Selasa, 25 November 2014



Pelaihari,26/11/14

Kedatangan mereka Komunitas ojek Pelaihari ke Satuan Lalu Lintas Polres Tanah Laut bermaksud memenuhi undangan Sosialisasi  dan penyuluhan tertib berlalu lintas yang wajib dipatuhi dalam rangka menjelang pelaksanaan Ops Zebra Intan 2014 oleh Polres Tanah Laut beserta seluruh jajarannya yang dimulai gelarannya pekan ini. Dalam pertemuan tersebut Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Wahyu Hidayat menyampaikan  kepada seluruh pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor agar turut berpatisipasi aktif menggelorakan kepatuhan dan ketertiban berlalu lintas.
Puluhan anggota komunitas ojek  di Pelaihari dikumpulkan di halaman belakang Mapolres Tanahlaut, Selasa (25/11/2014).


Komunitas ojek itu bukan terjaring razia sepeda motor. Tapi diberikan pengarahan terkait rencana operasi Zebra Intan 2014 yang digelar Polri serentak di Kalimantan Selatan.
"Kita sosialiasi atau pra operasi istilahnya. Kalau sudah diberikan arahan tetap melanggar, otomatis ditilang," ujar Kasatlantas Polres Tanahlaut, Ajun Komisaris Wahyu Hidayat kepada, menurut Kasat Lantas, Operasi Zebra Intan 2014 dilaksanakan mulai, Rabu (26/11) hingga (29/11). Sasarannya kelengkapan surat menyurat kendaraan dan pemakaian helm standart (SNI) bagi pengendara kendaraan roda dua. 

Senin, 24 November 2014



Pelaihari,25/11/14

Puluhan warga masyarakat yang mengatasnamakan Permada Tanah laut mendatangi kantor Pemda Tala, agar dapat menjembatani permasalahan yang terjadi dengan pihak perusahaan PT Indoraya Everlatex dan PT Smart di Kecamatan Kintap terkait lahan plasma, para pendemo datang ke kantor Pemda Tala dengan membawa bendera merah putih dan panji serta karton dan spanduk yang bertuliskan agar Bupati dapat menyelesaikan persoalan lahan plasma mereka yang digunakan kedua PT tersebut.

Setelah melakukan orasi, para perwakilan pendemo melakukan pertemuan dengan pihak Pemkab Tala di Aula Barakat lantai dua perkantoran Setda Tala yang diterima oleh kepala Kesbanglinmaspol Tala M.Noor didampingi Kepala Satpol PP Rudi Ismanto, perwakilan dari Polres Tala, dari Kodim 1009/PLH, Kejari Pelaihari dan perwakilan dari BPN Kab. Tala, pertemuan hingga memakan waktu 1,5 jam lebih menghasilkan  kesepakatan yang berisi antaralain Tim akan memanggil pihak perusahaan untuk melakukan  klarifikasi.
Untuk pengawalan dan pengamanan, Polres Tala menurunkan sebanyak 93 Personil. Hingga kegiatan selesai situasi berjalan aman.

Minggu, 23 November 2014



Pelaihari,24/11/14

Jajaran Polsek Pelaihari berhasil membekuk kurir sabu dengan empat tersangka, yang sebelumnya telah mendapat informasi bahwa dikawasan pasar hewan Sarang Halang terjadi transaksi sabu.
Mendengar informasi tersebut aparat langsung melakukan pengintaian terhadap Husni Mubarak, disaat yang tepat Husni langsung disergap dan digeledah, aparat menemukan barang bukti sabu seberat 0,5 gram yang diletakan dalam kotak rokok, kemudian tersangka  langsung digelandang ke Polsek Pelaihari Kota.

Berdasarkan pengembangan ternyata paket sabu yang ditemukan ditubuh Husni didapat dari Doni, yang kemudian juga sudah diamankan Polisi, setelah dikembangkan lebih lanjut ternyata masih ada melibatkan orang lain yaitu Ipan dan Pahmi, sebab sabu tersebut ternyata berasal dari Ipan dan Pahmi.

Kapolsek Pelaihari Iptu Risky Ferdian membenarkan kejadian tersebut dan berhasil mengamankan pelaku yang diduga kurir bersama barang bukti paket sabu dan uang hasil penjualan Rp 4 juta serta 4 unit Hp milik para pelaku.

Statistik Pembaca

Letak Polres Tanah Laut