Minggu, 13 Januari 2019

Pelaihari 14/01/2019  Humas Polres Tanah laut





Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH bersama dengan Bupati Tanah laut Drs. H. Sukamta  menyaksikan kegiatan Video Conference dari Pusdalsis Mabes Polri yang bertempat ruang Rupatama Polres Tanah laut Jumat (11/01/2019) pukul 10.00 Wita, Video Conference dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Polri dan Kemensos RI  tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum pada Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial dipimpin oleh Kapolri JENDERAL.POL. Drs. H.M. TITO KARNAVIAN, M.A., Ph.D, didampingi Menteri Sosial dan Pejabat Kemensos RI.

Turut hadir menyaksikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah laut dan para pejabat utama Polres Tanah laut
Pelaihari 14/01/2019  Humas Polres Tanah laut


Kasat Binmas Polres Tanah laut AKP Pitoyo menghadiri acara pelantikan pengurus dan ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tanah laut masa bakti 2018-2022 bertempat di Stadion Pertasi Kencana Pelaihari  Sabtu (12/01/2019)  yang dihadiri 8 perguruan IPSI lainnya.

Bupati Tanah laut H. Sukamta yang melantik Ketua umum IPSI Kabupaten Tanah laut periode 2019-2022 Ahmad Yani yang merupakan mantan Ketua DPRD Kabupaten Tanah laut menyampaikan bahwa sebenarnya masih banyak perguruan yang belum terdaftar, dan tentunya apabila perguruan tersebut ingin terdaftar maka harus memenuhi syarat terlebih dahulu sebagai sebuah perguruan pencak silat. “Walaupun kita berbeda perguruan dan berbeda jurus, namun kita mempunyai satu tujuan yang sama,”ucapnya. Sementara itu Bupati Tala H. Sukamta berharap kepengurusan yang baru ini lebih baik lagi dari kepengurusan.
 
Bupati Tanah laut H. Sukamta  menambahkan, ada dua tolak ukur keberhasilan kepengurusan, yang pertama semakin banyaknya anggota yang masuk di dalam perguruan-perguruan pencak silat dan yang kedua yaitu prestasi yang di ukir di tingkat provinsi maupun nasional. Kepada kepengurusan yang baru agar segera menyusun rencana kerja untuk membangun prestasi IPSI Tala agar lebih baik lagi. “Siapapun yang sudah masuk dalam pengurus IPSI ini, ia telah di berikan amanah oleh warga Tala dalam memajukan pencak silat,”kata bupati Tala.
Melengkapi pelantikan pengurus IPSI Tala ini di sajikan seni bela diri, kemudian di teruskan dengan atraksi memecahkan balok dengan kepala, serta di akhiri dengan pawai bersama seluruh perguruan yang hadir melakukan longsmash keliling kota Pelaihari.

Pelaihari 14/01/2019  Humas Polres Tanah laut

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani,Msi bersama pejabat utama di jajaran Polda Kalsel lainnya plus Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH  secara bersama-sama menekan tombol tanda di lounchingnya aplikasi Sitala. Aplikasi ini merupakan produksi unit Satlantas Polres Tala, dimana ikon sitala adalah hewan Kijang Mas sebagai hewan khas di Kabupaten Tanah Laut. Selasa (8/1/2019) Kapolda Kalsel sebelum melakukan lounching aplikasi sitala yang melakukan kunjungan kerja ke Tanah Laut transit di rumah dinas bupati Tala H.Sukamta untuk bertatap muka dengan forkopimda, tokoh masayrakat dan tokoh lintas agama. Kasat lantas Polres Tala Akp Lalu Ryan Aditya menjelaskan, Sitala adalah merupakan game (permainan) yang memiliki arti Simulasi Tertib dan Aman Berlalu Lintas merupakan salah satu sarana untuk memberikan pencerahan dan penjelasan kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik dan inters. Mungkin jaman sekarang orang sudah mulai malas buka buku yang isinya undang-undang, maka lewat aplikasi Sitala ini salah satu menjembatani masyarakat untuk tahu, menarik dan paham tentang etika beralu lintas dengan sasaran kaum milenial, menyasar kepada masyarakat yang usia 17 tahun yang kelak akan memiliki SIM itu bisa paham. 

Dalam isi game tersebut lanjutnya, mengulas tentang adanya rambu, marka yang sering di temui di jalan, dan ini juga ada kaitannya dengan teori pembuatan SIM. Masyarakat bisa mendowload aplikasi Sitala lewat hp android, karena sudah ada tersedia di playstore dengan mengetik Sitala tanpa spasi dan bisa di unduh secara gratis. Sitala di harapkan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang etika berlalu lintas di samping sudah siap dalam proses pembuatan SIM. 

Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs.Yazid Fanani,Msi dalam keterangan persnya mengatakan, ketertiban lalu lintas menjadi tanggung jawab semua, disiplin dan ketertiban itu harus di awali sejak usian dini. Lewat Sitala menjadi harapan anak-anak sudah familiar terhadap aturan lalu lintas, sehingga nanti di dalam aturan tahapan selanjutnya anak-anak bisa mengaplikasikannya ketika ia memasuki usia dewasa.

Statistik Pembaca