Sabtu, 31 Oktober 2026

TANAH LAUT – Personel Polsek Kintap melaksanakan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga, khususnya petani, mengenai penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Minggu (01/11).

Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan penjelasan tentang fungsi Tabel Rafaksi sebagai acuan dalam memahami perhitungan harga hasil panen. Dengan mengetahui kaitan kadar air dan nilai jual, petani diharapkan dapat memperkirakan hasil penjualan serta lebih cermat saat menerima penawaran dari pembeli.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan, pemahaman mengenai Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki informasi yang memadai saat memasarkan hasil pertanian.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, masyarakat dapat mengetahui dasar penyesuaian harga jagung sesuai kadar air. Kami berharap sosialisasi ini membantu petani mengambil keputusan yang lebih tepat saat menjual hasil panen,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Polsek Kintap akan terus mendorong edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT – Personel Polsek Jorong, Aipda Dedi Hermawan, menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Jorong, Kecamatan Jorong. Edukasi ini menyasar peningkatan pemahaman petani terhadap mekanisme penyesuaian harga jagung agar mereka memiliki acuan saat memasarkan hasil panen. Minggu (01/11).

Dalam kegiatan tersebut, warga dijelaskan mengenai kadar air sebagai salah satu faktor yang memengaruhi penyesuaian harga. Tabel Rafaksi digunakan sebagai referensi untuk memahami perhitungan tersebut, sehingga petani diharapkan lebih cermat membaca penawaran pembeli dan mempertimbangkan nilai jual sebelum melakukan transaksi.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan bahwa pemahaman informasi harga dapat membantu petani mengambil keputusan secara lebih tepat.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat memahami fungsi Tabel Rafaksi dan kaitannya dengan kadar air jagung. Pengetahuan tersebut dapat menjadi bekal bagi petani untuk memahami perhitungan harga dan lebih teliti saat memasarkan hasil panen,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong terus mendorong edukasi yang dekat dengan kebutuhan warga sebagai bagian dari dukungan terhadap sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 29 Oktober 2026

TANAH LAUT – Personel Polsek Jorong, Aiptu Bhara Yunianto, turun langsung memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Karang Rejo, Kecamatan Jorong. Edukasi ini bertujuan membuka pemahaman petani mengenai faktor teknis yang berpengaruh terhadap nilai jual jagung. Jumat (30/10).

Dalam kegiatan tersebut, warga diperkenalkan pada mekanisme penyesuaian harga berdasarkan kadar air jagung. Melalui pemahaman Tabel Rafaksi, petani diharapkan dapat mengetahui dasar perhitungan harga, memahami perbedaan nilai penawaran, serta memiliki pertimbangan yang lebih matang saat menjual hasil panen.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, menyampaikan bahwa pengetahuan mengenai mekanisme harga perlu dimiliki petani agar proses pemasaran hasil pertanian berlangsung dengan pemahaman yang baik.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya mengetahui harga jual, tetapi juga memahami dasar penyesuaiannya. Tabel Rafaksi dapat menjadi referensi bagi petani untuk mengetahui pengaruh kadar air terhadap harga jagung,” ungkap AKP Rahmad Ramadhani.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Jorong memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT – Personel Polsek Jorong, Aipda Dedi Hermawan, memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini menjadi upaya kepolisian dalam memperluas pemahaman petani terkait mekanisme penentuan nilai jual jagung. Jumat (30/10).

Dalam penyampaian materi, warga diperkenalkan pada cara membaca Tabel Rafaksi yang digunakan sebagai acuan penyesuaian harga berdasarkan kadar air. Pemahaman tersebut diharapkan membantu petani mengetahui alasan perbedaan harga, menghitung perkiraan nilai panen, serta memiliki pertimbangan sebelum menentukan kesepakatan dengan pembeli.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, mengatakan edukasi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan informasi masyarakat, khususnya para petani.

“Jangan sampai petani hanya mengetahui angka penawaran tanpa memahami dasar perhitungannya. Melalui sosialisasi Tabel Rafaksi, kami berharap masyarakat lebih memahami penyesuaian harga berdasarkan kadar air sehingga dapat memasarkan hasil panen dengan pertimbangan yang tepat,” tegas AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong berkomitmen terus menghadirkan pendampingan dan edukasi di tengah masyarakat guna mendukung kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelestarian lingkungan hidup dan program strategis pimpinan Polri. Bertepatan dengan pelaksanaan Program 100 Hari Kerja Kapolri, Polda Kalsel menggelar aksi nyata Green Policing pada Jum’at (30/10/2026) mulai pukul 07.00 WITA.

Kegiatan penghijauan dan kepedulian lingkungan tersebut dipusatkan di kawasan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Kota Banjarbaru.

Aksi lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., serta dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Noviar, S.I.K. dan segenap Pejabat Utama (PJU) Polda Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa konsep Green Policing bukan sekadar gerakan pembersihan atau penanaman pohon semata, melainkan wujud pendekatan pemolisian modern yang berwawasan lingkungan. Langkah ini menjadi bagian penting dari akselerasi Program 100 Hari Kerja Kapolri dalam mewujudkan Polri yang responsif, adaptif, dan bermanfaat langsung bagi masyarakat serta ekosistem sekitar.

"Melalui program Green Policing ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lingkungan yang asri, bersih, dan hijau di sekitar tempat ibadah ikonik seperti Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi umat serta menjadi contoh bagi daerah lain," ujar Kabid Humas.

Kehadiran jajaran pimpinan Polda Kalsel di lokasi sejak pagi hari menegaskan soliditas dan keseriusan institusi Kepolisian di Kalimantan Selatan dalam mengawal program-program prioritas Mabes Polri, sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan berbasis kemasyarakatan dan lingkungan.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut