Minggu, 16 Maret 2014


       Pjs KBO Satlantas Polres Tanah laut Iptu A Risky Fardian menghimbau agar para tukang ojek kayu jenis ulin untuk selalu memperhatikan keselamatan saat berkendara, selain melengkapi surat-surat kendaraannya juga berhati-hati menjalankan motornya di jalan raya, Satlantas Polres Tanah laut setiap saat mengadakan pertemuan kepada para tukang ojek yang intinya mengingatkan untuk melengkapi surat menyurat seperti SIM dan STNK.
 
      Kapolsek Bati-Bati AKP Teriyadi juga menghimbau para ojek ulin juga memperhatikan pengguna jalan lainnya serta kelengkapan kendaraannya, pada saat mengendarai motornya harus selalu berhati-hati untuk menjaga keselamatan berlalulintas.
 
     Ketua Komunitas ojek kayu ulin di Tanah laut Syahril mengatakan, Komunitas ojek kayu terbentuk pada 2010 dengan jumlah anggota mencapai 200 orang, Syahril mengatakan penghasilannya tiap kali mengangkut kayu berkisar Rp 600 sampai 700 ribu rupiah, namun upah itu ternyata masih kotor sebab masih dipotong biaya bahan bakar 10 liter, makan dan rokok selama perjalanan hingga menempuk 70 kilometer.
         
         Polres Tanah laut Polda Kalsel akan menerjunkan sekitar 500 Personil untuk mengamankan Pemilu 2014 hal ini disampaikan Kapolres Tanah laut AKBP Midi Siswoko S.IK  melalui Kabag Ops Polres Tanah laut  Kompol Didyt Dwi S kemarin 13 Maret 2014,  tidak itu saja kesiapan anggota Polres Tanah laut dalam melaksanakan Pengamanan sudah diperlihatkan saat melaksanakan latihan Simulasi Pengamanan kota (Sispamkota) selama 4 hari di lapangan Pertasi kencana kota Pelaihari.
 
         Adapun kesiapan dalam Sispam kota ini, ditunjukan cara melakukan Pengamanan terhadap tahapan Pemilu, dari Pengamanan Kampanye, Pengamanan Pendistribusian logistik, Pengamanan TPS, Pengamanan perhitungan hingga Pengamanan saat pelantikan, Kabag Ops  menambahkan pihaknya  juga menggelar Sispamkota untuk mengatasi aksi demo dan kerusuhan massal dengan peralatan seadanya , jika diwilayah Kabupaten Tanah laut terjadi gejolak ditengah masyarakat.
 
         Untuk menyelesaikan persoalan tahapan pemilu akan menempuh cara Persuasif melalui Negoisator agar masyarakat tenang, namun jika sudag mengarah ke tindakan anarkis maka akan menindak sesuai hukum  yang berlaku.


Menristek Ikut Panen Kedelai











Panen kedelai varietas raja basa serta diskusi teknis digelar di Balai Pengkajian dan Pengembangan Pertanian Terpadu (BP3T) Kalsel di Tambangulang, Tanahlaut, Selasa, 11 Maret 2014
   
Panen raya dan diskusi teknis ini dihadiri langsung Menristek RI H Gusti M Hatta, Bupati Tala H Bambang Alamsyah, sejumlah pejabat lingkup provinsi Kalsel dan Tanahlaut.
   
Mereka secara bersama-sama melakukan kegiatan panen kedelai dikawasan BP3T. Setelah melakukan panen kedelai, diskusi teknis tentang pengembangan kedelai di lahan Suboptimal Kalsel pun di gelar.
   
Bupati Tala H Bambang Alamsyah mengatakan gembira dengan kedatangan menteri teknologi dan riset RI di Kabupaten Tanahlaut.
   
"Kedatangan Menristek H Gusti M Hatta tentunya diharapkan bisa memberikan solusi dan manfaat bagi kemajuan Tanahlaut," katanya

Statistik Pembaca