Senin, 31 Agustus 2026


Tanah Laut - Polres Tanah Laut melaksanakan apel pagi yang dipimpin Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polres Tanah Laut, Kabidkeu Polda Kalsel Kombes Pol Ignasius Jaya Misa, S.E., M.M., bertempat di halaman Mapolres Tanah Laut, Selasa (1/9/2026).

Apel pagi tersebut diikuti Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek jajaran, seluruh Perwira, Bintara, ASN, serta PHL Polres Tanah Laut.

Dalam pelaksanaan tugasnya sebagai Pamatwil, Kombes Pol Ignasius Jaya Misa melaksanakan pemantauan dan monitoring terhadap perkembangan situasi kamtibmas serta pelaksanaan kegiatan kepolisian di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain itu, Pamatwil juga melakukan koordinasi dengan Kapolres dan pejabat terkait mengenai perkembangan situasi kamtibmas, kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta pelaksanaan tugas kepolisian. Pamatwil turut memberikan arahan dan bimbingan teknis kepada satuan kewilayahan sesuai bidang tugas dan fungsi masing-masing.

Dalam arahannya, Kombes Pol Ignasius Jaya Misa menyampaikan apresiasi terhadap pengelolaan anggaran yang telah dilaksanakan Polres Tanah Laut. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan monitoring terhadap perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Pamatwil mengingatkan seluruh personel agar terus berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan Karhutla serta melakukan langkah-langkah pencegahan secara optimal.

“Laksanakan patroli secara dialogis dan berikan imbauan kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem dan fenomena El Nino. Tingkatkan kepedulian serta peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” arahannya.

Selain itu, Pamatwil menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Badan Penanggulangan Bencana dalam menghadapi potensi maupun kejadian Karhutla, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Ignasius Jaya Misa juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan di tengah pelaksanaan tugas yang cukup padat, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca dan kabut asap.

“Jaga kesehatan, konsumsi vitamin dan gunakan masker apabila diperlukan, terutama saat berada di lokasi yang terdampak kabut asap,” pesannya.


Tanah Laut - Polres Tanah Laut menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, bertempat di Masjid Nuruddin Mapolres Tanah Laut, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Peringatan Maulid Nabi diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz K.H. Abdurahman Husein. Dalam ceramahnya, disampaikan pentingnya meneladani akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Ny. Melda Ricky Boy, Para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, para Kapolsek jajaran, serta seluruh Perwira, Bintara, ASN dan Pengurus Bhayangkari Cabang Tanah Laut.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Polres Tanah Laut untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus memperkuat semangat pengabdian dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalankan tugas.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui Kabag SDM polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting bagi seluruh personel Polres Tanah Laut untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, saya mengajak seluruh personel Polres Tanah Laut untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kejujuran, amanah, kedisiplinan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri,” ujar Kabag SDM.

Menurutnya, semangat keteladanan Rasulullah SAW sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini, kita dapat memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat pengabdian. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama serta etika kepolisian,” tambahnya.

Kabag SDM juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana introspeksi dan memperbaiki diri, sehingga kehadiran Polri benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, seluruh personel Polres Tanah Laut semakin kuat dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bersama-sama mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.

Tanah Laut – Informasi mengenai harga hasil pertanian terus diperkenalkan Polsek Jorong Polres Tanah Laut kepada masyarakat. Personel Polsek Jorong menyampaikan sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (1/9).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Dengan mengetahui informasi tersebut, warga diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kualitas jagung dan nilai jualnya.

Penyampaian dilakukan secara langsung dan dialogis. Personel Polsek Jorong menjelaskan bahwa pemahaman terhadap kadar air menjadi bagian penting dalam mengetahui indeks harga jagung. Warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi sehingga informasi yang diterima tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat dipahami dan diterapkan.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami berharap warga dapat memahami Tabel Rafaksi dan mengetahui indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi yang jelas, masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik saat hasil pertanian dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara personel Polri dan masyarakat.

Polsek Jorong akan terus hadir melalui kegiatan edukasi dan pendampingan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai harga jagung menjadi salah satu perhatian Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Karang Rejo, Aiptu Mujiono, masyarakat diberikan pemahaman mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Senin (31/08).

Kegiatan tersebut menyasar warga Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air.

Dalam penyampaiannya, Aiptu Mujiono menjelaskan pentingnya masyarakat memahami kadar air jagung dan kaitannya dengan indeks harga. Informasi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga agar lebih memahami kualitas hasil panen serta mengetahui dasar harga ketika jagung dipasarkan.

Kegiatan berlangsung dengan komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi sehingga informasi yang disampaikan dapat dipahami secara lebih mudah.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan edukasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Kami berharap masyarakat Desa Karang Rejo dapat memahami Tabel Rafaksi dan indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi yang jelas akan membantu masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik ketika hasil jagung dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai informasi yang bermanfaat bagi warga.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui edukasi dan pendampingan, sekaligus mendukung sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Minggu, 30 Agustus 2026


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus berinovasi dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Jajaran Polda Kalsel melakukan uji coba pemadaman api menggunakan cairan khusus berbahan dasar minyak nabati (Methyl Ester Sulfonate / MES) yang disuntikkan langsung ke dalam tanah lahan gambut.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam pernyataannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., pada Minggu (30/8/2026) sore di Guntung Damar, Banjarbaru, menyampaikan bahwa eksperimen ini memanfaatkan kolam bioflok yang diisi dengan cairan hasil pengembangan laboratorium. Metode penyuntikan air dan cairan khusus ini efektif menurunkan suhu tanah serta memadamkan titik api dan asap di bawah permukaan gambut .

Beliau menjelaskan mekanisme pemadaman dan efektivitas dengan menggunakan bahan baku berupa cairan pemadam yang dikembangkan dari bahan dasar minyak nabati (MES) yang diteliti oleh Laboratorium Forensik Polda Kalsel. Metode ini bekerja dengan cara memutus pasokan oksigen pada material mudah terbakar di bawah permukaan tanah gambut.

Bara api yang ada di dalam lahan gambut menjadi salah satu kendala dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Guntung Damar, Banjarbaru. Api yang sudah dipadamkan di permukaan masih menyisakan bara panas dan kembali muncul dari dalam tanah. 

Sementara untuk pemadaman permukaan, penggunaan lapisan busa juga diterapkan dengan prinsip serupa. Hasilnya, dalam hitungan detik setelah penyuntikan, suhu area gambut yang membara langsung dingin dan hembusan asap berhasil dihentikan.

Persoalan lainnya adalah jarak sumber air dengan lokasi titik api. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan cara berbeda. Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan kemudian menerapkan dua metode untuk membantu mempercepat pemadaman, yakni pipa suntik yang diarahkan ke dalam gambut dan kolam bioflok sebagai penampungan air di dekat lokasi kebakaran.

Pihak Polda Kalsel saat ini sedang melakukan pemetaan wilayah dan perhitungan kebutuhan volume cairan serta air yang diperlukan untuk pemadaman skala luas, khususnya di area rawan seperti kawasan Gunung Damar dan Desa Pengayuan. Evaluasi dan pengembangan lanjutan akan terus dilakukan agar metode ini dapat diterapkan secara optimal di lapangan.


Tanah Laut – Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Panyipatan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan patroli dilaksanakan mulai pukul 10.20 WITA hingga selesai, dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Panyipatan melakukan pemantauan situasi dan kondisi wilayah serta mengantisipasi potensi munculnya titik api. Patroli juga menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan personel terhadap kondisi lahan di tengah musim kemarau.

Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun indikasi Karhutla.

Kegiatan patroli tersebut merupakan bentuk komitmen Polsek Panyipatan dalam melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polsek Panyipatan.

Polsek Panyipatan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kebakaran.


Tanah Laut – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), Senin (31/8/2026).

Kegiatan dilaksanakan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas Polres Tanah Laut diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan patroli kabut asap pada titik-titik yang rawan hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kabut asap yang dapat mengganggu jarak pandang serta keselamatan pengguna jalan.

Patroli juga bertujuan untuk memantau situasi di sekitar wilayah hukum Polres Tanah Laut serta memastikan kondisi jalan tetap aman bagi para pengguna kendaraan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Aditya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar selalu berhati-hati saat berkendara apabila melintasi wilayah yang terdampak kabut asap. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan dan tetap memperhatikan kondisi serta jarak pandang di jalan.

Kegiatan patroli kabut asap dan pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya Sat Lantas Polres Tanah Laut dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menjaga Kamseltibcar Lantas di tengah potensi gangguan akibat karhutla.


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut dalam rangka meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme serta kualitas pelaksanaan tugas, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Kapolres mengajak seluruh personel untuk mengawali setiap hari dengan rasa syukur atas segala hal baik yang masih diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Sejatinya tidak ada satu pun yang ada pada diri kita benar-benar milik kita. Pangkat, jabatan, keluarga maupun harta merupakan amanah yang harus kita syukuri dan jaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk senantiasa mensyukuri pekerjaan yang dimiliki. Menurutnya, pekerjaan merupakan amanah sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara sehingga harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.

Terkait agenda kegiatan, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Tanah Laut akan melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Seluruh personel yang terlibat diminta mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik agar dapat berjalan tertib, lancar dan khidmat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres kembali memberikan penekanan kepada seluruh personel agar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba, pinjaman online (pinjol) maupun judi online (judol).

 “Jangan sampai ada personel yang terlibat narkoba, pinjol maupun judol. Apabila masih ditemukan, tentunya akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut diharapkan terus ditingkatkan guna mencegah terjadinya karhutla serta memberikan perlindungan kepada masyarakat dan lingkungan.

Lebih lanjut, Kapolres menginformasikan bahwa Polres Tanah Laut akan kedatangan Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dalam rangka kegiatan terkait pelayanan publik.

Kapolres meminta seluruh satuan fungsi dan personel terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal, baik administrasi, sarana dan prasarana maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita jadikan kedatangan Tim KemenPAN-RB ini sebagai kesempatan untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan kita. Harapannya, Polres Tanah Laut dapat semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sabtu, 29 Agustus 2026

Tanah Laut – Polsek Takisung Polres Tanah Laut terus mendorong keterbukaan informasi bagi masyarakat. Personel Polsek Takisung melaksanakan sosialisasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga Desa Sumber Makmur, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (30/8).

Sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini penting agar masyarakat lebih memahami kualitas hasil panen serta faktor yang berkaitan dengan harga jual jagung.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung menyampaikan penjelasan secara langsung kepada warga dan membuka ruang komunikasi. Masyarakat diberikan pemahaman agar mengetahui bahwa kadar air menjadi salah satu informasi penting dalam menentukan nilai jagung saat dipasarkan.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, sosialisasi dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan dapat memahami Tabel Rafaksi dengan baik.

"Kami berharap masyarakat di Desa Sumber Makmur semakin memahami indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi tersebut, masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai kualitas hasil panen dan harga saat dipasarkan," ujar AKP Duki.



Menurutnya, kegiatan edukasi seperti ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara personel Polri dan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan.

Polsek Takisung akan terus mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melakukan pemantauan lahan yang direncanakan untuk pengembangan tanaman jagung di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Dari hasil pengecekan, kondisi lahan masih terkendala pasokan air sehingga belum dapat digarap. Minggu (30/8).

Selain persoalan ketersediaan air, personel juga menemukan beberapa titik api yang membakar area lahan. Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian karena dapat berpotensi meluas, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi relatif kering.

Pemantauan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi faktual di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Personel juga melakukan pengecekan terhadap area terdampak serta memantau perkembangan situasi agar api tidak meluas ke wilayah sekitar.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan, kondisi lahan yang kering dan terbatasnya pasokan air perlu menjadi perhatian bersama.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Saat kondisi lahan kering dan pasokan air terbatas, api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan. Kami juga terus melakukan pemantauan untuk mencegah potensi karhutla," ujar IPTU Wanda Satriadi.

Ia menambahkan, masyarakat yang melihat adanya titik api di sekitar lahan diminta segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin.

Polsek Panyipatan akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah yang berpotensi terjadi karhutla, sekaligus berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjaga lahan tetap aman dan mendukung persiapan pertanian secara berkelanjutan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 27 Agustus 2026


Tanah Laut – Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut menggelar kegiatan Bakti Kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), bertempat di halaman Mapolsek Bati Bati, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polres Tanah Laut bersama instansi terkait terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak kabut asap yang berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Bakti Kesehatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., para Pejabat Utama Polres Tanah Laut, Kapolsek Bati Bati, Sidokkes Polres Tanah Laut, petugas Puskesmas Bati Bati, petugas Puskesmas Bentok, serta warga masyarakat yang terdampak kabut asap.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan medis sebagai upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan warga yang terdampak paparan kabut asap. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap gangguan pernapasan.

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin tebal, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, maupun gangguan kesehatan lainnya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa kegiatan Bakti Kesehatan yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut merupakan bentuk kepedulian Polri dan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak kabut asap Karhutla. Polres Tanah Laut bersama Dinas Kesehatan hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan serta memastikan kondisi masyarakat tetap terpantau, khususnya dalam mencegah gangguan pernapasan seperti ISPA,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin tebal serta menggunakan masker saat beraktivitas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan. Selain itu, mari kita bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla, karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat,” tegas AKBP Ricky Boy Siallagan.




Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyerahan bantuan masker di Desa Pengayuan dan Kecamatan Tegal Arum, Kota Banjarbaru, Kamis (27/8/2026) sore.

Dalam kesempatan ini, Kapolda didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Polda Kalsel, Wakapolda Kalsel, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Kadis Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel, Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel, Pengurus Bhayangkari, serta Ketua GAPKI Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dengan mengendarai ranmor roda 2, Kapolda beserta PJU Polda Kalsel menyisir jalur rawan karhutla dari Posko BPBD Tegal Arum menuju Posko Pantau Desa Pengayuan.

Saat patroli, rombongan menemukan titik api di lahan pinggir jalan dekat kawasan Bandara Syamsuddin Noor. Kapolda Kalsel langsung menginstruksikan satu unit Armored Water Cannon (AWC) dan armada karhutla Satbrimob Polda Kalsel untuk segera memadamkan api.

Pemadaman darat dilakukan secara serentak oleh personel Polri, BPBD, dan relawan, dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan turun langsung memegang selang air di lokasi kebakaran. Aksi pemadaman darat ini juga diperkuat oleh bantuan water bombing dari helikopter BPBD Kalsel hingga api di permukaan berhasil dikuasai.

Mendukung pergerakan di lapangan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha beserta jajaran pengurus yang sebelumnya menggelar bakti sosial di Posko BPBD Tegal Arum turut hadir di lokasi untuk menyalurkan masker, makanan siap saji, dan dukungan moril kepada para petugas penanggulangan karhutla.

Menanggapi kendala lahan gambut yang memicu munculnya kembali api (re-ignition) akibat bara bawah permukaan (underground fire), Polda Kalsel bekerja sama dengan GAPKI menerapkan metode Gambut Injection. Teknik ini menyuntikkan air bercampur foam pembasah hingga kedalaman sekitar dua meter. Uji coba menunjukkan metode ini efektif menurunkan suhu tanah secara signifikan dan memadamkan sumber api bawah tanah.

Saat ini, Labfor Polri tengah memproses penggandaan formula cairan pembasah tersebut. Selain itu, pengujian formula bubuk bantuan Mabes Polri di Jalan Haji Sarkawi juga terbukti efektif menekan laju api.

Penguatan armada dan alat suntik tanah disiapkan secara masif untuk menerapkan metode Gambut Injection secara lebih luas pada titik-titik krusial. Sinergi lintas instansi ini difokuskan pada pemutusan sumber api bawah permukaan guna mengamankan objek vital Bandara Syamsuddin Noor serta kawasan gambut di wilayah Kalsel.

Tanah Laut – Informasi mengenai harga hasil panen menjadi bagian penting dalam aktivitas petani. Untuk itu, Polsek Takisung Polres Tanah Laut melalui Bhabinkamtibmas Desa Ranggang, Bripka Ricardo, menyampaikan sosialisasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada masyarakat di lokasi PT KJW, Desa Ranggang, Kabupaten Tanah Laut. Jumat (28/8).

Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu petani memahami kualitas hasil panen serta memiliki informasi yang lebih jelas sebelum jagung dipasarkan.

Bripka Ricardo menyampaikan materi secara langsung dengan membuka ruang dialog bersama masyarakat. Warga diberikan penjelasan mengenai pentingnya mengetahui kadar air jagung dan kaitannya dengan indeks harga berdasarkan Tabel Rafaksi.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan, edukasi tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendampingi masyarakat sekaligus mendukung sektor pertanian.

"Kami berharap sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan masyarakat, khususnya petani, mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan informasi yang jelas, petani dapat lebih memahami kualitas hasil panen dan nilai jualnya saat dipasarkan," ujar AKP Duki.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi serta memberikan informasi yang bermanfaat.

Polsek Takisung akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat dan mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi tentang harga jagung kini tak hanya dibicarakan saat masa panen. Polsek Jorong Polres Tanah Laut turut mendorong pemahaman petani melalui sosialisasi Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi yang disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jorong, Aipda Dedi Hermawan. Jumat (28/8).

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai hubungan antara kadar air dengan indeks harga jagung. Melalui penjelasan yang disampaikan secara langsung, warga diharapkan dapat mengetahui informasi dasar terkait kualitas hasil panen dan nilai jagung ketika memasuki proses pemasaran.

Aipda Dedi Hermawan juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar materi mengenai Tabel Rafaksi dapat dipahami dengan lebih mudah. Sosialisasi ini menjadi bagian dari pendampingan Polri kepada petani sekaligus memperkuat hubungan antara Bhabinkamtibmas dan warga di wilayah binaannya.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, informasi yang tepat dapat menjadi bekal penting bagi masyarakat, terutama bagi petani jagung.

"Kami berharap masyarakat semakin memahami isi Tabel Rafaksi, khususnya mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan pengetahuan tersebut, petani dapat memiliki gambaran yang lebih jelas terhadap kualitas dan nilai hasil panennya," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kegiatan ini juga mencerminkan kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui edukasi dan komunikasi yang bermanfaat.

Polsek Jorong berkomitmen untuk terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendampingi masyarakat, termasuk mendukung sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT — Polsek Jorong bersama anggota pemadam kebakaran dan Tim Relawan PT Hutan Rindang Banua (HRB) berjibaku menangani kebakaran lahan di kawasan konsesi PT HRB, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada 27 Agustus.

Kebakaran yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 WITA itu melanda lahan seluas kurang lebih 100 hektare. Area terdampak terdiri atas tanaman pohon akasia, semak belukar, dan rerumputan.

Penanganan bermula dari laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polri. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti personel Polsek Jorong dengan melakukan pemeriksaan langsung atau ground check terhadap titik panas yang terpantau melalui aplikasi Bekantan, GAC Bareskrim Polri, dan Lancang Kuning.

Setibanya di lokasi, personel kepolisian bersama Damkar PT HRB dan Tim Relawan PT HRB langsung melakukan upaya pemadaman serta pembasahan pada sejumlah titik guna mencegah api meluas.

Proses penanganan menghadapi sejumlah kendala. Lokasi kebakaran berada jauh dari permukiman warga dan hanya dapat dijangkau melalui jalan dengan kondisi rusak. Keterbatasan peralatan serta jumlah personel juga menyebabkan pemadaman belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani, S.H., M.H., mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran tersebut.

Pemeriksaan masih dilakukan untuk mengetahui asal api serta mengidentifikasi pihak yang diduga melakukan pembakaran. Kami akan mendalami seluruh temuan yang diperoleh di lokasi,” ujar Rahmad.

Polisi mengimbau masyarakat dan pihak perusahaan agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

#polrestanahlaut #cegahkarhutla #polripresisi #callcenter110

Rabu, 26 Agustus 2026


Upaya penanganan kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus dimaksimalkan. Sebanyak 350 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta bantuan dari sejumlah perusahaan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melanda area seluas kurang lebih 900 hektar.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. menjelaskan bahwa penanganan di kawasan Pengayuan yang mencakup area sekitar 900 hektar melibatkan sedikitnya 350 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta pihak swasta dan relawan yang dibagi dalam tiga shift operasional.

"Kendala utama kita di sini memang ketersediaan air. Hari ini alhamdulillah sudah ditemukan satu titik sumber air dengan debit cukup besar," kata Kapolda Kalsel didampingi Wamenko Pangan RI, Gubernur Kalsel, serta Danrem 101/Antasari, Rabu (26/8/2026).

Selain itu, strategi penanganan dilakukan dengan memanfaatkan kolam bioflok portable yang dapat dipindah-pindahkan mendekati titik api. Saat ini, sebanyak 6 dari target 10 kolam bioflok berkapasitas 12.000 liter per kolam telah siap digunakan. Ke depannya, jumlah kolam penampungan air ini direncanakan akan ditambah hingga 144 unit sesuai arahan koordinasi.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel bahwa selain penanganan jangka pendek dengan sistem pemadaman estafet, langkah pencegahan jangka panjang juga disiapkan. Pihak kepolisian dan pemerintah daerah melibatkan akademisi dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk mengedukasi masyarakat dan pemilik lahan agar membuat biopori. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelembapan tanah bawah permukaan sehingga mencegah kebakaran berulang saat musim kemarau.

Guna mendukung operasional personel dan relawan selama pemadaman, dua dapur lapangan beserta fasilitas pengolahan air minum (water treatment) juga telah didirikan di wilayah Pengayuan dan Guntung Damar.


Tanah Laut – Dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antarinstansi, Sat Binmas Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan apel bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut di Lapangan Apel Dishub Kabupaten Tanah Laut, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Tanah Laut AKP Aris Jatmiko dan diikuti oleh personel Sat Binmas Polres Tanah Laut serta jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Aris Jatmiko memberikan arahan kepada seluruh peserta apel mengenai pentingnya meningkatkan sinergi dan kerja sama antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selain itu, Kasat Binmas juga menyampaikan sosialisasi terkait Layanan Pengaduan Polri 110, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan informasi, pengaduan, maupun meminta bantuan kepolisian dalam situasi yang membutuhkan kehadiran petugas.

Tidak hanya itu, dalam arahannya juga disampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya ajakan kepada seluruh peserta untuk menjauhi narkoba serta bersama-sama berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Sebagai bentuk penguatan komunikasi dan sinergitas, Sat Binmas Polres Tanah Laut turut memberikan sarana kontak berupa APIL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) kepada jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut yang langsung diterima oleh Kepala Dinas H. Tedy Mulyana, ST., MT.

Melalui kegiatan apel bersama ini, diharapkan hubungan dan koordinasi antara Polres Tanah Laut dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Tanah Laut semakin solid, sehingga dapat bersama-sama menciptakan situasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban yang kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

TANAH LAUT – Polres Tanah Laut menerima kunjungan kerja Tim Asistensi Penguatan Bhabinkamtibmas dan Supervisi Monitoring Fungsi Binmas dari Dit Binmas Polda Kalimantan Selatan, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 Wita tersebut dilaksanakan di Joglo Wicaksana Leghawa dan Ruang Binmas Polres Tanah Laut. Kegiatan diikuti Plt. Kasat Binmas beserta staf, para Kanit Binmas, serta Bhabinkamtibmas jajaran Polres Tanah Laut.

Tim Asistensi dan Supervisi dipimpin oleh AKBP Ispandi Darto Witono, A.Md., selaku Kabagbinopsnal Dit Binmas Polda Kalsel. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas sekaligus meningkatkan kualitas fungsi Binmas di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Dalam arahannya, AKBP Ispandi Darto Witono menyampaikan pesan dari Dir Binmas Polda Kalsel agar seluruh Bhabinkamtibmas senantiasa menjalankan tugas secara profesional dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Selain itu, para Bhabinkamtibmas ditekankan untuk terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta turut berperan dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas terkait standar kompetensi Bhabinkamtibmas. Tim juga memberikan asistensi mengenai mekanisme pelaporan kegiatan DDS (Door to Door System), DD (Deteksi Dini), dan PS (Problem Solving) melalui tautan Google Form.

Melalui kegiatan asistensi dan supervisi ini, diharapkan kemampuan serta profesionalisme Bhabinkamtibmas Polres Tanah Laut semakin meningkat, sehingga kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat semakin dirasakan dan berbagai potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini.

Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Sat Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pelatihan kemampuan penggunaan dan menembak senjata gas air mata serta pengoperasian Sistem Pelontar Gas Air Mata Rantis Tambora.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (26/8), bertempat di eks Tambang Batu Besi, Jalan Sungai Mandi, Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Pelatihan dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi bersama KBO Sat Samapta IPTU Totok Sudarto serta diikuti oleh personel Sat Samapta Polres Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut, para personel diberikan pelatihan dan pemahaman mengenai tata cara penggunaan sejumlah peralatan, di antaranya Paper Gun Byrna, Senjata Flashball Super Pro Kaliber 44, serta Sistem Pelontar Gas Air Mata Rantis Tambora Kaliber 38.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan personel Sat Samapta dalam mengoperasikan peralatan pendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan pengendalian massa secara profesional, terukur, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi menekankan kepada seluruh personel agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memahami prosedur penggunaan peralatan secara tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Sat Samapta Polres Tanah Laut semakin siap dan terampil dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mampu bertindak secara profesional sesuai dengan standar operasional prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. 

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus memperluas edukasi kepada masyarakat, khususnya petani jagung. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Asam Jaya, Aiptu Mujiono, menyampaikan informasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada warga. Kamis (27/8).

Sosialisasi tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai isi Tabel Rafaksi yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini diharapkan menjadi bekal bagi petani dalam memahami kualitas hasil panen serta mengetahui faktor yang memengaruhi nilai jual jagung.

Dalam penyampaian materi, Aiptu Mujiono mengajak masyarakat memahami informasi tersebut secara sederhana dan tidak ragu berdiskusi apabila masih terdapat hal yang belum dipahami. Pengetahuan ini diharapkan dapat membantu petani lebih siap ketika hasil panen memasuki tahap pemasaran.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap sektor pertanian.

"Kami ingin petani memiliki informasi yang jelas mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Dengan memahami Tabel Rafaksi, masyarakat diharapkan dapat mengetahui kualitas hasil panennya dan memiliki gambaran yang lebih baik saat jagung dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas sangat penting dalam membangun komunikasi dengan masyarakat dan menyampaikan informasi yang dibutuhkan warga.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pendampingan kepada petani sebagai bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut terus mendorong keterbukaan informasi bagi masyarakat, khususnya para petani jagung. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, warga diberikan pemahaman mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Kamis (27/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini diharapkan membantu petani memahami kualitas hasil panen sekaligus mengetahui faktor yang berkaitan dengan nilai jual jagung.

Bripka Febrian Anggara menyampaikan materi secara langsung dengan pendekatan dialogis. Warga diberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami kadar air jagung sebelum hasil pertanian dipasarkan. Dengan begitu, petani memiliki bekal informasi dan tidak hanya bergantung pada perkiraan harga di lapangan.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap sektor pertanian.

"Kami ingin petani memiliki pemahaman yang jelas mengenai Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kualitas dan nilai hasil panennya saat dipasarkan," ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menjadi sarana memberikan edukasi dan membangun komunikasi yang baik dengan warga.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pendampingan kepada petani sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Pemahaman mengenai kualitas dan nilai jual hasil panen terus didorong Polsek Jorong Polres Tanah Laut. Melalui Bhabinkamtibmas Desa Asam Jaya, Aiptu Mujiono, masyarakat diberikan edukasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi. Rabu (26/8).

Sosialisasi tersebut bertujuan membuka wawasan masyarakat mengenai isi Tabel Rafaksi, terutama indeks harga jagung yang berkaitan dengan kadar air. Pengetahuan ini menjadi penting bagi petani agar dapat memahami kualitas hasil panen dan memiliki informasi yang lebih jelas ketika jagung dipasarkan.

Dalam penyampaiannya, Aiptu Mujiono menjelaskan materi secara langsung kepada masyarakat dengan pendekatan dialogis. Warga juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi sehingga informasi mengenai kadar air dan indeks harga jagung dapat dipahami secara lebih mudah.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri mendampingi masyarakat sekaligus mendukung petani dalam memperoleh informasi yang bermanfaat.

"Kami berharap sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan petani mengenai Tabel Rafaksi. Dengan memahami indeks harga berdasarkan kadar air, masyarakat dapat memiliki gambaran yang lebih jelas terhadap nilai hasil panennya ketika dipasarkan," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan warga.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan program ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi yang jelas menjadi salah satu modal penting bagi petani sebelum memasarkan hasil panen. Hal tersebut dilakukan Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut melalui Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, yang menyampaikan sosialisasi mengenai Indeks Harga Jagung Sesuai Kadar Air atau Tabel Rafaksi kepada masyarakat. Rabu (26/8).

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pengetahuan kepada warga mengenai isi Tabel Rafaksi, khususnya indeks harga jagung yang ditentukan berdasarkan kadar air. Pemahaman tersebut diharapkan membuat petani lebih mengetahui kualitas hasil panen serta memiliki informasi yang cukup terkait harga saat jagung dipasarkan.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Febrian Anggara menjelaskan Tabel Rafaksi dengan pendekatan yang mudah dipahami masyarakat. Warga juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai hal yang ingin diketahui terkait kadar air dan harga jagung.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya Polri memberikan pendampingan yang bermanfaat bagi petani.

"Kami ingin masyarakat, khususnya petani jagung, memahami bahwa kadar air berkaitan dengan indeks harga. Dengan mengetahui Tabel Rafaksi, petani memiliki informasi yang lebih jelas mengenai hasil panennya sebelum dipasarkan," ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat.

Polsek Bati-Bati akan terus mendorong kegiatan edukasi dan pendampingan sebagai bentuk dukungan terhadap petani serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Selasa, 25 Agustus 2026


Tanah Laut – Dalam rangka mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan patroli menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat serta titik-titik yang berpotensi terjadinya gangguan Kamtibmas, di antaranya Jalan Paliat-Pelan Boeja Sin, Taman Kijang Mas, kawasan karaoke di Jalan Basuki Rahmat, serta Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hasan Basri, Kecamatan Pelaihari.

Dalam pelaksanaan patroli, personel Sat Samapta melakukan pemantauan dan pengawasan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terhadap terjadinya tindak kriminalitas. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas.

Selain melakukan patroli, personel juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Kasat Samapta Polres Tanah Laut AKP Haryadi mengatakan bahwa kegiatan Patroli Perintis Presisi merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Patroli Perintis Presisi ini kami laksanakan secara rutin dengan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan Kamtibmas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujar AKP Haryadi.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Sinergi dan peran aktif masyarakat sangat kami perlukan. Dengan kerja sama yang baik antara Polri dan masyarakat, kami berharap situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Kecamatan Pelaihari, dapat terus terjaga dalam keadaan aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.


Tanah Laut – Polsek Takisung melaksanakan kegiatan pengecekan lapangan atau ground check hotspot menyusul adanya titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (25/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Takisung mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik kebakaran lahan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan pemantauan terhadap potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Berdasarkan hasil pemantauan melalui aplikasi, terdapat 1 (satu) titik api yang terdeteksi pada koordinat -3.94196129, 114.63059998, di wilayah Desa Telaga Langsat, Kecamatan Takisung.

Pengecekan ini merupakan langkah cepat dan preventif Polsek Takisung dalam merespons informasi hotspot guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan serta mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Polsek Takisung juga terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya kebakaran atau titik api di wilayahnya.

Melalui kegiatan ground check hotspot secara rutin dan responsif, Polsek Takisung berkomitmen mendukung upaya Polres Tanah Laut dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla demi menjaga keamanan, kesehatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan.


Tanah Laut – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Tambang Ulang melaksanakan kegiatan pemasangan spanduk himbauan Karhutla di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut.

Pemasangan spanduk tersebut dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Melalui spanduk himbauan yang dipasang di sejumlah titik strategis, masyarakat diharapkan dapat memahami dampak dan bahaya Karhutla, baik terhadap lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan adanya titik api atau kejadian kebakaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Tambang Ulang dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tambang Ulang.

Dengan adanya himbauan tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran dan peran aktif seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta bersama-sama menjaga Kabupaten Tanah Laut agar tetap aman dan terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi Tabel Rafaksi. Kali ini, Bhabinkamtibmas Desa Jorong, Aipda Dedi Hermawan, menyampaikan informasi tersebut kepada warga di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Selasa (25/8).

Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Bagi petani, informasi ini penting karena dapat menjadi bekal dalam memahami kualitas hasil panen sekaligus mengetahui harga jual jagung secara lebih jelas.

Aipda Dedi Hermawan juga mengajak warga untuk tidak ragu berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas terkait berbagai persoalan yang ditemui di lapangan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, kegiatan tersebut memiliki manfaat ganda, yakni memberikan edukasi kepada petani sekaligus memperkuat komunikasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Kami ingin petani menjadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya sesuai kadar air. Di saat yang sama, komunikasi yang terbangun antara Bhabinkamtibmas dan masyarakat diharapkan menciptakan rasa aman, nyaman dan tertib di wilayah Jorong," ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendengar dan merespons kebutuhan warga.

Polsek Jorong akan terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi, membangun kemitraan, serta mendukung ketahanan pangan dan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Polsek Jorong Polres Tanah Laut melakukan pengecekan lokasi yang direncanakan menjadi lahan tanaman jagung di wilayah konsesi PT HRB, Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Selasa (25/8).

Pengecekan dipimpin Waka Polsek Jorong Ipda Ramlan Kurniawan pada Senin, 24 Agustus 2026 dengan didampingi Kepala Security PT HRB. Kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lahan sekaligus memastikan kesiapan lokasi yang akan dimanfaatkan dalam mendukung program ketahanan pangan.

Perjalanan menuju lokasi menjadi salah satu tantangan tersendiri. Dari Polsek Jorong, personel harus menempuh jarak sekitar 38 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih satu jam. Kondisi jalan menuju lokasi juga dilaporkan rusak berat, sehingga membutuhkan perhatian dalam proses mobilisasi menuju area lahan.

Setibanya di lokasi, personel bersama pihak perusahaan melakukan pengecekan kondisi kawasan yang direncanakan untuk budidaya jagung. Monitoring tersebut menjadi langkah awal untuk melihat berbagai kondisi lapangan sebelum lahan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Ipda Ramlan Kurniawan mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi calon lahan dapat diketahui sejak awal, termasuk akses menuju lokasi.

"Kami melakukan pengecekan langsung untuk melihat kondisi lahan dan akses menuju lokasi. Hasil monitoring ini menjadi bahan untuk menentukan langkah selanjutnya agar rencana pemanfaatan lahan untuk tanaman jagung dapat dipersiapkan dengan baik," ujar Ipda Ramlan Kurniawan.

Polsek Jorong akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Jorong. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Senin, 24 Agustus 2026

TANAH LAUT – Dalam rangkaian kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Pejuang Pelaihari, Senin (24/8).

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., didampingi rombongan Pejabat Utama Polres Tanah Laut. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara Polri dengan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Tanah Laut menyerahkan bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan Yayasan Pejuang Pelaihari. Dalam sambutannya, AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari rasa syukur dan kepedulian kepada sesama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Ada sedikit rezeki yang kami bagikan kepada adik-adik sekalian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga dapat bermanfaat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mendoakan agar seluruh anak-anak panti asuhan senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menempuh pendidikan, serta dapat meraih cita-cita dan masa depan yang diimpikan.

“Semoga adik-adik semua selalu sehat, sekolahnya lancar, dan cita-cita yang diharapkan dapat tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Pak Aan selaku pengasuh Panti Asuhan Yayasan Pejuang Pelaihari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres Tanah Laut beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada anak-anak panti asuhan.

Ia berharap segala kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan pahala yang berlipat ganda.

Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud nyata semangat kepedulian dan kebersamaan Polres Tanah Laut dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus sebagai sarana untuk menebarkan kebaikan dan memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut