Rabu, 10 Juni 2026

Polsek Jorong Pantau Pertumbuhan Jagung Usia 45 Hari di Simpang Empat Sungai Baru

TANAH LAUT — Polsek Jorong, Polres Tanah Laut, terus mengintensifkan pendampingan sektor pertanian melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah binaannya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Kamis (12/6)

Monitoring kali ini dilakukan di lahan milik Sahabudin Basir, S.Sos yang berlokasi di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Lahan jagung seluas 2 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 45 hari.

Dalam kegiatan monitoring, personel Polsek Jorong melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhannya berjalan optimal. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang baik sesuai fase pertumbuhan dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan.

Selain memantau kondisi tanaman, personel kepolisian juga berkoordinasi dengan petani terkait kebutuhan pemeliharaan tanaman, pengendalian hama, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas lahan hingga masa panen.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri melalui para personel di lapangan akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, untuk memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan dengan baik. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berusia 45 hari dapat tumbuh optimal hingga masa panen sehingga memberikan hasil yang maksimal dan berdampak positif terhadap kesejahteraan petani,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian. Dengan pendampingan yang dilakukan secara rutin, diharapkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Kecamatan Jorong terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah maupun nasional. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Batu Ampar Pantau Tanaman Jagung Usia 90 Hari di Tajau Mulya, Siap Dukung Hasil Panen Optimal

TANAH LAUT — Polsek Batu Ampar, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kali ini, pemantauan dilakukan terhadap tanaman jagung milik Putra yang berlokasi di Desa Tajau Mulya, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Kamis (12/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga menjelang masa panen. Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 90 hari dan menunjukkan perkembangan yang baik berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.

Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel Polsek Batu Ampar juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta upaya pencegahan terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Program pendampingan dan monitoring yang dilakukan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar utama ketahanan pangan. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan yang dikelola.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, mengatakan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai kegiatan pertanian masyarakat sebagai bentuk kontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung yang menjadi bagian dari lahan binaan dan pertanian masyarakat dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Kami berharap hasil yang diperoleh nantinya mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Munadi.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 90 hari, lahan jagung milik Putra di Desa Tajau Mulya diharapkan segera memasuki masa panen dengan hasil yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta masyarakat sekitar. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Tambang Ulang Pantau Tanaman Jagung 60 Hari di Lahan Binaan Polri, Produktivitas Petani Terus Didorong

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Tambang Ulang, Polres Tanah Laut, terus mengoptimalkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan oleh AIPTU Khoirul Amin selaku Bhabinkamtibmas Desa Sungai Jelai dengan memantau perkembangan tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Subhan. Kamis (12/6).

Lahan yang menjadi objek monitoring merupakan lahan kedua milik Subhan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Kupang Barumbai, berlokasi di RT 05 Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari.

Dalam kegiatan monitoring, AIPTU Khoirul Amin melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman guna memastikan pertumbuhan berjalan optimal. Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan petani terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama yang dapat memengaruhi hasil panen.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terus mendapatkan perawatan dari petani. Pendampingan yang dilakukan secara berkala diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Tambang Ulang, IPTU Mangasa Siagian, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, dalam mengelola lahan pertanian. Dengan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi petani serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Selasa, 09 Juni 2026

Asah Disiplin dan Kekompakan, Sat Samapta Polres Tanah Laut Gelar Latihan PBB


Tanah Laut – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, dan profesionalisme personel, KBO Sat Samapta Polres Tanah Laut, IPTU Totok Sudarto, memimpin langsung kegiatan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tata cara penghormatan yang benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026, mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai, bertempat di halaman depan Sat Samapta Polres Tanah Laut dan diikuti oleh seluruh personel Sat Samapta dengan penuh semangat dan disiplin.

Dalam latihan tersebut, personel diberikan materi mengenai teknik penghormatan yang benar, sikap sempurna, sikap istirahat, perubahan arah, serta berbagai gerakan dasar Peraturan Baris Berbaris sesuai standar yang berlaku di Kepolisian RI. IPTU Totok Sudarto juga memberikan koreksi dan arahan secara langsung agar setiap gerakan dilakukan dengan seragam, tegas, dan penuh tanggung jawab.

Latihan PBB merupakan salah satu pembinaan rutin yang bertujuan membentuk karakter personel yang disiplin, sigap, dan memiliki jiwa korsa yang kuat. Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan ini juga memperkuat kekompakan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui latihan yang berkesinambungan, diharapkan seluruh personel Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta mampu menampilkan sikap dan penampilan yang mencerminkan citra Polri yang Presisi.

Kasat Samapta AKP Haryadi, mengatakan bahwa latihan Peraturan Baris Berbaris bukan sekadar melatih gerakan, tetapi juga membentuk disiplin, kekompakan, dan rasa tanggung jawab setiap personel. “Dengan penguasaan PBB yang baik, diharapkan seluruh anggota memiliki sikap yang tegas, profesional, dan siap melaksanakan tugas sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya.

Tingkatkan Efektivitas Pemolisian Masyarakat, Polres Tanah Laut Terima Supervisi Korbinmas Baharkam Polri



Tanah Laut – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Tim Korbinmas Baharkam Polri dalam rangka pelaksanaan Supervisi dan Asistensi Pemolisian Masyarakat (Polmas) Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula Satya Brata Polres Tanah Laut, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengoptimalkan implementasi strategi Pemolisian Masyarakat (Polmas) di wilayah, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Tim Supervisi dan Asistensi dipimpin oleh Kombes Pol Amirjan, S.I.K., selaku Kasubditbinpolmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, yang hadir bersama rombongan untuk memberikan arahan, evaluasi, serta penguatan terhadap pelaksanaan program Polmas di jajaran Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Korbinmas Baharkam Polri melakukan supervisi terhadap berbagai aspek pelaksanaan fungsi Polmas, mulai dari strategi pembinaan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan, hingga upaya membangun kemitraan yang efektif antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat.

Selain melakukan evaluasi, kegiatan ini juga menjadi sarana asistensi dan diskusi guna menyamakan persepsi serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program Polmas di tingkat kewilayahan. Dengan adanya supervisi ini, diharapkan implementasi Polmas dapat berjalan semakin optimal sebagai pendekatan yang mengedepankan pemecahan masalah, pencegahan gangguan Kamtibmas, dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kombes Pol Amirjan, S.I.K., selaku Kasubditbinpolmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, menyampaikan bahwa kegiatan supervisi dan asistensi ini bertujuan untuk memastikan implementasi strategi Polmas di kewilayahan berjalan secara optimal dan selaras dengan kebijakan Polri. Melalui penguatan fungsi Polmas, diharapkan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat sehingga mampu bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa kunjungan kerja Tim Korbinmas Baharkam Polri melalui kegiatan Supervisi dan Asistensi Polmas Tahun Anggaran 2026 merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat implementasi strategi Pemolisian Masyarakat di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Melalui supervisi dan asistensi ini, kami memperoleh arahan serta evaluasi yang konstruktif guna meningkatkan kualitas pelaksanaan Polmas di jajaran Polres Tanah Laut. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran Bhabinkamtibmas dan membangun kemitraan yang erat dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Sejalan dengan semangat Polri Presisi, kami akan terus mengedepankan pendekatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Polsek Bati-Bati Pantau Perkembangan Jagung 3 Hektare di Desa Banyu Irang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kegiatan tersebut kali ini dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang terhadap tanaman jagung milik Karmono di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (10/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung di lahan binaan Polri tetap terjaga dan berkembang dengan baik. Lahan pertanian milik Karmono memiliki luas sekitar 3 hektare dengan usia tanaman jagung mencapai 72 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dan memasuki fase perkembangan yang penting menjelang masa panen. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, Bripka Febrian Anggara juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi serangan hama.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami terus menginstruksikan para Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi dan memantau perkembangan tanaman di lahan binaan Polri maupun milik masyarakat. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan tanaman jagung di Desa Banyu Irang dapat tumbuh optimal hingga masa panen dan memberikan hasil yang sesuai harapan petani. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Hadir di Tengah Masyarakat, Patroli KRYD Polres Tanah Laut Berikan Rasa Aman


Tanah Laut - Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polres Tanah Laut melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya pada Selasa (9/6/2026).

Patroli tersebut dipimpin oleh Ipda Dody Wijaya, S.H. selaku Pamapta III, didampingi AIPDA Komang selaku Pa Siaga III, serta melibatkan personel gabungan piket fungsi Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, personel menyisir sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas guna mengantisipasi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi hukum dan tidak melakukan perbuatan yang dapat mengganggu keamanan maupun ketertiban umum. Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menerangkan bahwa patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) merupakan upaya preventif Polres Tanah Laut untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. 

“Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya gangguan kamtibmas, sehingga tercipta situasi yang tertib, aman, dan nyaman di Kabupaten Tanah Laut." Terang Kapolres.

Kegiatan patroli KRYD ini merupakan langkah preventif yang terus dilaksanakan Polres Tanah Laut sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Polsek Bati-Bati Intensifkan Pendampingan Petani, Tanaman Jagung 4 Hektare di Bentok Darat Masuki Usia 78 Hari

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Aipda Anung Ari Prayogo selaku Bhabinkamtibmas Desa Bentok Darat yang melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Parman, warga Desa Bentok Darat, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Rabu (10/6)

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh optimal hingga memasuki masa panen. Lahan pertanian milik Parman memiliki luas sekitar 4 hektare dan saat ini tanaman jagung yang dibudidayakan telah berusia 78 hari.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Anung Ari Prayogo melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman di lapangan. Berdasarkan hasil pemantauan, pertumbuhan jagung secara umum berada dalam kondisi baik dengan perkembangan yang sesuai usia tanam. Selain itu, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman, kebutuhan pemupukan, pengendalian hama, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil panen nantinya.

Pendampingan yang dilakukan Polri melalui para Bhabinkamtibmas menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kehadiran anggota Polri di tengah para petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi para petani melalui berbagai kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan.

“Kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami terus mendorong personel di lapangan untuk aktif mendampingi para petani, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga menjelang panen. Dengan usia tanaman jagung yang telah mencapai 78 hari dan kondisi pertumbuhan yang baik, kami berharap lahan seluas 4 hektare milik Bapak Parman ini dapat menghasilkan panen yang optimal. Kehadiran Polri di sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Pelaihari Pantau Jagung Usia 102 Hari di Lahan 10 Hektare, Siap Dukung Panen Ketahanan Pangan

TANAH LAUT — Menjelang masa panen, jajaran Polsek Pelaihari terus mengintensifkan monitoring terhadap lahan pertanian binaan Polri di wilayah Kecamatan Pelaihari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat berkembang secara optimal. Selasa (9/6).

Monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Rahmat selaku Bhabinkamtibmas Desa Kampung Baru pada lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Suka Membangun. Lahan tersebut berada di Jalan Panyipatan Raya, Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 10 hektare itu saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 102 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan kondisi yang baik dan sebagian telah memasuki fase pematangan menjelang panen.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Rahmat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman serta berkoordinasi dengan pengelola kelompok tani terkait perkembangan pertumbuhan jagung, kebutuhan perawatan, dan kesiapan menghadapi masa panen. Monitoring rutin dinilai penting untuk memastikan produktivitas lahan tetap terjaga hingga proses panen berlangsung.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi program prioritas pemerintah.

“Polri melalui para Bhabinkamtibmas akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, kami berharap tanaman jagung dapat menghasilkan panen yang maksimal sehingga memberikan manfaat bagi petani dan mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lahan pertanian dalam skala besar seperti yang dilakukan Poktan Suka Membangun menjadi contoh positif bagi pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Tanah Laut. Dengan luas lahan mencapai 10 hektare dan usia tanaman yang telah memasuki 102 hari, hasil panen yang optimal diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan ketahanan pangan nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Bati-Bati Monitoring Lahan Jagung 18 Hektare di Ujung Baru, Tanaman Masuki Usia Produktif

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus melakukan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui program lahan binaan Polri. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Selasa (9/6).

Monitoring terbaru dilakukan oleh Aipda Imam Rohani Nazif selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru terhadap lahan jagung binaan Polri milik Fadlan yang berlokasi di RT 02 Desa Ujung Baru, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan pertanian seluas 18 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia tanam sekitar 83 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum berkembang dengan baik dan memasuki fase pertumbuhan yang menentukan menjelang masa panen.

Dalam kegiatan monitoring, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan, kebutuhan pemupukan, serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan yang dapat memengaruhi hasil produksi.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan luas lahan yang mencapai 18 hektare dan kondisi tanaman yang berkembang baik, kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari kolaborasi antara petani, pemerintah, dan aparat di lapangan. Karena itu, Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan lahan binaan Polri dapat menghasilkan panen yang optimal dan berkelanjutan.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 83 hari, lahan jagung milik Fadlan tersebut diharapkan mampu memberikan hasil panen yang maksimal serta menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

*Polsek Bati-Bati Pantau Perkembangan Jagung Usia 68 Hari di Desa Ujung, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan*

TANAH LAUT — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen. Selasa (9/8).

Kegiatan monitoring kali ini dilaksanakan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung di lahan milik Fahrudin yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dan terus mendapatkan perawatan dari pemilik lahan agar dapat menghasilkan panen yang maksimal.

Dalam kegiatan tersebut, Aipda Yosef Besthari melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman sekaligus berkoordinasi dengan petani terkait kebutuhan perawatan, pengendalian hama, serta kesiapan menghadapi masa panen mendatang.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel Polri merupakan bentuk komitmen dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan dukungan kepada petani melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program ketahanan pangan. Melalui monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Bati-Bati terus meningkat dan mampu berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut  

Senin, 08 Juni 2026

Humanis dan Edukatif, Sat Lantas Polres Tanah Laut Sapa Pengendara serta Bagikan Imbauan Keselamatan


Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Sat Lantas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan "Polantas Menyapa Masyarakat" di sejumlah titik strategis dalam Kota Pelaihari, Senin (9/6).

Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Bundaran Kejaksaan, Bundaran Parit, Bundaran Balirejo, Bundaran PKK, dan Bundaran Pasar Lama, yang merupakan titik dengan aktivitas lalu lintas masyarakat yang cukup tinggi.

Melalui kegiatan ini, personel Sat Lantas menyapa langsung masyarakat dan para pengendara yang melintas sekaligus membagikan snack sebagai bentuk pendekatan humanis kepada pengguna jalan. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai kondisi dan tingkat kecelakaan lalu lintas serta mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Dalam penyampaian imbauannya, personel Sat Lantas mengingatkan pentingnya menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk pengaman, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta selalu mematuhi rambu-rambu dan batas kecepatan yang telah ditetapkan.

Iptu Adhitya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan Polantas Menyapa Masyarakat merupakan salah satu upaya preventif Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang edukatif, persuasif, dan humanis. 

“Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tanah Laut” tutur Kasat Lantas.

Sat Lantas Polres Tanah Laut terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang memberikan edukasi serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi seluruh pengguna jalan.

Perkuat Peran Pembinaan Masyarakat, Sat Binmas Polres Tanah Laut Gelar Pelatihan Internal

Tanah Laut - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel di bidang pembinaan masyarakat, Sat Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan Kegiatan Pelatihan Sat Binmas Tahun Anggaran 2026, Senin, (8/6), bertempat di Gedung Satya Brata Polres Tanah Laut.

Kegiatan pelatihan dibuka oleh PS. Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo bersama Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Mujiono. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Sat Binmas dalam melaksanakan tugas pembinaan, penyuluhan, dan pemberdayaan masyarakat secara profesional serta berorientasi pada pelayanan yang humanis.

Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber dari Sat Binmas Polres Tanah Laut, yaitu AKP Mujiono selaku Kasat Binmas, Aipda YK. Ari Wibowo, S.H. selaku PS. Kanit Binkamsa, Aipda Wahyu Rejeki Indah Sari N., S.H. selaku PS. Kanit Bhabinkamtibmas, Aipda Desy Triwulansari selaku PS. Kanit Bintibsos, dan Aipda M. Syaeful Hadi selaku PS. Kanit Binpolmas.

Adapun materi yang disampaikan meliputi Bintibsos Satbinmas Polri, Panduan Standar Kompetensi Khusus Bhabinkamtibmas, Satkamling, serta Peran, Tanggung Jawab, dan Kontribusi dalam Pembinaan Masyarakat. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman personel dalam menjalankan fungsi preemtif melalui pendekatan kemitraan dengan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para narasumber yang berlangsung secara interaktif. Para peserta mengikuti pelatihan dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Sat Binmas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya personel Sat Binmas, agar mampu menjalankan tugas pembinaan masyarakat secara profesional, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan situasi kamtibmas.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh personel Sat Binmas semakin memahami tugas dan fungsinya sebagai garda terdepan dalam membangun kemitraan dengan masyarakat. Kompetensi yang terus ditingkatkan akan mendukung pelaksanaan tugas pembinaan, penyuluhan, serta pemberdayaan masyarakat sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut," ujar Kapolres.

Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Takisung Gelar Patroli KR2YD untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas


Tanah Laut - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Takisung Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KR2YD) di wilayah hukum Polsek Takisung, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Senin (8/6) malam.

Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Takisung, AKP Duki, bersama personel Polsek Takisung dengan menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Desa Takisung serta Objek Wisata Pantai Takisung.

Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga maupun para pengunjung objek wisata.

Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas dan memperkuat sinergi antara kepolisian dengan masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki menegaskan bahwa kegiatan Patroli KR2YD akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Takisung dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Takisung.

Sat Polairud Polres Tanah Laut Gelar Klinik Apung, Berikan Layanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Pesisir


Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga pesisir, Sat Polairud Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Klinik Terapung (Klinik Apung) pada Selasa (9/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Marnit Sat Polairud Polres Tanah Laut, Desa Sungai Rasau, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, dengan melibatkan tenaga kesehatan Triana Silawati, S.Kep., Ners dari Puskesmas Bumi Makmur.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sungai Rasau mendapatkan kesempatan untuk memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan medis secara gratis. Tercatat sekitar 10 orang warga memanfaatkan fasilitas kesehatan yang disediakan dalam kegiatan tersebut.

Kasat Polairud Iptu Alamsyah Sugiarto, S.H., menjelaskan bahwa Klinik Apung merupakan salah satu bentuk pelayanan humanis Polri yang bertujuan mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan perairan. 

“Selain memberikan pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat” Ungkap Kasat.

Masyarakat Desa Sungai Rasau menyambut kegiatan ini dengan antusias dan memberikan tanggapan positif atas penyelenggaraan Klinik Apung oleh Sat Polairud Polres Tanah Laut. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Melalui pelayanan kesehatan gratis ini, Sat Polairud Polres Tanah Laut menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di bidang kemanusiaan dan pelayanan sosial.

Minggu, 07 Juni 2026

Polsek Takisung Pantau Tanaman Jagung Usia Dua Pekan di Lahan Binaan Polri, Dukung Produktivitas Pertanian Warga

TANAH LAUT — Jajaran Polsek Takisung terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan sektor pertanian di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan melaksanakan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Iswanto yang berlokasi di Jalan Mina Padi, Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Senin (8/6).

Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Takisung untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal sejak tahap awal penanaman. Lahan seluas 2 hektare tersebut saat ini ditanami jagung yang telah memasuki usia sekitar dua minggu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh dengan baik. Monitoring rutin dilakukan guna mengidentifikasi berbagai faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman, termasuk kondisi lahan, kebutuhan perawatan, hingga potensi gangguan hama dan cuaca.

Selain melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman, personel Polsek Takisung juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas tanaman hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah,” ujar AKP Duki.

Ia menambahkan, keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan tanaman jagung di lahan binaan Polri tersebut dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jelang Panen, Polsek Pelaihari Pantau Tanaman Jagung 95 Hari di Lahan Kelompok Tani Muda Ambungan

PELAIHARI — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Pelaihari, Polres Tanah Laut. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat. Senin (8/6).

Kali ini, Bripka Rahmat Hidayat selaku Bhabinkamtibmas Desa Ambungan melaksanakan kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri milik Kelompok Tani (Poktan) Tani Muda yang diketuai Imam Khoiri. Lahan pertanian tersebut berlokasi di RT 05 RW 01 Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Tanaman jagung yang dibudidayakan di atas lahan seluas 5 hektare itu kini telah memasuki usia tanam sekitar 95 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman secara umum tumbuh baik dan mendekati masa panen.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus memperkuat koordinasi antara Polri dan kelompok tani dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Selain memantau kondisi tanaman, Bhabinkamtibmas juga berdialog dengan petani terkait perawatan tanaman serta kesiapan menghadapi masa panen.

Kapolsek Pelaihari, IPDA Karia Jaya, mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar IPDA Karia Jaya.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian. Dengan kondisi tanaman yang tumbuh baik pada usia 95 hari, lahan jagung Poktan Tani Muda diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Ambungan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jamin Keamanan Umat Beribadah, Polres Tanah Laut Gelar Patroli dan Pengamanan Gereja serta Vihara


Tanah Laut – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli serta pengamanan di sejumlah tempat ibadah yang melaksanakan kegiatan keagamaan pada Minggu (7/6/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Tanah Laut di beberapa lokasi tempat ibadah, yakni Gereja Santa Theresia yang berada di Jalan Parit Mas, Gereja Pantekosta di Jalan Parit Baru, Gereja Maranatha Angsau, serta Vihara Budha Sasana Pelaihari.

Pengamanan dan patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang melaksanakan ibadah, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar tempat ibadah.

Selain melaksanakan pengamanan, personel juga melakukan patroli dialogis dengan pengurus dan jemaat, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui personel yang bertugas menegaskan bahwa Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan, termasuk dalam menjamin keamanan pelaksanaan kegiatan ibadah seluruh umat beragama.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi tempat ibadah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri mendapat apresiasi dari masyarakat dan jemaat yang merasa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah.

Menjelang Hari Bhayangkara, Kapolres Tanah Laut Tekankan Zero Pelanggaran

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam kegiatan apel dan jam pimpinan yang dilaksanakan di lingkungan Polres Tanah Laut, Senin (8/6) pagi.

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri segala nikmat dan kebaikan yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, rasa syukur merupakan salah satu kunci untuk menciptakan kebahagiaan dalam kehidupan maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.

“Marilah kita selalu mengingat hal-hal baik yang masih diberikan Tuhan kepada kita. Dengan bersyukur, kita dapat menjalani tugas dengan lebih baik karena kebahagiaan berawal dari diri sendiri,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya memulai perubahan dan perbaikan dari hal-hal kecil. Disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan kerja harus dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Kapolres mengingatkan seluruh personel agar menjaga perilaku dan menghindari segala bentuk pelanggaran, sekecil apa pun. Ia meminta seluruh anggota untuk saling mengingatkan dan menjaga satu sama lain demi mempertahankan nama baik institusi Polri.

“Menjelang Hari Bhayangkara, jangan ada pelanggaran sekecil apa pun. Mari kita sama-sama saling mengingatkan agar tetap disiplin dan menjaga citra Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan kegiatan audit. Untuk itu, seluruh satuan fungsi dan personel diminta segera mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan, baik administrasi maupun data pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan audit dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal.

Melalui arahan tersebut, Kapolres berharap seluruh personel Polres Tanah Laut terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Panen Jagung di Panyipatan Capai 8 Ton, Polsek Panyipatan Terus Kawal Program Ketahanan Pangan

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Hasil menggembirakan ditunjukkan sektor pertanian di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Lahan jagung milik Prasetyo di Desa Panyipatan yang menjadi bagian dari program pendampingan Polri berhasil memasuki masa panen dengan estimasi hasil mencapai sekitar 8 ton. Minggu (7/6).

Kegiatan monitoring panen dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Panyipatan, Aiptu Nyoto Suhantoro, sebagai bentuk pendampingan dan pengawasan terhadap lahan pertanian yang selama ini mendapatkan perhatian dari jajaran Polsek Panyipatan. Lahan seluas kurang lebih 1 hektare tersebut dinilai memiliki produktivitas yang cukup baik dan berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian petani setempat.

Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, keterlibatan Polri melalui para Bhabinkamtibmas menjadi salah satu bentuk dukungan nyata di lapangan. Tidak hanya melakukan pengamanan, personel kepolisian juga aktif menjalin komunikasi dengan petani, memantau perkembangan tanaman, hingga mendampingi saat masa panen.

Kapolsek Panyipatan, IPTU Wanda Satriadi, mengatakan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras petani yang didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“Panen ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan. Polri akan terus hadir memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar produktivitas pertanian dapat terus meningkat. Kami berharap hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” kata IPTU Wanda Satriadi.

Menurutnya, keberhasilan panen jagung dengan estimasi hasil 8 ton dari lahan seluas 1 hektare tersebut menunjukkan bahwa potensi pertanian di wilayah Panyipatan masih sangat menjanjikan. Karena itu, pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan guna memastikan keberlanjutan produksi pangan dan mendukung program swasembada pangan nasional.


#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Bati-Bati Pantau Perkembangan Jagung di Lahan Binaan Polri, Tanaman Usia 70 Hari Tumbuh Optimal

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian milik masyarakat. Kali ini, kegiatan monitoring dilakukan pada tanaman jagung di lahan milik Karnoto, warga Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bripka Febrian Anggara selaku Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang. Dalam pemantauan yang dilakukan, tanaman jagung yang berada di lahan seluas 3 hektare diketahui telah memasuki usia tanam sekitar 70 hari dan menunjukkan perkembangan yang baik.

Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga hingga memasuki masa panen. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Polri untuk memberikan pendampingan kepada petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal guna meningkatkan hasil produksi.

Bripka Febrian Anggara turut berdialog dengan pemilik lahan terkait kondisi tanaman, kebutuhan perawatan, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa program pendampingan terhadap lahan pertanian masyarakat akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah.

“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan monitoring dan pendampingan yang dilakukan oleh para Bhabinkamtibmas, kami berharap tanaman jagung yang dikelola masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan petani menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang saat ini berkembang dengan baik di lahan seluas 3 hektare tersebut, diharapkan hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani serta berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Polsek Bati-Bati Monitoring Tanaman Jagung Usia 68 Hari di Desa Ujung, Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaannya. Kegiatan monitoring tanaman jagung kali ini dilaksanakan di lahan milik Biyani yang berada di Desa Ujung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (7/6).

Monitoring dilakukan oleh Aipda Yosef Besthari selaku Bhabinkamtibmas Desa Ujung. Dalam kegiatan tersebut, ia memantau kondisi tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas 1 hektare dan saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 68 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada petani dalam menghadapi berbagai tantangan selama masa budidaya.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Yosef Besthari juga berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga produktivitas hingga memasuki masa panen.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polri berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, termasuk para petani, melalui kegiatan monitoring dan pembinaan di lapangan. Kami berharap tanaman jagung yang saat ini berkembang dengan baik dapat menghasilkan panen yang optimal sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan turut mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Bati-Bati berharap produktivitas pertanian di wilayahnya terus meningkat dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Jumat, 05 Juni 2026

Polsek Bati-Bati Monitoring Panen Jagung di Bentok Kampung, Potensi Hasil Capai 5 Ton per Hektare

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Bati-Bati melalui pendampingan terhadap para petani di wilayah binaannya. Salah satu kegiatan tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bentok Kampung, Aipda Tarji, yang melaksanakan monitoring panen jagung di lahan milik Yana di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (6/6).

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses panen berjalan lancar sekaligus melihat hasil produktivitas lahan yang selama ini mendapatkan pendampingan dari Polri. Lahan jagung seluas 1 hektare tersebut diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 5 ton jagung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan. Selain memantau proses panen, Aipda Tarji juga berinteraksi dengan pemilik lahan untuk mengetahui perkembangan hasil pertanian serta kendala yang dihadapi selama masa tanam hingga panen.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, termasuk para petani, guna mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

“Pendampingan yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami berharap hasil panen yang diperoleh petani dapat terus meningkat sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung ketersediaan pangan di daerah,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Dengan potensi hasil panen mencapai sekitar 5 ton dari lahan seluas 1 hektare, diharapkan keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Takisung Pantau Pertumbuhan Jagung di Lahan Binaan Polri, Tanaman Usia 60 Hari Tumbuh Subur

Tanah Laut, Kalimantan Selatan — Personel Polsek Takisung terus mengintensifkan pendampingan terhadap sektor pertanian melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di lahan binaan Polri. Kali ini, pemantauan dilakukan di lahan milik Munadi yang berada di Desa Gunung Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Sabtu (6/6).

Lahan jagung seluas 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman jagung terpantau tumbuh subur dengan perkembangan yang baik, sehingga diharapkan dapat menghasilkan panen yang optimal pada waktunya nanti.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan sesuai harapan sekaligus sebagai bentuk pendampingan Polri kepada para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Takisung juga berdialog dengan pemilik lahan terkait perawatan tanaman dan kendala yang mungkin dihadapi selama masa budidaya.

Kapolsek Takisung, AKP Duki, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program pemerintah guna memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara rutin, kami ingin memastikan tanaman jagung di lahan binaan Polri dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri akan terus hadir mendampingi para petani sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Takisung,” ujar AKP Duki.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian. Dengan kondisi tanaman yang saat ini tumbuh subur, diharapkan lahan jagung binaan tersebut mampu memberikan hasil panen yang maksimal dan berkontribusi terhadap ketersediaan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 04 Juni 2026

Semangat Gotong Royong, Polres Tanah Laut Gelar Korvey Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Tanah Laut – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tanah Laut bersama seluruh Polsek jajaran melaksanakan kegiatan korvey atau kerja bakti serentak di lingkungan mako dan fasilitas umum di wilayah hukum masing-masing, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan korvey ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kenyamanan dan keindahan lingkungan kerja maupun fasilitas publik.

Personel Polres Tanah Laut dan Polsek jajaran tampak bergotong royong membersihkan halaman, saluran air, taman, serta area sekitar perkantoran dan tempat-tempat umum. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan korvey ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antar personel dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya hidup bersih dan semangat gotong royong. Selain itu, kegiatan korvey juga menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, sehat, dan tertata,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Polsek Tambang Ulang Pantau Perkembangan Jagung 16 Hektare di Desa Kayu Abang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Tanah Laut, Jajaran Polsek Tambang Ulang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian di wilayah binaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kayu Abang, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo, yang melaksanakan pemantauan tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Bersama di Desa Kayu Abang RT 03, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman jagung yang berada di lahan binaan Polri seluas 16 hektare tetap tumbuh dengan baik menjelang masa panen. Saat ini, tanaman jagung tersebut telah memasuki usia sekitar 90 hari dan menunjukkan perkembangan yang cukup optimal.

Selain memantau kondisi tanaman, Aipda Nur Yudi Agung Prasetyo juga berinteraksi dengan para petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kapolsek Tambang Ulang, IPTU Mangasa Siagian, mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman pangan akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui pendampingan dan monitoring yang dilakukan personel di lapangan, kami berharap para petani dapat memperoleh hasil panen yang maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung ketersediaan pangan,” ujar IPTU Mangasa Siagian.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Tambang Ulang. Dengan luas lahan mencapai 16 hektare dan kondisi tanaman yang terus dipantau, diharapkan hasil panen jagung nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Polsek Batu Ampar Dampingi Panen Jagung 12 Ton di Gunung Melati, Wujud Dukungan Polri terhadap Ketahanan Pangan

Tanah Laut, - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Personel Polsek Batu Ampar, AIPTU Agus Rahmadani, melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan milik Alex Priadi yang berlokasi di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (5/6).

Lahan jagung seluas 2 hektare tersebut berhasil menghasilkan sekitar 12 ton jagung, atau rata-rata 6 ton per hektare. Hasil panen ini menjadi salah satu indikator positif keberhasilan budidaya jagung yang dilakukan petani bersama pendampingan dari Polri melalui program lahan binaan.

Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Agus Rahmadani turut memantau proses panen sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi tanaman dan hasil produksi yang diperoleh. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolsek Batu Ampar, AKP Munadi, mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Kami terus mendorong personel Bhabinkamtibmas dan anggota di lapangan untuk aktif mendampingi masyarakat, khususnya para petani. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Kami berharap hasil panen yang baik ini dapat menjadi penyemangat bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan lahan pertanian secara optimal,” ujar AKP Munadi.

Melalui sinergi antara petani dan Polri, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Batu Ampar dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan serta peningkatan perekonomian masyarakat setempat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut