Senin, 14 September 2026

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menghadiri undangan kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan yang bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergitas antaraparatur penegak hukum di wilayah Kabupaten Tanah Laut. Kehadiran Kapolres Tanah Laut turut menunjukkan komitmen Polri dalam membangun hubungan kerja sama yang solid dengan Kejaksaan dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Tanah Laut bersama jajaran Kejaksaan Negeri Tanah Laut mengikuti rangkaian kegiatan serta melakukan komunikasi dan koordinasi terkait berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing institusi.

Sinergitas antara Polri dan Kejaksaan merupakan bagian penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Koordinasi yang baik diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut menegaskan pentingnya menjaga komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan seluruh unsur penegak hukum serta instansi terkait. Hal tersebut diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan dan seluruh stakeholder dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung penanganan para korban selamat kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti dan Hotel Kharisma, Kota Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

Peninjauan ini dihadiri jajaran pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Kakor Polairud Baharkam Polri, Waastama Ops Polri, Wadankor Brimob Polri, Dir Poludara Korpolairud Baharkam Polri, Karo Binops Stama Ops Polri, Karo Dalops Stama Ops Polri, Kabag Opsnaltik Korpolairud Baharkam Polri, serta Kasubdit Patroli Air Korpolairud Baharkam Polri. Turut mendampingi di lokasi acara, Gubernur Kalsel, Wakapolda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, dan Kapolresta Banjarmasin.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, rombongan jajaran pimpinan tersebut mendatangi Pelabuhan Terminal Penumpang Trisakti Banjarmasin guna memastikan proses penanganan dan evakuasi korban berjalan cepat dan optimal.

Berdasarkan data pendataan di lapangan, total penumpang dan awak kapal tercatat sebanyak 243 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang telah berhasil ditemukan. Rincian proses evakuasi mencatat 86 orang dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, 1 orang dievakuasi menggunakan helikopter HR-3601 menuju Bandara Syamsudin Noor, 27 orang masih menunggu proses evakuasi lanjutan, sementara 129 orang lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Usai mengecek kondisi di pelabuhan, Kapolda Kalsel beserta rombongan melanjutkan agenda dengan mendatangi tempat penampungan sementara korban selamat di Hotel Kharisma Banjarmasin. Selain mendengarkan langsung penuturan kronologi kejadian dari para penumpang, peninjauan ini dilakukan untuk memberikan dukungan moril dan memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi selama masa pemulihan. 



Jenazah salah satu korban meninggal dunia (MD) dalam kecelakaan kapal tenggelam KM Virgo Transport 8 diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Senin (14/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kanit Ops Jasa Raharja Kanwil Kalsel, Kepala Seksi Operasi dan Siaga kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Banjarmasin, Kapolsek Banjarmasin Timur, Karumkit Bhayangkara Tingkat III Banjarmasin, Kauryandokpol Subbityanmeddokpol RS. Bhayangkara Banjarmasin beserta para Petugas Instalasi Forensik RS. Bhayangkara Banjarmasin, Kasi Indentifikasi beserta Tim Identifikasi Dit Reskrimum Polda Kalsel dan Sat Reskrim Polresta Banjarmasin.

Proses pemberangkatan jenazah berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA di Rumkit Bhayangkara Banjarmasin, Jalan A. Yani Km 3,5, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Korban yang diberangkatkan bernama Reyner Fausta Yosilianto, laki-laki, berusia 22 tahun, kelahiran Blitar, 24 Juli 2004. Korban diketahui bekerja sebagai kernet dan berdomisili di Dusun Slumbung RT 002/RW 002, Kelurahan Slumbung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Jenazah selanjutnya dipersiapkan untuk dipulangkan pihak keluarga ke wilayah Malang melalui jalur udara. Proses pemulangan didampingi oleh Ibu Nurhayati. Rencananya, jenazah diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 07.00 WITA menggunakan pesawat Lion Air.

Setibanya di Surabaya, jenazah akan diterima oleh pihak keluarga atas  untuk selanjutnya dibawa menuju rumah duka.

Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) setelah menerima informasi dari masyarakat terkait adanya titik api di wilayah hukum Polsek Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (14/9/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan dan verifikasi di lapangan, ditemukan sebanyak satu titik hotspot yang berada di wilayah Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada sekitar pukul 12.00 WITA.

Titik hotspot tersebut berada pada koordinat Latitude -3,5358859 dan Longitude 114,7294853, dengan klasifikasi medium. Dari hasil pengecekan petugas di lokasi, kebakaran terjadi pada area semak belukar dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektare.

Mendapatkan informasi dari warga, personel piket Polsek Bati-Bati langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya kebakaran semak belukar.

Petugas kemudian melakukan pemantauan serta memastikan kondisi di sekitar lokasi untuk mencegah api kembali menjalar ke area lainnya. Berdasarkan hasil pengecekan terakhir, api telah berhasil padam dan situasi di lokasi dalam keadaan aman dan terkendali.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., melalui jajaran Polsek Bati-Bati, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya pada musim kemarau dengan kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Setiap informasi mengenai titik api harus segera ditindaklanjuti. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran maupun potensi yang dapat memicu kebakaran,” ujar Kapolres.

Polres Tanah Laut bersama seluruh jajaran Polsek terus meningkatkan kegiatan patroli, pemantauan titik hotspot, pengecekan lapangan, serta edukasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Tanah Laut dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyambangi warga dan petani jagung di Desa Pemalongan, Kecamatan Pelaihari, untuk memberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi sebagai salah satu acuan dalam menentukan nilai hasil panen. Selasa (15/9).

Dalam sosialisasi tersebut, petani dijelaskan bahwa kadar air menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penyesuaian harga jagung. Melalui Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui indeks harga sesuai kondisi kadar air jagung yang dihasilkan.

Pengetahuan itu penting agar petani tidak hanya mengetahui harga secara umum, tetapi juga memahami dasar perhitungan nilai jagung yang akan dijual. Tabel Rafaksi dapat digunakan sebagai referensi untuk memperkirakan hasil penjualan, memahami perbedaan harga berdasarkan kadar air, serta menjadi bahan pembanding ketika melakukan transaksi dengan pembeli.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, edukasi tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup mengenai nilai hasil panennya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani memiliki acuan untuk mengetahui harga berdasarkan kadar air dan lebih memahami nilai jagung yang mereka hasilkan,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari terus mendorong keterbukaan informasi kepada petani sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut terus memperkuat edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga dan petani di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pelaihari. Selasa (15/9),

Sosialisasi tersebut memberikan penjelasan mengenai indeks harga jagung yang disesuaikan dengan kadar air. Tabel Rafaksi menjadi acuan untuk mengetahui penyesuaian nilai jagung berdasarkan kondisi hasil panen, sehingga petani memiliki gambaran yang lebih jelas sebelum melakukan transaksi.

Pemahaman ini juga membantu petani memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui dasar perhitungan harga, serta membandingkan harga berdasarkan kadar air jagung. Dengan demikian, petani memiliki referensi saat menjual hasil panen dan dapat melakukan transaksi secara lebih terbuka.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan, sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan upaya memberikan pengetahuan praktis kepada petani agar lebih memahami nilai hasil pertaniannya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani memiliki dasar untuk mengetahui harga berdasarkan kadar air dan dapat lebih percaya diri saat melakukan transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendukung terciptanya transaksi jagung yang transparan sekaligus memperkuat kepercayaan petani terhadap pendampingan Polri di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Minggu, 13 September 2026

 


Tanah Laut – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah, personel Polsek Jorong, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring tempat ibadah serta umat Nasrani yang melaksanakan ibadah di wilayah hukum Polsek Jorong, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai sekitar pukul 09.30 WITA hingga selesai dengan menyasar sejumlah tempat ibadah yang berada di wilayah Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Jorong melakukan pemantauan situasi keamanan di sekitar tempat ibadah serta memastikan kegiatan ibadah dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Adapun sejumlah tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan dan monitoring yaitu GPDI El Roi di Desa Simpang Empat Sungai Baru, Kecamatan Jorong. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Daniel Malonda, S.Th. dengan tema “Menjadi Saksi Kristus” dan diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selanjutnya, personel melaksanakan monitoring di GPDI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan pendeta Sumardi Markus, S.Th. yang membawakan tema “Membawa Orang kepada Kristus”. Kegiatan ibadah tersebut diikuti sekitar 40 orang jemaat.

Pengamanan juga dilakukan di JKI ALC Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, yang dipimpin Pendeta Darma Pabara, S.Th. dengan tema “Ujian Membuat Kita Semakin Kuat dan Dewasa”. Ibadah diikuti sekitar 22 orang jemaat.

Sementara itu, monitoring turut dilaksanakan di GBI Asam-Asam, Desa Simpang Empat Sungai Baru, dengan Pendeta Solvinawaty, S.Th. yang menyampaikan tema “Murid Kristus yang Melayani”. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 15 orang jemaat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh tempat ibadah yang menjadi sasaran pengamanan terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan umat Nasrani dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui jajaran Polsek terus menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Kegiatan pengamanan dan monitoring tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus menjamin masyarakat dapat menjalankan aktivitas keagamaan dengan nyaman di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


 

Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada seluruh personel Polres Tanah Laut untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, menjaga nama baik institusi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pada apel pagi jam pimpinan, Senin (14/9).

Dalam arahannya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengingatkan personel agar senantiasa mengawali setiap hari dengan mengingat dan mensyukuri berbagai hal baik yang masih dititipkan Tuhan. Menurutnya, rasa syukur menjadi salah satu hal penting untuk membangun pikiran positif sehingga setiap tugas dapat diawali dengan semangat dan niat yang lebih baik.

“Marilah kita senantiasa mengawali hari dengan mengingat hal-hal baik yang masih dititipkan Tuhan kepada kita. Dengan begitu, kita dapat memulai hari dan melaksanakan tugas dengan lebih baik,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang hingga saat ini telah bersama-sama menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Ia menegaskan bahwa nama baik institusi tidak dapat dibeli dengan uang, tetapi dibangun melalui kerja keras, dedikasi, integritas, serta perilaku seluruh personel dalam melaksanakan tugas.

“Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang sampai saat ini terus menjaga nama baik Polres Tanah Laut. Nama baik tidak dapat dibeli dengan uang. Semua ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam berbagai hal, termasuk melalui kolaborasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kapolres memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan personel yang melaksanakan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengaturan lalu lintas di wilayah yang terdampak kabut asap.

Personel diminta untuk selalu menggunakan masker dan memperhatikan kondisi kesehatan selama bertugas di lokasi yang terdapat paparan asap. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kesehatan personel agar dapat melaksanakan tugas secara optimal.

Dalam hal pelayanan kepada masyarakat, Kapolres menekankan agar seluruh personel memberikan pelayanan dengan baik, humanis, ramah, responsif, dan profesional. Setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan maupun kehadiran Polri diharapkan mendapatkan perlakuan yang baik serta pelayanan sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, Kapolres kembali mengingatkan seluruh personel agar menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga maupun mencoreng nama baik institusi Polri. Personel secara tegas diminta untuk menjauhi judi online (judol), pinjaman online (pinjol) yang bermasalah, narkotika, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya.

Kapolres berharap seluruh personel dapat menjaga disiplin, integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, serta terus membangun soliditas dan sinergitas dengan seluruh pihak.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jaga kesehatan dan keselamatan, serta jangan melakukan pelanggaran yang dapat merusak diri sendiri maupun nama baik institusi,” tegasnya.

Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, mulai beroperasi untuk mendukung penanganan hasil panen petani. Senin (14/9).

Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 20 ton dan digunakan untuk membantu proses pengeringan jagung sebelum hasil panen dipasarkan.

Pengoperasian dryer menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas jagung, terutama dengan membantu menurunkan kadar air sesuai kebutuhan. Dengan proses pengeringan yang lebih terukur, hasil panen diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat dipersiapkan untuk memenuhi standar pemasaran.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memberikan dukungan nyata bagi petani dalam menangani hasil panen.

“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses pengeringan sehingga jagung lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan dan mendukung berbagai upaya yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai harga menjadi bagian penting yang perlu diketahui petani sebelum memasarkan hasil panennya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari. Senin (14/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Tabel Rafaksi membantu petani mengetahui hubungan antara kadar air dengan nilai jagung, sehingga mereka memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai dasar penentuan harga.

Manfaat lainnya, petani dapat menggunakan Tabel Rafaksi sebagai referensi untuk memperkirakan nilai hasil panen dan memahami perbedaan harga sesuai kondisi jagung. Pengetahuan tersebut diharapkan membuat petani lebih siap saat melakukan transaksi dan tidak hanya bergantung pada informasi dari pihak lain.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman petani sekaligus mendorong keterbukaan informasi dalam transaksi hasil pertanian.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka dapat mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air dan memiliki dasar untuk menilai hasil panennya,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari terus mendorong edukasi tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan serta penguatan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Polsek Kurau, Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Kurau. Salah satunya melalui kegiatan Ground Check Hotspot untuk memastikan keberadaan titik panas yang terdeteksi di wilayah Kecamatan Kurau.

Pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 16.00 WITA, personel Polsek Kurau mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik hotspot di Desa Tambak Karya, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk melakukan pengecekan langsung terhadap informasi titik panas sekaligus memastikan kondisi di lapangan. Personel melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sekitar lokasi guna mengetahui apakah hotspot tersebut berkaitan dengan adanya kebakaran lahan.

Ground Check Hotspot merupakan bagian dari upaya Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Dengan pengecekan secara langsung, setiap informasi mengenai titik panas dapat segera ditindaklanjuti sehingga potensi kebakaran yang lebih luas dapat dicegah.

Selain melakukan pengecekan, personel juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. sebelumnya menekankan kepada seluruh jajaran agar terus mengoptimalkan patroli, pemantauan titik hotspot dan respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus memperkuat langkah preventif dan respons cepat dalam penanganan Karhutla melalui sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait serta masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi meluasnya kebakaran lahan sekaligus menjaga keamanan, kesehatan dan keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


 

Sabtu, 12 September 2026

Tanah Laut – Pendekatan kepada masyarakat dilakukan Polri melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan warga. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung. Minggu (13/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi ini membantu masyarakat memahami dasar penilaian hasil panen dan mengetahui patokan harga sesuai kondisi jagung yang dihasilkan.

Bagi petani, pemahaman Tabel Rafaksi dapat menjadi bekal saat menjual hasil panen. Mereka memiliki informasi untuk menilai harga secara lebih terbuka sekaligus memahami alasan adanya perbedaan nilai berdasarkan kadar air.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri hadir di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang positif.

“Ketika masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan dapat berkomunikasi langsung dengan anggota Polri, diharapkan tumbuh rasa percaya. Kami ingin kehadiran Bhabinkamtibmas benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Menurutnya, edukasi Tabel Rafaksi bukan hanya berkaitan dengan informasi harga jagung, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Memahami nilai hasil panen menjadi bagian penting sebelum petani menjual jagungnya. Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari. Minggu (13/9).

Tabel Rafaksi memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Melalui penjelasan tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai cara melihat penyesuaian nilai jagung sesuai kondisi kadar air, sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai harga hasil panen.

Manfaat Tabel Rafaksi bagi petani adalah memberikan patokan informasi saat melakukan transaksi. Petani dapat memperkirakan nilai jagung, memahami dasar perbedaan harga, serta mengetahui apakah harga yang diterima telah sesuai dengan kondisi kadar air hasil panennya.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi tersebut bertujuan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menjual hasil pertaniannya.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Tabel Rafaksi membantu mereka memahami indeks harga berdasarkan kadar air, sehingga memiliki dasar informasi ketika menentukan nilai hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat mendorong transaksi yang lebih terbuka sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jumat, 11 September 2026

Tanah Laut – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keamanan. Di Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Bhabinkamtibmas Aiptu Tarji turut memberikan edukasi kepada petani jagung melalui sosialisasi Tabel Rafaksi. Sabtu (12/9).

Informasi yang disampaikan mencakup indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Petani diberikan pemahaman mengenai isi Tabel Rafaksi agar dapat mengetahui dasar penilaian harga, memahami nilai hasil panen, serta memiliki informasi yang lebih jelas ketika melakukan transaksi.

Sosialisasi tersebut diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan petani, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung antara polisi dan masyarakat. Interaksi yang terbangun menjadi bagian dari upaya Polri memberikan pelayanan dan pendampingan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang dibutuhkan.

“Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami ingin masyarakat mendapatkan pengetahuan yang jelas mengenai indeks harga jagung. Komunikasi yang terjalin dengan baik diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Bati-Bati,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan Polsek Bati-Bati terhadap ketahanan pangan dan penguatan hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut melaksanakan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (12/9).

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air, sehingga mereka mengetahui dasar penentuan nilai hasil panen sebelum melakukan transaksi.

Dalam sosialisasi tersebut, petani dijelaskan mengenai isi Tabel Rafaksi dan manfaatnya sebagai acuan untuk memahami penyesuaian harga berdasarkan kadar air. Informasi ini membantu petani memperkirakan nilai hasil panen, mengetahui dasar perhitungan harga, serta memiliki referensi saat melakukan jual beli.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan agar petani memperoleh informasi harga secara lebih jelas.

“Petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Dengan memahami Tabel Rafaksi, mereka juga mengetahui indeks harga sesuai kadar air dan dasar penentuan nilai jagung saat transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Menurutnya, pemahaman tersebut diharapkan membuat petani lebih percaya diri dalam menilai hasil panen dan mendukung terciptanya transaksi yang lebih terbuka.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pelaihari mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pengetahuan petani di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) Wakapolres, Kabag Ops, Kapolsek Batu Ampar, serta penyerahan jabatan Kabag Ren dan Kasat Binmas Polres Tanah Laut. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Tanah Laut, Sabtu (12/9/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., dan diikuti oleh para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Tanah Laut, serta Bhayangkari.

Dalam upacara tersebut, dilaksanakan serah terima jabatan Wakapolres Tanah Laut dari Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. kepada Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M.

Kompol Thomas Afrian selanjutnya mendapat penugasan sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Renmin Ditreskrimsus Polda Kalsel, sedangkan Kompol Eka Saprianto sebelumnya menjabat sebagai Kasi BPKB Subdit Regident Ditlantas Polda Kalsel.

Selanjutnya, jabatan Kabag Ops Polres Tanah Laut diserahterimakan dari AKP Khamdari, S.E., M.M. kepada Kompol Frederik​us Salama, S.H., M.M., M.H.

AKP Khamdari selanjutnya mendapat penugasan sebagai Ps. Kabag SDM Polres Banjarbaru Polda Kalsel, sementara Kompol Frederikus Salama sebelumnya menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kalsel.

Dalam kesempatan yang sama, jabatan Kapolsek Batu Ampar Polres Tanah Laut diserahterimakan dari AKP Munadi kepada Ipda Eko Riyanto, S.H.

AKP Munadi selanjutnya dipercaya mengemban tugas sebagai Kasat Binmas Polres Tanah Laut, sedangkan Ipda Eko Riyanto sebelumnya menjabat sebagai Kaurbinopsnal Satresnarkoba Polres Tanah Laut.

Selain itu, dilaksanakan pula penyerahan jabatan Ps. Kabag Ren Polres Tanah Laut kepada AKP Cirkam, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Binops Bag Ops Polres Tanah Laut.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri. Mutasi bertujuan menjaga dinamika operasional sekaligus sebagai bagian dari penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri, dengan tujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran organisasi,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama, khususnya Kompol Thomas Afrian, S.H., S.I.K., M.H. dan AKP Khamdari, S.E., M.M., atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Tanah Laut.

“Atas pengabdian saudara, semoga semangat pengabdian yang saudara tunjukkan selama ini dapat diterapkan pada tempat tugas yang baru. Selamat melaksanakan tugas, semoga sukses selalu,” ucapnya.

Kepada pejabat baru, yakni Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., Kompol Frederikus Salama, S.H., M.M., M.H., AKP Cirkam, AKP Munadi, dan Ipda Eko Riyanto, S.H., Kapolres menyampaikan ucapan selamat atas amanah dan promosi jabatan yang diberikan oleh pimpinan.

Kapolres meminta para pejabat baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja serta meningkatkan kegiatan-kegiatan positif dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

“Saya yakin dan percaya, dengan bekal pengalaman yang telah saudara miliki pada penugasan jabatan sebelumnya, saudara akan mampu melaksanakan tugas dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya loyalitas dan dedikasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin berat dan kompleks sehingga diperlukan soliditas, sinergi dan komitmen seluruh personel.

“Tunjukkan loyalitas dan dedikasi saudara kepada Polres Tanah Laut, karena tantangan tugas kita akan semakin berat dan kompleks,” pesan Kapolres.


Tanah Laut – Sat Lantas Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan, terus meningkatkan kegiatan preventif dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), sekaligus mengantisipasi dampak kabut asap di wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Kegiatan Patroli Kabut Asap dan Dialogis Kamseltibcar Lantas dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) mulai pukul 06.00 hingga 07.30 Wita, dengan menyasar sejumlah ruas Jalan A. Yani yang merupakan jalur dengan aktivitas lalu lintas cukup padat.

Adapun lokasi patroli meliputi Jalan A. Yani Desa Pandahan, Jalan A. Yani Liang Anggang, Jalan A. Yani Desa Nusa Indah, serta Jalan A. Yani Simpang Tiga Pos Bentok.

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas melaksanakan pergelaran personel di lapangan melalui pengaturan dan patroli lalu lintas. Kehadiran personel di sejumlah titik tersebut merupakan upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, personel juga melaksanakan patroli dialogis Kamseltibcar Lantas dengan menyambangi dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar wilayah hukum Polres Tanah Laut.

Patroli difokuskan pada kawasan yang dinilai rawan terjadi pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas maupun kemacetan, sekaligus memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama berkendara.

Kegiatan patroli kabut asap ini juga menjadi bagian dari langkah Polres Tanah Laut dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada pagi hari.

Melalui kegiatan tersebut, Sat Lantas Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan secara humanis, serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.

 

Kamis, 10 September 2026


Tanah Laut – Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menerima silaturahmi Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tanah Laut (PP HPPMTL) dan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tanah Laut, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Lounge Parama Satwika Polres Tanah Laut sebagai upaya mempererat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antara kepolisian dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan di Kabupaten Tanah Laut.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kasat Intelkam Polres Tanah Laut Iptu H. Mukim Permana, S.Sos., Ketua Umum PP HPPMTL Hariyanoor, Ketua PC PMII Tanah Laut Risqiatun Hasanah, serta para pengurus PP HPPMTL dan PC PMII Tanah Laut.

Dalam kesempatan tersebut, PP HPPMTL Hariyanoor, menyampaikan bahwa silaturahmi dilaksanakan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Polres Tanah Laut, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. HPPMTL juga menyampaikan komitmennya untuk terus aktif dalam kegiatan sosial serta siap berkolaborasi dengan Polres Tanah Laut.

Sementara itu, PC PMII Tanah Laut menyampaikan bahwa saat ini pihaknya bersama HPPMTL aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Selain itu, PC PMII Tanah Laut juga tengah mempersiapkan kegiatan pengkaderan bagi anggota baru sebagai bagian dari pengembangan organisasi dan pembinaan generasi muda.

Salah satu bentuk kepedulian sosial yang telah dilakukan adalah kegiatan pembagian masker kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap di wilayah Kecamatan Bati-Bati.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PP HPPMTL dan PC PMII Tanah Laut atas kepedulian serta kontribusi positif yang telah diberikan kepada masyarakat.

Kapolres juga menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan bakti sosial Polres Tanah Laut yang nantinya diharapkan dapat dikolaborasikan bersama PP HPPMTL dan PC PMII Tanah Laut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Selain itu, Kapolres mengajak HPPMTL dan PMII untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial, termasuk kebiasaan sebagian masyarakat melakukan pembakaran lahan yang dapat berpotensi menimbulkan Karhutla dan kabut asap.

Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan membangun koordinasi yang baik. Setiap permasalahan maupun isu yang berkembang di masyarakat diharapkan dapat dikomunikasikan dan dikedepankan tabayun antara Polres Tanah Laut dengan PP HPPMTL maupun PC PMII Tanah Laut.

“Kolaborasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas. Mari kita bersama-sama mencari solusi terhadap setiap persoalan yang ada di masyarakat dan mengedepankan tabayun agar setiap informasi dapat diklarifikasi dengan baik,” ujar Kapolres Tanah Laut.

Tanah Laut – Lahan yang lama tidak dikelola kembali dipetakan untuk melihat peluang pemanfaatannya. Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo, didampingi Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor, melakukan pengecekan lahan milik PT Sinar Nusantara Industries (SNI) seluas sekitar 2 hektare. Jumat (11/9).

Lahan tersebut merupakan area yang sudah cukup lama tidak digunakan. Sebelumnya, lahan pernah dimanfaatkan dan ditanami oleh warga, namun tidak lagi dikelola dalam waktu yang cukup lama sehingga kini ditumbuhi tanaman serta rumput liar.

Selain kondisi lahan, ketersediaan air menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan. Di sekitar lokasi tidak ditemukan sumber air berupa aliran sungai maupun cadangan air seperti embung. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah pengelolaan lahan selanjutnya.

Pengecekan dilakukan sebagai bagian dari upaya melihat potensi lahan tidur yang dapat dioptimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan. Kondisi fisik lahan dan dukungan sumber air perlu dipastikan terlebih dahulu agar pemanfaatannya dapat berjalan secara efektif.

Melalui pemetaan awal tersebut, Polres Tanah Laut berupaya memastikan setiap lahan yang berpotensi dimanfaatkan dapat dikelola sesuai kondisi dan dukungan sarana yang tersedia. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Hasil pengelolaan lahan binaan Polri kembali terlihat di sektor pertanian. Personel Polsek Takisung Polres Tanah Laut melakukan monitoring panen jagung di lahan milik Subari, anggota Poktan Sinar Muda, di Desa Gunung Makmur RT 15, Kecamatan Takisung. Jumat (11/9).

Dari lahan seluas sekitar 1,5 hektare, panen menghasilkan sekitar 4 ton jagung. Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran pemanfaatan lahan pertanian dalam mendukung penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Monitoring dilakukan untuk memastikan proses panen berjalan dengan baik sekaligus melihat secara langsung hasil dari pengelolaan lahan yang menjadi bagian dari pembinaan Polri kepada masyarakat.

Kapolsek Takisung AKP Duki mengatakan hasil panen tersebut menunjukkan potensi lahan yang dapat terus dikembangkan untuk mendukung ketersediaan pangan.

“Panen sekitar 4 ton dari lahan 1,5 hektare merupakan hasil yang cukup baik. Kami terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian sehingga dapat memberikan manfaat dan mendukung ketahanan pangan,” ujar AKP Duki.

Polsek Takisung akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut



Tanah Laut – Dalam upaya mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), personel Polsek Kurau, Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan Ground Check Hotspot di wilayah hukum Polsek Kurau, Kamis (10/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan setelah terpantau adanya titik hotspot yang berada di wilayah Desa Bumi Harapan, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Personel Polsek Kurau mendatangi lokasi yang terindikasi sebagai titik kebakaran lahan pada sekitar pukul 20.30 WITA untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi di lapangan.

Ground check ini merupakan bagian dari langkah cepat kepolisian dalam memastikan keberadaan titik panas yang terdeteksi serta mengetahui kondisi lahan secara langsung. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk kesiapsiagaan Polsek Kurau dalam mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran lahan yang dapat membahayakan masyarakat dan lingkungan.

Selain melakukan pengecekan, personel juga melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi serta mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif dan respons cepat dalam penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Polres Tanah Laut melalui jajaran Polsek terus mengintensifkan pemantauan terhadap titik-titik yang terindikasi hotspot, khususnya pada musim kemarau, sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya kebakaran lahan maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan Karhutla.

Rabu, 09 September 2026

Tanah Laut – Ketersediaan air menjadi perhatian dalam pengembangan lahan pertanian milik Polres Tanah Laut. Kabag SDM Polres Tanah Laut AKP Arif Sujarwo, didampingi Kaposko Ketahanan Pangan Iptu Totok Sudarto, mengecek lahan di Jalan Usaha Tani RT 3, Desa Panggung Baru, sekaligus mencari titik mata air untuk rencana pembangunan sumur bor. Kamis (10/9).

Pengecekan dilakukan karena di sekitar lahan tidak terdapat aliran sungai maupun embung sebagai cadangan air. Pencarian menggunakan alat Jekro 175 menemukan dua titik mata air pada kedalaman sekitar 37 hingga 40 meter.

Dari titik yang ditemukan, diperoleh sumber air yang dinilai cukup baik dengan debit diperkirakan mencapai 2.000 liter per jam. Temuan tersebut menjadi dasar untuk menindaklanjuti rencana pembangunan sumur bor sebagai sumber air bagi kebutuhan lahan.

Namun, masih terdapat kendala teknis berupa jarak sumber listrik menuju titik inti sumur bor yang mencapai sekitar 500 meter dari tiang listrik. Kondisi tersebut menjadi bagian yang perlu diperhitungkan dalam tahap persiapan berikutnya.

Pengecekan ini merupakan langkah awal untuk memastikan ketersediaan sumber air sebelum pengelolaan lahan dilakukan secara optimal, sekaligus mendukung program ketahanan pangan Polres Tanah Laut.  

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Harga jagung tidak semata ditentukan dari jumlah hasil panen. Kondisi kadar air juga menjadi bagian dari penilaian yang perlu diketahui petani. Hal itu disampaikan personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut saat memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Tirta Jaya, Kecamatan Bajuin. Kamis (10/9).

Dalam kegiatan tersebut, petani diperkenalkan pada tabel yang memuat indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan ini membantu petani memahami hubungan antara kondisi jagung dan nilai jualnya, sekaligus menjadi referensi ketika hasil panen dipasarkan.

Manfaat Tabel Rafaksi tidak hanya untuk mengetahui harga. Petani dapat menggunakannya sebagai acuan untuk memperkirakan nilai hasil panen dan memahami dasar harga yang diterima saat transaksi. Informasi tersebut diharapkan menciptakan proses jual beli yang lebih terbuka karena petani mengetahui patokan harga berdasarkan kadar air.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup sebelum menjual hasil panennya.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Mereka juga mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air, sehingga lebih memahami dasar penentuan nilai jagung saat transaksi,” ujar Ipda Karia Jaya.

Polsek Pelaihari berharap pemahaman tersebut dapat memperkuat posisi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 


Tanah Laut – Polres Tanah Laut, Polda Kalimantan Selatan melalui jajaran Polsek Kurau bergerak cepat melakukan pengecekan dan penanganan titik kebakaran lahan yang terdeteksi berdasarkan informasi hotspot di Desa Padang Luas, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut diawali dengan ground check terhadap titik hotspot yang terdeteksi melalui informasi HOTSPOT. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Kurau segera mendatangi lokasi yang terindikasi terdapat titik api.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan dan menemukan titik kebakaran berada di area belakang permukiman warga. Untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar, personel piket Polsek Kurau bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kurau dan Bumi Makmur langsung melakukan upaya pemadaman.

Berkat respons cepat dan sinergi petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan sehingga situasi di sekitar lokasi kembali kondusif. Setelah proses pemadaman, personel Polsek Kurau juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Kegiatan penanganan tersebut merupakan bentuk respons cepat Polres Tanah Laut dalam menindaklanjuti setiap informasi titik hotspot di wilayah hukumnya, sekaligus sebagai upaya mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. mengapresiasi respons cepat personel Polsek Kurau bersama petugas Damkar Kurau dan Bumi Makmur dalam menangani kebakaran lahan di Desa Padang Luas.

“Setiap informasi mengenai titik hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan. Respons cepat sangat penting untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus mencegah api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada di belakang permukiman warga,” ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran maupun masyarakat.

“Kami akan terus meningkatkan pemantauan terhadap titik-titik hotspot dan mengoptimalkan patroli serta ground check di wilayah yang berpotensi terjadi Karhutla. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

 “Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kebakaran lahan, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani secepat mungkin. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkas Kapolres.

Selasa, 08 September 2026

Tanah Laut – Mengetahui harga jual hasil panen menjadi hal penting bagi petani. Untuk itu, personel Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut menyosialisasikan Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin. Rabu (9/9),

Tabel Rafaksi memberikan gambaran mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Melalui sosialisasi ini, petani tidak hanya mengetahui harga jual, tetapi juga memahami mengapa nilai jagung dapat berbeda sesuai kondisi kadar airnya.

Pemahaman tersebut bermanfaat sebagai pegangan bagi petani untuk menilai hasil panen, memperkirakan nilai jual, serta memiliki informasi yang lebih jelas ketika melakukan transaksi. Dengan demikian, petani dapat mengetahui dasar harga dan tidak sekadar menerima angka yang ditawarkan.

Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya mengatakan sosialisasi dilakukan agar petani memiliki pengetahuan yang cukup mengenai nilai hasil panennya.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Mereka juga dapat mengetahui indeks harga berdasarkan kadar air, sehingga lebih memahami dasar penentuan harga saat menjual hasil panen,” ujar Ipda Karia Jaya.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pelaihari mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong keterbukaan informasi bagi masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai harga menjadi bekal penting bagi petani ketika hasil panen mulai dipasarkan. Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada petani jagung di Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong. Rabu (9/9),

Melalui kegiatan tersebut, petani mendapat penjelasan mengenai indeks harga jagung berdasarkan kadar air. Pemahaman ini diharapkan membantu petani mengetahui dasar penilaian hasil panen sekaligus memahami nilai jual jagung yang mereka miliki.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan sosialisasi Tabel Rafaksi merupakan upaya memberikan informasi yang dapat digunakan petani saat melakukan transaksi.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani jadi tahu harga jual jagung yang sebenarnya. Mereka juga dapat mengetahui dasar penentuan harga berdasarkan kadar air,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi mengenai harga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan petani dalam proses jual beli. Dengan bekal pengetahuan tersebut, petani dapat menilai hasil panennya secara lebih baik dan tidak hanya bergantung pada informasi dari pihak lain.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari dukungan Polsek Jorong terhadap ketahanan pangan serta penguatan pengetahuan masyarakat di sektor pertanian. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) bersama TNI, BPBD, relawan PT. Borneo Indobara serta unsur terkait mengerahkan kekuatan penuh untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Guntung Damar, Jalan Baru Landasan Ulin, dekat kawasan bandara.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, dalam keterangannya Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. yang turun langsung ke lokasi mengungkapkan bahwa titik-titik api baru di kawasan tersebut ditangani menggunakan cairan surfaktan yang dinilai cukup efektif untuk proses pemadaman. Namun, tantangan besar dihadapi petugas di lapangan, dari drone thermal terpantau suhu mencapai lebih dari 400 derajat Celsius, sehingga membutuhkan suplai air dalam jumlah besar.

"Alhamdulillah ini cukup efektif pemadamannya, memang karena di sini panasnya tadi kita lihat dari drone thermal sampai dengan 400 derajat lebih, sehingga memerlukan air yang cukup banyak," ujar Kapolda Kalsel saat melakukan peninjauan di lokasi, Selasa (8/9/2026) sore.

Meski demikian, kondisi udara di sekitar lokasi perlahan mulai mendingin seiring dengan titik-titik panas yang mulai padam. Fokus pengamanan dan pemadaman saat ini diarahkan di sekitar pinggir jalan raya dekat bandara mengingat lokasinya yang berpotensi mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Dalam upaya mengoptimalkan penanganan karhutla, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga akan semakin mengefektifkan penggunaan drone thermal. Langkah ini diambil agar kerja tim di lapangan lebih efisien, baik dari segi waktu pengerjaan maupun penggunaan volume air, sehingga sasaran pemadaman bisa tercapai secara tepat dan terukur.


Tanah Laut – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, Wakapolsek Panyipatan Ipda Anijub melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan anti narkoba di Aula Kantor Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Panyipatan, Kasi Trantib, perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN), personel Satpol PP Panyipatan, serta para pelajar dari SMA Negeri 1 Panyipatan dan Madrasah Aliyah Panyipatan.

Dalam kegiatan tersebut, Ipda Anijub memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan, pendidikan, pergaulan, maupun masa depan generasi muda.

Para pelajar juga diberikan imbauan agar mampu menjaga pergaulan, menjauhi narkoba, serta berani menolak segala bentuk ajakan untuk menggunakan maupun menyalahgunakan narkotika.

Melalui kegiatan penyuluhan ini, diharapkan kesadaran para pelajar semakin meningkat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.


Sat Lantas Polres Tanah Laut terus berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas kepada masyarakat sejak usia dini. Salah satu upaya tersebut dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar di UPTD SDN 2 Ranggang, Selasa (8/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Lantas memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai berbagai rambu-rambu lalu lintas beserta arti dan fungsinya. Edukasi diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar para pelajar dapat mengenali serta memahami pentingnya rambu-rambu dalam menciptakan keselamatan di jalan raya.

Selain mengenalkan rambu-rambu lalu lintas, personel juga menjelaskan pentingnya mematuhi setiap peraturan lalu lintas. Para siswa diberikan pemahaman bahwa tertib berlalu lintas merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa peduli terhadap keselamatan di jalan sejak dini. Para pelajar didorong untuk menjadi generasi yang disiplin, peduli, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Sat Lantas Polres Tanah Laut berharap kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak usia dini sehingga tercipta generasi yang memahami pentingnya keselamatan dan mampu menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya.


Tanah Laut – Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026, Polres Tanah Laut melaksanakan upacara bendera yang berlangsung di Lapangan Apel Polres Tanah Laut, Rabu (9/9/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., yang bertindak selaku Inspektur Upacara. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat serta diikuti oleh jajaran personel Polres Tanah Laut.

Dalam amanat Menteri Pemuda dan Olahraga yang dibacakannya, Kapolres Tanah Laut menyampaikan bahwa olahraga merupakan investasi penting bagi bangsa, bukan sekadar biaya. Melalui olahraga, pembangunan manusia Indonesia dilakukan secara utuh, baik dari sisi kesehatan maupun pembentukan karakter.

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang, sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.”

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa tema HAORNAS Tahun 2026, “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar!”, hendaknya dijadikan sebagai gerakan nasional sekaligus bagian dari agenda pembangunan.

Masyarakat diajak untuk mulai aktif bergerak sesuai dengan kemampuan masing-masing, baik melalui berjalan kaki, berlari, bersepeda, senam bersama maupun berbagai aktivitas fisik lainnya.

“Mulailah bergerak dari sekarang. Karena Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian. Indonesia yang bugar dibangun oleh seluruh bangsa.”

Lebih lanjut, momentum HAORNAS ke-43 diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan HAORNAS 2026, Polres Tanah Laut turut mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, aktif, produktif dan memiliki semangat sportivitas, sekaligus menjadikan olahraga sebagai salah satu upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

“Mari kita jadikan HAORNAS 2026 sebagai momentum perubahan Indonesia, menuju masyarakat aktif dan bugar!”

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut