Tanah Laut – Fasilitas pengeringan jagung yang bekerja sama dengan Primkopol Polda Kalimantan Selatan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, mulai beroperasi untuk mendukung penanganan hasil panen petani. Senin (14/9).
Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pemantauan terhadap aktivitas gudang pengeringan tersebut. Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 20 ton dan digunakan untuk membantu proses pengeringan jagung sebelum hasil panen dipasarkan.
Pengoperasian dryer menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas jagung, terutama dengan membantu menurunkan kadar air sesuai kebutuhan. Dengan proses pengeringan yang lebih terukur, hasil panen diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat dipersiapkan untuk memenuhi standar pemasaran.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengatakan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan memberikan dukungan nyata bagi petani dalam menangani hasil panen.
“Dryer sudah beroperasi dengan kapasitas 20 ton. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses pengeringan sehingga jagung lebih siap untuk dipasarkan,” ujar AKP Muhammad Afianor.
Polsek Bati-Bati akan terus melakukan pemantauan dan mendukung berbagai upaya yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Bati-Bati.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut








%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)


0 comments:
Posting Komentar