Pelaihari 19/06/2017 Humas Polres Tanah laut
Sungai
Kintap yang menjebol bekas galian tambang hingga menimbulkan longsor dan 8 rumah warga hanyut, 11 rusak di RT 06 Desa Kintap Kecamatan Kintap, telah. Kabag Ops Polres Tanah Laut Kompol Fauzan
Arianto SH,S.IK didampingi Kapolsek Kintap AKP Bayu Putro Wijayanto .SE,S.IK, saat dilokasi kejadian, Minggu (18/06/2017), mengatakan,
kejadian jebolnya air sungai Kintap diperkirakan sekitar pukul 09.00 wita.

Berdasarkan data yang sudah diterima ada 19 rumah yang terkena dampak
arus sungai 8 rumah hanyut dan 4 rumah lainya diperkirakan akan hanyut
kembali," tuturnya. Untuk seluruh warga ditempat kejadian, menurut Kabag
Ops Polres Tanah Laut, sudah dilakukan penanganan. "Apa yang sudah
diupayakan baik dari Polsek Kintap ,Polres Tanah Laut dan Koramil serta Aparat
Desa dibantu juga sama Masyarakat dan BPBD sudah mengupayakan meng evakuasi
warga seluruhnya. Kita himbau kepada Warga agar tidak bertempat lagi dilokasi
ditempat kejadian ini .Hingga saat ini tidak ada korban jiwa namun diperkirakan
kerugian material yang cukup banyak, Pihak kepolisian bersinergi dengan pihak Kepala Desa dan Kecamatan
serta BPBD Kabupaten dan Koramil bersama sama Warga telah mendirikan Posko.
"Nantinya untuk disiapkan dapur umum. Kebetulan ini dibulan Ramadhan dan
warga setempat sudah siap membantu untuk memberikan bantuan memasak dan mulai
berdatangan bantuan dari daerah baik Polres dan warga sekitar. Merasa prihatin
atas kejadiantersebut.*(seri)