TANAH LAUT – Fasilitas pengering jagung berkapasitas 20 ton di Desa Banyu Irang kini telah beroperasi. Untuk memastikan sarana pendukung pertanian tersebut berjalan, Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang, Bripka Febrian Anggara, melakukan pengecekan dryer sekaligus memantau pemanfaatannya bagi masyarakat setempat. Kamis (22/10).
Pengecekan ini menjadi bagian dari perhatian Polri terhadap proses pascapanen, yang berperan penting dalam menjaga kualitas jagung sebelum dipasarkan. Keberadaan dryer diharapkan membantu petani menangani hasil panen secara lebih optimal, terutama dalam proses pengeringan untuk mencapai kadar air yang sesuai.
Kapolsek Bati-Bati, AKP Muhammad Afianor, mengatakan beroperasinya fasilitas tersebut menjadi dukungan bagi kegiatan pertanian di wilayah Desa Banyu Irang.
“Dengan kapasitas mencapai 20 ton dan sudah beroperasi, dryer ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pengeringan jagung masyarakat. Kami terus mendorong sinergi bersama warga agar sarana pertanian yang tersedia mampu memberikan manfaat bagi petani,” ujar AKP Muhammad Afianor.
Melalui pemantauan langsung oleh Bhabinkamtibmas, Polsek Bati-Bati turut mendukung kelancaran kegiatan pertanian serta penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.
#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

.jpeg)






%20Polri%20Untuk%20Masyarakat%20(1%20M%20x%203%20M).jpg)


0 comments:
Posting Komentar