Minggu, 25 Oktober 2026

TANAH LAUT – Informasi mengenai harga hasil panen menjadi perhatian Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, saat menyosialisasikan Tabel Rafaksi kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan membantu petani memahami mekanisme penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Minggu (25/10).

Melalui sosialisasi tersebut, warga diajak mengenali Tabel Rafaksi sebagai acuan untuk membaca dasar penyesuaian harga. Pemahaman ini diharapkan dapat membantu petani menilai penawaran pembeli secara lebih cermat serta memperkirakan nilai hasil panen sebelum menyepakati transaksi.

Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan edukasi langsung kepada masyarakat merupakan langkah untuk memperluas akses informasi yang relevan bagi petani.

“Kami berharap masyarakat memahami bahwa kadar air menjadi salah satu faktor dalam penyesuaian harga jagung. Dengan mengenal Tabel Rafaksi, petani memiliki referensi untuk memahami perhitungan harga dan mengambil keputusan secara lebih bijak saat menjual hasil panen,” ujar AKP Muhammad Afianor.

Polsek Bati-Bati terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dalam menjalin komunikasi dengan warga sekaligus mendukung kegiatan pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

TANAH LAUT – Membantu petani memahami informasi harga sebelum menjual hasil panen menjadi fokus kegiatan Bhabinkamtibmas Desa Alur, Aipda Dedi Hermawan. Personel Polsek Jorong tersebut menyosialisasikan Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (25/10).

Dalam kegiatan ini, warga diberikan pemahaman mengenai penggunaan Tabel Rafaksi sebagai acuan penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Edukasi tersebut diharapkan membuat masyarakat lebih memahami dasar perhitungan harga, sehingga dapat mempertimbangkan penawaran pembeli dengan informasi yang lebih memadai.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, menyampaikan bahwa pendampingan melalui edukasi langsung merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap kebutuhan masyarakat di sektor pertanian.

“Kami ingin petani memahami cara kerja Tabel Rafaksi dan faktor kadar air yang memengaruhi penyesuaian harga jagung. Dengan pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan lebih teliti dalam menilai hasil panen dan menentukan kesepakatan jual beli,” kata AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong terus mendorong peran Bhabinkamtibmas dalam memberikan informasi yang bermanfaat bagi warga, sekaligus mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Jumat, 23 Oktober 2026


TANAH LAUT – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara Polri dengan masyarakat, Polres Tanah Laut bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Jumat Keliling sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Syuhada, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (23/10/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., didampingi para pejabat utama dan personel Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K. menyampaikan bahwa Jumat Keliling merupakan salah satu upaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis, sekaligus memperkuat komunikasi dan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kegiatan Jumat Keliling ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin Polri selalu hadir, mendengarkan aspirasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Hindari membuka lahan dengan cara membakar, jangan membuang puntung rokok sembarangan di kawasan rawan kebakaran, serta segera laporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan,” imbau Kapolres.

Ia menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kepedulian bersama sangat penting untuk melindungi lingkungan, mencegah pencemaran udara akibat kabut asap, serta menghindari dampak kebakaran yang dapat merugikan masyarakat.

Selain itu, Kapolres mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polres Tanah Laut berupaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah, membangun kebersamaan, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam mencegah karhutla demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.


 

Kamis, 22 Oktober 2026

TANAH LAUT – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kedekatan antara Polri dengan masyarakat, Polres Tanah Laut bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Jumat Keliling sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan Jumat Keliling tersebut dilaksanakan di Masjid Agung Syuhada, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (23/10/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., didampingi rombongan pejabat utama serta personel Polres Tanah Laut.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K. menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan Kapolri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, sekaligus memperkuat komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kegiatan Jumat Keliling ini merupakan salah satu upaya kami untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang baik antara Polri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengarkan aspirasi serta memberikan pelayanan terbaik” pungkas Kapolres.

Kapolres menambahkan melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, serta terbangun sinergi yang kuat dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Kapolres.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polres Tanah Laut berupaya menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat ukhuwah, membangun kebersamaan, serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kehadiran Kapolres Tanah Laut beserta jajaran diharapkan dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan sinergis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Polres Tanah Laut berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


 

TANAH LAUT – Bhabinkamtibmas Desa Alur, Britu Rizky, memberikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada masyarakat Desa Alur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman warga mengenai perhitungan penyesuaian harga jagung saat hasil panen dipasarkan. Jumat (23/10).

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat mendapat penjelasan bahwa kadar air merupakan salah satu faktor yang memengaruhi penyesuaian harga jagung. Pemahaman terhadap Tabel Rafaksi diharapkan membantu petani mengetahui dasar perhitungan harga, menelaah penawaran pembeli, serta mempertimbangkan nilai jual hasil panen sebelum menyepakati transaksi.

Kapolsek Jorong, AKP Rahmad Ramadhani, menegaskan bahwa informasi yang mudah dipahami dapat membantu masyarakat mengambil keputusan dengan lebih cermat.

“Kami berharap sosialisasi ini memberi pemahaman kepada warga tentang fungsi Tabel Rafaksi dan kaitannya dengan kadar air jagung. Dengan informasi tersebut, petani memiliki acuan untuk memahami penyesuaian harga saat memasarkan hasil panen,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Melalui peran Bhabinkamtibmas, Polsek Jorong terus membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendukung kegiatan pertanian dan penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut