Rabu, 03 Desember 2014



Pelaihari 4,/12/14

Nasib tragis dialami Suwanto Utomo 29 tahun warga desa Durian BungkukRt.7 Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah laut harus mengakhiri hidupnya di lubang galian pendulangan emas diwilayahnya, Rabu 3 Desember 2014 sekitar pukul 10.00 wita.
Diduga korban Suwanto sudah berada di pertengahan lubang dengan kedalaman 11 meter tanpa disadari alat pompa angin untuk memasok oksigen dalam lubang mengalami kerusakan, akibatnya korban hilang kesadaran, lemas, sesak napas karena kekurangan oksigen  dan terpeleset, kedua rekan korban Suratno dan Muhario berusaha membantu menyelamatkan korban namun ditengah perjalanan menuju Puskesmas nyawa korban tidak tertolong lagi.


Kapolsek Batu Ampar Iptu Rochim langsung datang TKP, membenarkan adanya korban tewas di lubang galian pendulangan emas diwilayahnya, kejadian  tersebut murni musibah, tidak ditemukan unsur lain.

Selasa, 02 Desember 2014



Pelaihari,3/12/14

Haris dan Saifullah serta empat kawannya diamankan Satpol PP Tanahlaut di arena pameran investasi dan pasar rakyat yang digelar pemerintah Kabupaten Tanahlaut, Selasa (2/12/2014) malam.

Diduga mereka mabuk karena mengonsumsi pil bernama zenit dan berkeliling di arena pameran sehingga dinilai mengganggu ketertiban umum.
Kasatpol PP Tanahlaut, Rudi Hermanto mengaku sesuai intruksi Bupati Tanahlaut, pengunjung yang mabuk dan dinilai mengganggu keamanan dan ketertiban harus diamankan dari areal pameran.


Polres Tanah laut juga mengamankan Haris Darma Susilo 28 th warga jalan 9 Nopember Rt.17/01 Kecamatan Banjarmasin Timur Banjarmasin karena kedapatan membawa Sajam jenis pisau dengan panjang sekitar 18 cm dengan kumpang terbuat dari kertas yang dililit menggunakan seltip warna kuning yang disimpan didalam tas ransel, atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Tala guna proses selanjutnya.

Senin, 01 Desember 2014



Pelaihari,2/12/14

Kantor Pos Pelaihari di Jalan Gembira, Kelurahan Pelaihari, Kecamatan Pelaihari,  Kabupaten Tanahlaut, Selasa (25/11/2014).
Kantor Pos Pelaihari mencairkan dana kompensasi BBM sebesar Rp 5,8 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi 14688 pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) di 135 desa di 11 Kecamatan se Tanahlaut.

Kepala Kantor Pos Pelaihari, Gusti Rudiansyah mengatakan pencairan dana itu serentak di tujuh kantor pos di tujuh kecamatan dari tanggal 25 November hingga 12 Desember 2014.  

Pendistribusian dana kopensasi di wilayah Kabupaten Tanahlaut berjalan aman dan terkendali.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut