Rabu, 03 September 2014

Empat pelaku Curas dibekuk Polisi


Pelaihari,4/9/14

Empat sekawan perampok spesialis warung dan toko di kawasan Kecamatan Jorong Kabupaten Tanah laut berhasil dibekuk jajaran Polsek Jorong dan di Backup Unit Jatanras Polda Kalsel, waktu kejadian Minggu malam 17/8/14 sekitar jam 03.00 wita di warung milik Muhriani desa Muara Asam-Asam Rt 14 Kecamatan Jorong, korban Muhriani dan istrinya Lindayani tidak dapat berbuat  karena keduanya disekap, disiram Bensin dan mulut dilakban, sehingga para perampok dengan mudah mengambil barang-barang dagangan dan sepeda motor bahkan perhiasan korban juga ikut digasak selain itu uang tunai Rp 3 juta ikut dibawa perampok, korban mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta.

Tepat pada tanggal 29/9/14 Polisi berhasil menangkap para pelaku yang berbeda tempat dan diketahui pelaku itu adalah Sukirman, Supian alias Dayak, Anis warga desa Asam-Asam dan Irwansyah yang berhasil ditangkap di jalan Mahligai kota Banjarmasin.

Kapolres Tanah laut AKBP Midi Siswoko S.IK melalui Kapolsek Jorong AKP Windy Syafutra S.IK membenarkan kejadian ini, pihaknya bersama Unit Jatanras Polda Kalsel berhasil meringkus ke empat pelaku Curas, kini Pelaku dan barang bukti  telah diamankan di PolresTanah laut.                                                      

Selasa, 02 September 2014

DEKLARASI PENOLAKAN GERAKAN ISIS DI TANAH LAUT


Pelaihari,2/9/14

Para tokoh agama, tokoh masyarakat menandatangani Deklarasi penolakan gerakan ISIS di Kabupaten Tanah laut yang disaksikan oleh Muspida Kabupaten Tanah laut.

Wilayah Kabupaten Tanah laut menutup diri terhadap keberadaan Islamic State of Iraq Syria ( ISIS ), hal ini disampaikan oleh Bupati Tanah laut H Bambang Alamsyah ST saat pelaksanaan Deklarasi penolakan gerakan ISIS di halaman kantor Bupati Tanah laut, kepada seluruh warga Tanah laut harus bersama-sama menangkal paham radikalisme, agar tidak berkembang di Tanah laut, juga mengingatkan warga untuk tidak bergabung pada kelompok ISIS sebab ISIS bukanlah perkara masalah agama tapi juga persoalan ideologi.

Jika di kaitkan dengan Negara Indonesia tentu ideologi paham ISIS sangat bertentangan dengan ideologi Indonesia, karena ideologi Pancasila sah untuk NKRI, maka Pemkab Tanah laut bersama tokoh agama mendeklarasikan menolak atau melarang secara resmi gerakan di Indonesia lantaran bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Pembacaan dan penandatanganan Deklarasi penolakan gerakan ISIS dilakukan oleh FKUB, MUI, Forum Ponpes dan BKPRMI Kabupaten Tanah laut.

Senin, 01 September 2014

EMPAT PERWIRA POLRES TALA BERGESER


Pelaihari,2/9/14

Pada Upacara sertijab yang dipimpin Kapolres Tanah laut AKBP Midi Siswoko S.IK pada hari Senin 1/9/14 ada empat perwira yang bergeser yaitu Kasat Lantas dari AKP Indra Weinny Panjiyoga S.IK  kepada AKP Wahyu Hidayat S.IK, Kasat Reskrim dari AKP Arief Prasetya S.IK kepada AKP Khairul Basyar S.IK Kapolsek Bati-Bati dari AKP M Terryadi kepada Iptu Supriyatno S.Sos dan Kapolsek Batu Ampar dari Iptu Budi Guna P kepada Iptu Nur Rochim SH.

Kapolres Tanah laut AKBP Midi Siswoko S.IK mengatakan mutasi dan promosi merupakan sesuatu dinamika yang biasa terjadi dalam menjalankan tugas Kepolisian, dengan jabatan dan tanggung jawab yang baru di emban bisa  dilaksanakan dengan sebaik mungkin

OKNUM POLISI NYABU


Pelaihari, 2/9/14

Institusi Polri lagi tercoreng dengan ulah seorang oknum anggota Polres Tanah laut yang kedapatan membawa sabu seberat 0,16 gram di saku celananya disekitar wilayah Jln A. Yani desa Gunung Raja  Kecamatan Tambang ulang Kabupaten Tanah laut 29/8/14 siang.

Oknum tersebut berinisial Aiptu Hp yang tinggal di desa Pabahanan gang Hj. Maryam Pelaihari ditangkap petugas Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel sesaat setelah mengambil barang dari seorang wanita 49 th berinisial A, oknum tersebut tidak mengetahui kalau pada saat itu petugas yang berada dibawah komando Kompol Christian Ronny tengah mengintai A, oknum anggota tersebut tidak dapat mengelak lagi, karena dari saku celananya ditemukan satu paket sabu seberat 0,16 gram yang dibungkus dengan tissue.
Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel mengatakan bahwa Target Operasi (TO) sebenarnya adalah wanita berinisial A, tapi pada saat bersamaan oknum tersebut terlihat mendekati A yang berada didalam mobil dan mengambil sesuatu, sebagian petugas menangkap oknum dan sebagian lagi menangkap A, dari tangan wanita itu ditemukan barbuk sabu empat paket berbagai ukuran berat, dalam paket sebesar 100,42 gram, paket sedang  47,42 gram kemudian paket 2,48 gram dan paket 0,58 gram, selain itu mobil Xenia dengan no Pol DA 8418 L warna merah yang juga digunakan oleh pelaku juga turut disita.  

POLWAN JADI PEMIMPIN UPACARA DI SEKOLAH

Pelaihari,2/9/14

Polwan Polres Tala turun langsung ke sekolah untuk mensosialisasikan terkait dengan tertib berlalu lintas serta penyuluhan terkait narkoba hingga penggunaan media informasi dan teknologi (IT), enam Polwan Polres Tala turun ke SMPN 3 Pelaihari yang dipimpin oleh Kanit PPA Polres Tala Ipda Hj. Nursamdinah. Dalam apel pagi, Nursamdinah langsung turun menjadi pembina upacara.
Pihaknya mengimbau kepada para siswa untuk bisa memanfaatkan IT dengan sebaik mungkin. Jangan ikut-ikutan dengan perilaku yang tidak baik.
"Kegiatan turun langsung ke sekolah-sekolah sudah sering dilakukan. Untuk kegiatan kali ini dilakukan dalam rangka HUT Polwan ke 66," katanya.
Kepsek SMPN 3 Pelaihari Fatur Rahman menyambut baik kedatangan polwan Polres Tala yang turun lansung ke sekolah.
"Kegiatan ini sangat positif. Kita sangat mendukung dengan kegiatan seperti ini. Khusus untuk di sekolah kita baru pertama ini, Polwan langsung turun ke sekolah," katanya.