Rabu, 28 November 2018

Dua Pelaku Judi Kyu-Kyu Diamankan Satreskrim Polres Tanah Laut

Pelaihari 29/11/2018  Humas Polres Tanah laut



Apes yang dialami dua pria  Kamsir dan Tedy  warga desa Tanjung Kecamatan Bajuin sehabis dari kerja di kebun tidak pulang ke rumah untuk istirahat malah menuju pondokan perkebunan sayur guna  bermain judi  jenis kyu-kyu menggunakan kartu Domino, berdasarkan laporan warga dipondokan milik pak Alex tersebut sering di jadikan tempat perjudian,   menanggapi laporan tersebut petugas dari Sat Reskrim Polres Tanah laut langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap dua orang pelaku pada hari Jumat (23/11/2018) lalu sekitar pukul 21.00 Wita.

Wakapolres Tanah laut Kompol Ade Nuramdani SH, S.IK, MM yang didampingi Kabag Ops Kompol Fauzan Arianto SH, S.IK  Rabu (28/11/2018) saat Konferensi Pers mengatakan, para pemain judi ini semula ada 5 orang mereka tak menyangka kalau Polisi tiba dilokasi tersebut, pada saat  penggerebekan para penjudi sebagian ada yang lolos melarikan diri didalam kawasan kebun sayur yang memang dekat dengan hutan.
Dari permainan judi ini petugas menyita barang bukti berupa uang sebanyak Rp 895.000, 14 kotak kartu Domino yang masih baru merk Jitak, 20 lembar kartu Domino yang sudah terpakai serta 1 karpet warna merah sebagai alas untuk di pondok.
Kedua pelaku dikenakan pasal 303 KUHP dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara”

Polsek Panyipatan Problem Solving Terhadap Laka Lantas Ringan

Pelaihari 29/11/2018  Humas Polres Tanah laut



Kapolsek Panyipatan Iptu H. Hikmatullah  beserta anggotanya membantu menyelesaikan permasalahan kecelakaan lalulintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor  hanya mengalami kecelakaan ringan, penyelesaian ini dilakukan pada  Rabu (28/11/2018) bertempat di kantor Polsek Panyipatan.

Kronologis kecelakaan lalu lintas di jalan  desa Kandangan Baru tepatnya di Rt. 01 Kecamatan Panyipatan yang terjadi pada hari Rabu 28 Nopember 2018 sekitar pukul 17.30 Wita, antara pengendara Edi Rudini dengan Muhammad,  yang kemudian melakukan pemukulan yang dilakukan oleh saudara Edi Rudini terhadap saudara Muhammad, sehubungan dengan kesalah pahaman yang diduga penganiayaan antara saudara Edi Rudini disebut sebagai pihak pertama terhadap pihak ke dua saudara Muhammad,  maka kedua belah pihak beserta keluarga masing-masing yang disaksikan oleh tokoh masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan yang dipimpin oleh Kapolsek Panyipatan Iptu H. Hikmatullah.

Dari hasil musyawarah kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan dibuatkan surat perjanjian tidak mempermsalahkan kejadian tersebut dikemudian hari serta berjanji tidak akan melanjutkan perkara tersebut ke proses hukum

Selasa, 27 November 2018

Sinergitas Sat Binmas Polres Tanah Laut Dengan Polsuspas Kabupaten Tanah Laut

Pelaihari 28/11/2018  Humas Polres Tanah laut



Sat Binmas Polres  Tanah Laut melalui Kanit Binkamsa,Iptu Hadi Supanto dan Kanit Bintibmas,Ipda Diyono melakukan silaturahmi dan pembinaan teknis terhadap anggota Polsuspas (Polisi Khusus Pemasyarakatan) Rutan Pelaihari saat apel pagi di lapangan Rutan, Rabu (28/11/2018).

Kanit Bikamsa Polres Tanah Laut, Iptu Hadi Supanto mengatakan, "Dilakukan pembinaan teknis ini sudah yang keberapa kalinya, ini agar terjalin sinergitas pelaksanaan tugas Polri dan Polsuspas dalam memelihara kamtibmas di wilayah penugasannya masing-masing, terutama antisipasi masuknya narkoba dan barang-barang terlarang di lingkungan Rutan."

Dalam sambutannya, Kanit Binmas menyampaikan agar petugas Rutan Pelaihari selalu waspada terhadap penyalahgunaan Narkoba dan para Petugas Rutan sebagai pembina Warga binaan berkewajiban untuk mencegah masuknya Narkoba kedalam Rutan, serta mencegah pada mereka untuk tidak menyalahgunakan Narkoba.

"Hati-hati dengan Narkoba jangan sampai sebagai pembina malah dibina,  juga saya sampaikan tahun ini sebagai tahun panas karena merupakan tahun politik,                                                                                                                                                                                                                                                                                            berbagai opini bermunculan di media sosial, baik cetak maupun elektronik yang membahas tentang pasangan calon. Opini tersebut terus berkembang, baik opini negatif maupun positif tentang masing – masing pasangan Capres dan Cawapres, hati-hati dalam penggunaan hand phone jangan asal share dan ikut-ikutan memberitakan berita yang tidak jelas atau Hoax yang bisa menimbulkan keresahan di masyarakat ",ujar Hadi Supanto.