerja sama ini. Ia berharap, nota kesepahaman yang telah ditandatangani tidak hanya menjadi dokumen formal, namun dapat diimplementasikan melalui aksi nyata di lapangan.

“Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkap Kapolres.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus, serta sebagai langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, aman, dan penuh perhatian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Perkuat Infrastruktur Desa, Polres Tanah Laut Gelar Bakti Sosial Perbaikan Jembatan


Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pembersihan dan perbaikan jembatan di RT. 02 dan RT. 05 Desa Kunyit, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (2/4).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan dihadiri Kabid Labfor Polda Kalsel AKBP Faisal, para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek Pelaihari H. Benny W. Wardhani, S.E., S.H., M.M., perwakilan Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Tanah Laut, Kepala Desa Kunyit, personel Polres Tanah Laut dan Polsek Pelaihari, serta masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, personel bersama warga bergotong royong melakukan pembersihan area sekitar jembatan serta perbaikan pada bagian jembatan yang mengalami kerusakan. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses bagi masyarakat yang melintas, khususnya dalam menunjang aktivitas sehari-hari warga Desa Kunyit.

Kehadiran Polri bersama instansi terkait dan masyarakat menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Perbaikan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan dan perbaikan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal akses infrastruktur.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui perbaikan fasilitas umum,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Kami berharap dengan perbaikan jembatan ini, aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa,” tutupnya.

Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia dalam upaya membantu dan memudahkan akses masyarakat melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur, khususnya di daerah.

Komitmen Bersih dan Profesional, Polres Tanah Laut Gelar Rikmin Awal Penerimaan Polri 2026

Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal Penerimaan Terpadu Anggota Polri Taruna/I Akpol, Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 oleh Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim) Polres Tanah Laut. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Satya Brata Mapolres Tanah Laut, Kamis (2/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabag SDM Polres Tanah Laut Kompol Muhammad Yusuf, S.H., M.M., tenaga ahli dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Kementerian Agama (Kemenag), serta Kasi Dokkes, Kasi Propam, Kasiwas, dan personel Bag SDM Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, tenaga ahli dari Disdukcapil melakukan penelitian terhadap dokumen kependudukan peserta, meliputi KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran. Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian identitas peserta dengan orang tua serta keabsahan domisili sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

Sementara itu, tenaga ahli dari Dikbud melakukan penelitian terhadap ijazah seluruh jenjang pendidikan peserta. Pemeriksaan meliputi kesesuaian nilai ijazah dan rapor dengan persyaratan, serta kecocokan identitas peserta dan orang tua dalam dokumen pendidikan. Dikbud juga berkolaborasi dengan pihak Kemenag dalam verifikasi ijazah dari pondok pesantren.

Tenaga ahli dari Kemenag turut melakukan penelitian terhadap ijazah pendidikan peserta, khususnya bagi lulusan pondok pesantren. Selain memeriksa nilai ijazah dan rapor, Kemenag juga memastikan kesesuaian identitas dalam dokumen, serta berkoordinasi dengan Dikbud terkait ijazah kategori SPM/PDF.

Di sisi lain, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan pengukuran tinggi badan dan berat badan peserta secara langsung guna memastikan telah memenuhi standar yang ditentukan. Petugas juga melakukan pengecekan kelengkapan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, Kasi Propam dan Kasiwas melakukan pengawasan secara maksimal terhadap seluruh tahapan pemeriksaan, baik administrasi maupun pemeriksaan fisik peserta.

Selain itu, personel Bag SDM Polres Tanah Laut melaksanakan penelitian berkas peserta secara teliti dan cermat. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada kekurangan berkas, terutama yang bersifat fatal dan dapat menjadi temuan panitia daerah. Seluruh persyaratan peserta, mulai dari usia, tinggi dan berat badan, domisili, hingga nilai ijazah dan rapor dipastikan telah memenuhi ketentuan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan Rikmin awal ini merupakan tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri yang harus dilaksanakan secara teliti dan profesional.

“Melalui Rikmin awal ini, kami ingin memastikan seluruh berkas administrasi peserta benar-benar valid dan sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan. Kami berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” tegas Kapolres.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan ketat dari internal maupun tenaga ahli lintas instansi dihadirkan untuk menjamin tidak adanya kecurangan dalam proses seleksi.

“Kami melibatkan berbagai instansi terkait agar proses verifikasi berjalan objektif dan akurat. Harapan kami, dari seleksi ini akan lahir calon-calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.