Minggu, 19 Februari 2017

Pelaihari 20/02/2017  Humas Polres Tanah laut



Seorang Nelayan Warga Desa Muara Kintap yang biasa dipanggil Ulah berhasil menangkap buaya  Minggu 09 Februari 2017, saat mencari ikan. Pagi ini sekitar pukul 07.00 Wita ia dikagetkan adanya buaya yang masuk di dalam jaring miliknya yang ia pasang di Sungai Muara Kintap yang letaknya di Sungai Tengah Dua. Melihat adanya buaya itu, Ulah lalu menangkapnya dan selanjutnya diserahkan ke aparat kepolisian. Menurut Salah seorang Warga Muara Kintap yang dikonfirmasi yaitu Alimudin Aco mengatakan kejadian serupa di Muara Kintap merupakan yang kedua kalinya. "Merupakan hal yang langka buat para nelayan dikarenakan jarang terjadi dimuara kintap. Usia Buaya yang di tangkap Nelayan Sekitar 2 Tahunan," Paparnya Menurut Alimudin Aco, penemuan buaya ini terbilang tidak sengaja. "Buaya itu masuk kejaring milik nelayan hingga merusak jaring nelayan.

Akibat kerusakan jaring milik nelayan ini mengalami kerugian sekitar kurang lebih Rp 500 ribu. Setelah itu nelayan tersebut menangkapnya dibawa kesungai jembatan dua dan diserahkan ke Aparat Kepolisian untuk diamankan di Polsek Kintap. "Adanya buaya di Sungai tidak membuat resah warga karena jarang terjadi ada di sungai ini," tuturnya.

 Kapolsek Kintap AKP Bayu Putro Wijayanto .S.IK membenarkan dengan adanya buaya yang ditangkap oleh Nelayan Muara Kintap dan sekarang sedang diamankan dulu


Buaya yang ditangkap nelayan, diserahkan ke petugas Polsek Kintap, Minggu (19/02/2017



Pelaihari 20/02/2017  Humas Polres Tanah laut


Wakapolres Tanah laut Kompol Iwan Hidayat S.IK menjadi Pembina Upacara Bendera di SMKN 1 Takisung Senin 20 Februari 2017 pukul 08.00 Wita, pada kesempatan tersebut Wakapolres Tala selaku Pembina Upacara Bendera menyampaikan dalam amanatnya tentang Kebhinnekaan, bela Negara dan Persatuan Kesatuan Bangsa, Kebhineka Tunggal Ekaan harus di pahami sebagai sebuah kekuatan pemersatu Bangsa yang keberadaannya tidak bisa dipungkiri dan harus dimaknai melalui pemahaman Multikultural dengan berlandaskan kekuatan Spiritual maksudnya adalah bahwa masyarakat melihat perbedaan itu sebuah keragaman yang mempersatukan Bangsa dan menerima perbedaan itu sebagai sebuah kekuatan bukan sebagai ancaman atau gangguan.

Kebhinekaan juga menjaga Persatuan  dan Kesatuan dilingkungan pelajar, tentang Intoleransi antar umat beragama dan  tentang waspada Penyalahgunaan Narkoba yang akan mengakibatkan dampak negatif.

Pelaihari 20/02/2017  Humas Polres Tanah laut

Personel Polres Tanah laut  dipimpin Kabag Ops Kompol Wahyu Hidayat S.IK telah melaksanakan kegiatan razia Cipta Kondisi (CIPKON) pada hari Sabtu 18 Februari 2017 pukul 21.00 Wita di jalan A.Yani Gunung Kayangan desa Ambungan Pelaihari.

Dalam kegiatan razia yang di gelar demi  menciptakan kondisi wilayah Kabupaten Tanah laut aman dari suatu gangguan kriminalitas, saat dilakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang melintas, anggota menemukan pelanggaran lalulintas dan menemukan enam pemuda  membawa obat Carnophen sebanyak 20 butir yang rencana akan di konsumsi bersama-sama, ke enam pemuda yakni Roni Riadi 23 tahun warga Pasar PTP Pelaihari, Yuliadi 21 tahun warga Pasar PTP Pelaihari, Agus Susanto 18 tahun warga Pasar PTP Pelaihari, Hadri 21 tahun warga Gambut Martapura, Toni 16 tahun warga desa Bajuin, Muahaimin 22 tahun warga desa Tambang Ulang.

Ke enam pemuda tersebut di bawa ke Polres Tanah laut untuk dilakukan pembinaan

Statistik Pembaca