Tanah Laut - Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Rabu (18/2). Upacara tersebut diikuti oleh seluruh pejabat utama, para perwira, bintara, serta ASN Polres Tanah Laut.
Bertindak selaku inspektur upacara, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menyampaikan amanat Kapolda Kalimantan Selatan. Dalam amanatnya disampaikan bahwa saat ini umat Islam memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang secara sosiologis ditandai dengan meningkatnya aktivitas sosial keagamaan dan mobilitas masyarakat. Kondisi tersebut menuntut implementasi tata kelola keamanan modern yang adaptif, kolaboratif, dan presisi, agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga dan rasa aman masyarakat dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Kapolda Kalimantan Selatan melalui amanat yang dibacakan menekankan adanya sejumlah potensi gangguan kamtibmas yang perlu menjadi perhatian dan penanganan secara komprehensif. Di antaranya tindak pidana konvensional seperti curat, curas, dan curanmor yang rawan terjadi di kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, serta area parkir di sekitar tempat ibadah.
Selain itu, aksi balap liar dan penggunaan knalpot bising dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Potensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan kebutuhan pokok juga menjadi perhatian karena dapat berdampak pada stabilitas sosial dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sebagai respons atas potensi perkembangan kerawanan kamtibmas, terlebih dalam suasana meningkatnya aktivitas keagamaan dan mobilitas masyarakat selama Ramadan, diperlukan langkah pengamanan yang terencana, terpadu, dan berkesinambungan. Seluruh pengemban fungsi operasional dan jajaran Polres diperintahkan untuk meningkatkan patroli rutin dan dialogis pada lokasi serta jam rawan, khususnya menjelang sahur dan setelah salat tarawih.
Selain itu, diperintahkan pula untuk memperkuat kehadiran personel di titik-titik strategis seperti masjid, pasar, pusat perbelanjaan, terminal, dan pusat keramaian. Koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan juga harus diintensifkan guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok penting. Tidak kalah penting, penindakan tegas terhadap balap liar, penyalahgunaan petasan, serta berbagai bentuk pelanggaran ketertiban umum lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.
Seluruh rangkaian langkah tersebut ditekankan agar dilaksanakan secara profesional, terukur, dan humanis dengan mengedepankan pendekatan preventif dan pelayanan. Dengan demikian, situasi kamtibmas di wilayah Kalimantan Selatan diharapkan senantiasa aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, khusyuk, dan penuh rasa aman.





%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)
.jpeg)






0 comments:
Posting Komentar