Selasa, 29 September 2015

Pelaihari,30/09/15  Humas Res Tala

Jajaran Polres Tanah laut berhasil meringkus empat komplotan pencurian sepeda motor (Curanmor) yang selama ini meresahkan warga, ke empat tersangka sudah diamankan Sat Reskrim Polres Tanah laut yakni Roni dan Nurdin ditangkap pada hari Kamis 24/09/15  pukul 02.00 wita di desa Swarangan Kecamatan Jorong, kemudian Satman di tangkap pada hari Sabtu 26/09/15 pukul 01.30 wita di Mushalla Bandara Syamsudin Noor Banjar Baru diduga akan melarikan diri karena ditemukan satu lembar tiket pesawat saat dilakukan penggeledahan dan tersangka Herman selaku penerima gadai juga ditangkap pada hari Sabtu 26/09/15 pukul 05.00 wita di Kecamatan Jorong.

Kapolres Tanah laut AKBP Rizal Irawan S.IK, MH didampingi Kasat Reskrim Polres Tanah laut AKP Ade Paparihi S.IK pada saat Gelar perkara di hadapan Media membenarkan penangkapan terhadap empat tersangka Curanmor lokal kini sudah diamankan dan masih dilakukan penyidikan.

Barang bukti yang disita dari hasil kejahatan tersangka satu unit sepeda motor Yamaha Bison No pol DA 3771 LX, Satu unit Honda Metic Vario No Pol DA 6362 LA, Satu Unit Suzuki Satria F No Pol DA 4319 LAA, Satu unit Honda Supra X warna kuning tanpa No Pol dan uang hasil gadai Rp.1.700.000 

Pelaihari, 30/09/15 Humas Polres Tanah Laut

Jumlah penyebaran Hotspot (titik rawan api) di wilayah Kabupaten Tanah laut pada 30 September 2015  ada 2 Kecamatan,  yaitu Kecamatan Kintap 3 titik dan Kecamatan Jorong 4 titik  kiranya warga kabupaten tanah laut dapat mengantisipasi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan

Senin, 28 September 2015

Pelaihari, 29/09/15 Humas Polres Tanah Laut

Jumlah penyebaran Hotspot (titik rawan api) di wilayah kabupaten tanah laut pada 29 september 2015 masih ada 2 titik yaitu Kecamatan Batu Ampar 1 titik dan Kecamatan Jorong 1 titik  kiranya warga kabupaten tanah laut dapat mengantisipasi agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan

Pelaihari, 29/09/15  Humas Res Tala 

Polres Tanah laut termasuk Polsek jajaran telah membentuk Tim Pemadaman Api Ringan (Damar) untuk membantu mengantisipasi awal sebelum api merembet dan membesar  apabila terjadi kebakaran ringan dapat menggunakan alat sederhana pompa air gendong (tangki semprot), atas kebijakan Kapolres Tanah laut AKBP Rizal Irawan S.IK, MH  untuk setiap Polsek membentuk Tim Damar guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas.


















Minggu, 27 September 2015

Pelaihari, 28/09/15  Humas Res Tala

Naas menimpa Riduan alias Gendut 50 tahun warga jalan Pendayungan desa gunung makmur Rombongan 2 Rt.01 meninggal setelah tubuhnya tertimbun longsoran tanah galian sumur saat korban bersama rekannya sedang menggali sumur di rumah warga setempat sejak dua hari sebelumnya.

pada hari Minggu 27/09/15 sekitar pukul 11.45 wita tiba-tiba dinding sumur dari batako yang dalamnya 9 meter runtuh di bagian atas dan menimpa korban yang saat itu berada di dalam sumur saat penggalian, korbanpun tidak dapat menghindar dan tubuhnya tertimbun reruntuhan dinding batako dan longsoran tanah,  rekan korban yang melihat kejadian tersebut langsung minta bantuan warga untuk menggali secara manual namun belum berhasil mengangkat korban disebabkan lobang sumur yang cukup dalam.

Akhirnya jasad korban berhasil  di evakuasi sekitar pukul 17.00 wita setelah penggalian menggunakan alat berat exapator, saat di evakuasi dari dasar sumur korban sudah meninggal.

Kapolsek Takisung Iptu Pitoyo ketika dikonfirmasi mengatakan proses evakuasi jasad korban dari dalam sumur dilakukan dengan cara manual oleh para warga setempat, akhirnya terpaksa mengguakan alat berat exapator meskipun memakan waktu lama kurang lebih enam jam namun  jasad korban dapat diangkat.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut