Tanah Laut – Personel Polsek Bati-Bati Polres Tanah Laut bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait munculnya titik hotspot yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Nusa Indah RT 04, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.
Laporan awal diterima dari warga setempat, kemudian anggota piket Karhutla Polsek Bati-Bati langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Setibanya di lokasi, personel mendapati titik api dan segera melakukan upaya pemadaman secara terpadu bersama Tim Pemadam Kebakaran, BPBD, relawan, serta masyarakat sekitar.
Berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area lain. Sementara itu, luas lahan yang terdampak masih dalam proses pendataan.
Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Afianor mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, peran aktif warga menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran, terutama di tengah meningkatnya potensi karhutla akibat musim kemarau.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila melihat asap atau titik api sekecil apa pun, segera laporkan kepada kepolisian atau petugas terkait agar dapat ditangani secepatnya,” tegas AKP Muhammad Afianor.
Selain melakukan pemadaman, Polsek Bati-Bati terus mengintensifkan patroli ke wilayah-wilayah rawan karhutla, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan, mulai dari kendaraan operasional, pompa air, hingga peralatan pemadam lainnya.
Polres Tanah Laut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan demi mencegah terjadinya karhutla yang dapat membahayakan kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.






%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)


0 comments:
Posting Komentar