Jumat, 02 Oktober 2026


Tanah Laut — Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., menghadiri pembukaan Sekolah Islam Gender (SIG) IV Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PC PMII Tanah Laut di Gedung Pemuda Tanah Laut, Sabtu (3/10/2026).


Kegiatan tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Nilai Kepemimpinan di Kalangan Perempuan Demi Menjunjung Kesetaraan Gender di Bumi Tuntung Pandang.” Forum ini menjadi ruang pembelajaran bagi kader perempuan PMII untuk memperluas wawasan sekaligus mengembangkan kapasitas kepemimpinan.


Kehadiran Kapolres Tanah Laut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap kegiatan kepemudaan yang bersifat positif dan konstruktif. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki wawasan, karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.


Kapolres juga mengapresiasi pelaksanaan SIG IV yang memberikan ruang kepada perempuan muda untuk belajar, berdiskusi dan mengembangkan kemampuan kepemimpinan.


“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi ruang untuk membangun karakter serta jiwa kepemimpinan perempuan yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar AKBP Ricky Boy Siallagan.


Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan secara seremonial, tetapi juga dapat mengambil pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan SIG untuk kemudian diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.


Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara kepolisian dengan organisasi kepemudaan. Hubungan tersebut dinilai penting dalam mendukung berbagai kegiatan positif sekaligus menjaga suasana yang aman dan kondusif di Kabupaten Tanah Laut.


“Sinergi dan komunikasi antara Polri dengan organisasi kepemudaan harus terus dijaga. Anak muda memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman, produktif dan konstruktif,” tambahnya.


Melalui pelaksanaan Sekolah Islam Gender IV tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat karakter kepemimpinan serta berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ruang dialog bagi generasi muda perempuan di Tanah Laut agar semakin aktif mengambil peran dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan.


Tanah Laut
– Satpolairud Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan masyarakat perairan (Binmas Air) kepada para nelayan di wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (3/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolairud mengingatkan para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut. Nelayan diimbau menggunakan alat keselamatan diri, seperti life jacket, serta memastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik sebelum berlayar.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca belakangan ini yang cenderung berubah-ubah, dengan potensi hujan, angin kencang hingga gelombang tinggi. Para nelayan juga diminta untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum dan selama melakukan aktivitas di laut.

Selain faktor cuaca, personel Satpolairud mengingatkan nelayan agar memperhatikan alur pelayaran dan keberadaan kapal lain yang melintas guna mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan keselamatan di perairan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Sebelum melaut, pastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan siap serta selalu perhatikan perkembangan cuaca,” imbau personel Satpolairud Polres Tanah Laut.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga diingatkan untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Melalui kegiatan Binmas Air ini, Satpolairud Polres Tanah Laut berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran dan kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah perairan dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

Tanah Laut – Personel Polsek Jorong Polres Tanah Laut Aiptu Bhara menyampaikan sosialisasi Tabel Rafaksi kepada warga Desa Asam Jaya, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai acuan penentuan nilai jual hasil panen jagung. Sabtu (3/10).

Dalam sosialisasi, Aiptu Bhara menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat digunakan untuk mengetahui penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Informasi tersebut diharapkan membantu petani memahami dasar perhitungan nilai hasil panen sehingga memiliki gambaran yang lebih jelas saat memasarkan jagung.

Selain penyampaian materi, personel juga berdialog dengan warga untuk mengetahui perkembangan aktivitas pertanian serta berbagai kondisi yang dihadapi petani di lapangan. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani mengatakan, sosialisasi dilakukan agar petani memiliki referensi dalam memahami nilai hasil panen yang akan dijual.

“Dengan memahami Tabel Rafaksi, petani dapat mengetahui penyesuaian nilai jagung berdasarkan kadar air dan memiliki acuan dalam memperkirakan harga hasil panen. Kami berharap informasi ini dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar AKP Rahmad Ramadhani.

Polsek Jorong akan terus mendorong kegiatan edukasi dan komunikasi dengan masyarakat sebagai bagian dari pendampingan sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Kondisi musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani jagung di Desa Sukaramah, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Hal itu terungkap saat Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun melakukan sambang ke kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Karya Subur, Sabtu (2/10).

Dalam pertemuan tersebut, personel Polsek Panyipatan berdialog dengan petani mengenai perkembangan lahan dan rencana penanaman jagung. Petani menyampaikan proses tanam masih belum dapat dimulai karena kondisi kemarau membuat ketersediaan air menjadi terbatas.

Aiptu Muslim Bahrun juga mengingatkan petani untuk mempertimbangkan kondisi lahan dan kecukupan air sebelum memulai penanaman. Pemantauan melalui sambang dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan sektor pertanian sekaligus menjaga komunikasi dengan kelompok tani.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan waktu tanam.

“Musim kemarau masih menjadi kendala bagi petani untuk memulai penanaman jagung. Kami terus melakukan komunikasi dan pemantauan agar perkembangan serta kendala yang dihadapi petani dapat diketahui secara langsung,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus menjalin komunikasi dengan kelompok tani dan memberikan pendampingan sesuai kebutuhan di lapangan sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Kamis, 01 Oktober 2026

Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut menyambangi kediaman anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Jaya di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Sambang tersebut menjadi bagian dari komunikasi dengan petani sekaligus memantau perkembangan rencana budidaya jagung. Jumat (2/10).

Dalam dialog bersama kelompok tani, personel menggali kondisi lahan dan kesiapan petani untuk memulai penanaman. Dari hasil komunikasi, rencana tanam jagung masih terkendala kondisi kemarau yang menyebabkan ketersediaan air belum mencukupi untuk mendukung persiapan lahan dan penanaman.

Kondisi tersebut membuat petani masih menunggu situasi yang lebih mendukung sebelum memulai kegiatan tanam. Personel Polsek Panyipatan mengimbau petani untuk memperhatikan kondisi lahan dan ketersediaan air agar waktu tanam dapat disesuaikan dengan keadaan di lapangan.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemantauan dan komunikasi dengan kelompok tani akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan pertanian di wilayahnya.

“Kami memahami kondisi kemarau menjadi salah satu kendala bagi petani untuk memulai tanam. Melalui sambang, kami terus memantau perkembangan dan berkomunikasi dengan kelompok tani agar setiap kendala di lapangan dapat diketahui,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus mendampingi masyarakat dan menjalin komunikasi dengan kelompok tani sebagai bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan pertanian serta ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Informasi mengenai acuan nilai jual jagung disampaikan personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut kepada warga Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan. Sosialisasi Tabel Rafaksi tersebut dilakukan Kanit Samapta Polsek Panyipatan Aiptu Muslim Bahrun saat melaksanakan kegiatan sambang masyarakat. Jumat (2/10).

Dalam pertemuan itu, Aiptu Muslim Bahrun menjelaskan bahwa Tabel Rafaksi dapat menjadi rujukan bagi petani untuk memahami penyesuaian harga jagung berdasarkan kadar air. Pengetahuan tersebut membantu petani mengetahui dasar perhitungan nilai hasil panen sebelum menentukan transaksi penjualan.

Kegiatan sambang juga menjadi ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Personel menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan agar aktivitas pertanian dan transaksi hasil panen berlangsung dengan tertib.

Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi mengatakan, pemahaman terhadap Tabel Rafaksi penting agar petani memiliki acuan yang jelas ketika memasarkan hasil pertanian.

“Petani perlu memahami bahwa kadar air menjadi salah satu dasar dalam penyesuaian nilai jagung. Dengan mengetahui Tabel Rafaksi, petani dapat memperkirakan nilai hasil panennya dan memiliki informasi yang lebih jelas saat melakukan transaksi,” ujar Iptu Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan akan terus melakukan sambang dan memberikan pendampingan kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap petani serta penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tanah Laut. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut


Tanah Laut – Personel Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan murid baru SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 di UPTD SMP Negeri 2 Panyipatan, Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk menyampaikan informasi pendidikan kepada para pelajar, khususnya terkait kesempatan melanjutkan pendidikan di SMA Kemala Taruna Bhayangkara.

Dalam sosialisasi tersebut, personel Polsek Panyipatan memberikan penjelasan mengenai penerimaan murid baru, termasuk informasi umum mengenai sekolah, tahapan pendaftaran, persyaratan, serta mekanisme seleksi yang perlu dipersiapkan oleh calon peserta didik.

Para pelajar juga diberikan motivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek akademik maupun berbagai persyaratan lain yang menjadi bagian dalam proses penerimaan.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian dari para siswa. Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi mengenai penerimaan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat diterima secara lebih luas sehingga para siswa yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk mengikuti proses penerimaan Tahun Ajaran 2027/2028.

Polsek Panyipatan juga mengajak pihak sekolah dan para pelajar untuk memanfaatkan informasi resmi terkait penerimaan agar seluruh tahapan pendaftaran dapat diikuti sesuai ketentuan yang berlaku.


Tanah Laut
– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Laut melaksanakan patroli kabut asap sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah hukum Polres Tanah Laut, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut menyasar Jalan A. Yani Desa Gunung Raja dan Jalan A. Yani Desa Pandahan. Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya di tengah kondisi kabut asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Personel Piket Turjawali Satlantas Polres Tanah Laut, diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus patroli di sekitar titik yang dinilai rawan terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bagian dari upaya Polantas untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas dan melintas di jalur tersebut.

Selain menjaga kelancaran arus lalu lintas, patroli turut menjadi sarana untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Pengguna jalan yang melintasi kawasan terdampak kabut asap juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K. melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat, sekaligus mengajak seluruh pihak bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” imbauannya.

Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan lancar. Satlantas Polres Tanah Laut akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif guna menjaga Kamseltibcarlantas sekaligus mendukung upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Laut.


Tanah Laut – Seksi Hukum Polres Tanah Laut menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum bagi personel Polres Tanah Laut, Kamis (1/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Gedung Satya Bharata Polres Tanah Laut tersebut membahas isu hukum terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru.


Kegiatan dihadiri Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto, S.E., S.I.K., M.M., para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Laut, Kanit Reskrim Polres Tanah Laut dan jajaran Polsek, personel Satresnarkoba, Satlantas, serta Kanit Propam Polres Tanah Laut dan jajaran.


Penyuluhan menghadirkan Dr. Anang S Tornado, S.H., M.H., M.Kn. sebagai narasumber, didampingi Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H.


Dalam kegiatan tersebut, narasumber memberikan pendalaman materi mengenai upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru. Materi diarahkan untuk memperkuat pemahaman personel, khususnya mereka yang bersentuhan langsung dengan proses penegakan hukum dan penanganan perkara.


Wakapolres Tanah Laut Kompol Eka Saprianto membuka kegiatan yang dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan, foto bersama, pemaparan materi, sesi pendalaman, hingga penutupan.



Kasi Hukum Polres Tanah Laut AKP Sulaimi, S.H. mengatakan, penyuluhan hukum tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman personel terhadap perkembangan hukum acara pidana.


“Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman personel Polres Tanah Laut, khususnya terkait upaya paksa dan praperadilan dalam perspektif KUHAP baru, sehingga dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar AKP Sulaimi.


Menurutnya, pemahaman hukum yang baik diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menjunjung tinggi profesionalitas dalam proses penegakan hukum.


Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi hukum berlangsung tertib, lancar dan aman. Melalui kegiatan tersebut, personel diharapkan semakin memahami aspek hukum dalam pelaksanaan tugas sekaligus mampu menerapkannya secara tepat dan profesional.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut