Minggu, 27 Agustus 2017

Pelaihari 23/08/2017  Humas Polres Tanah laut



Telah terjadi Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (Curas)  Selasa Tanggal 22 Agustus 2017 , Sekitar Jam 22.30  Wita  di Jalan A.Yani  Gunung Kayangan desa Ambungan Kecamatan Pelaihari.

Pada saat korban bernama Sugiman  warga desa Sumber Makmur Rombongan 17 Rt.05 Kecamatan Takisung   mengendarai sepeda motor bersama istrinya menuju ke arah Banjarmasin kemudian di ikuti oleh pelaku dari belakang tiba-tiba langsung merebut tas yang dibawa istri korban, terjadi tarik menarik sebelum pelaku berhasil membawa tas milik korban  yang berisi handphone merk oppo warna emas, advance warna putih dan strawberry warna merah, kemudian korban mengejar pelaku hingga mendekati Polsek Tambang Ulang akhirnya pelaku ditemukan sudah tergeletak  telah menabrak pohon di pinggir jalan samping Polsek Tambang Ulang dan langsung di amankan oleh Anggota Satlantas Polres Tanah laut yang sedang melaksanakan Patroli pada saat itu.

Kedua pelaku Siswanto 28 tahun mengalami patah kaki kari bagian paha sedangkan Samsul 34 tahun mengalami luka robek di bagian wajah akibat menabrak pohon, keduanya adalah  warga desa Ujung Batu  Kecamatan Pelaihari, selanjutnya ke dua korban langsung di bawa ke rumah sakit Hadji Boejasin Pelaihari  untuk mendapatkan perawatan dengan di jaga ketat oleh Anggota Sat Sabhara Polres Tanah laut










Pelaihari 28/08/2017  Humas Polres Tanah laut

Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH mengucapkan selamat HUT Polwan yang ke-69 Senin 28 Agustus 2017 pada saat pelaksanaan apel pagi di lapangan Polres Tanah laut.

Kapolres juga menyampaikan kepada seluruh Personel Polres Tanah laut terkait kunjungan Kabaharkam Polri serta pemberian penghargaan dari Kapolri yang di berikan kepada para Anggota Bhabinkamtibmas kedepannya agar para Bhabinkamtibmas dapat melakukan dari hal-hal yang kecil yang bisa bermanfaat bagi masyarakat juga merupakan etalase dan garda terdepan dalam pembinaan masyarakat.

Kemudian terjadinya Pencurian dengan Pemberatan (Curat) yang mengalami peningkatan Kapolres menekankan  agar seluruh Polsek jajaran dan Sat Sabhara meningkatkan  kegiatan Patroli, Sat Intelkam dan Sat Reskrim laksanakan Lidik dan ungkap perkaranya, ucapan terimakasih juga disampaikan oleh pimpinan kepada dua Anggota Sat Lantas yang berhasil menangkap pelaku kasus Curat  yang akan segera diberikan Reward kepada ke dua Anggota Sat Lantas Polres Tanah laut     






Pelaihari 28/08/2017  Humas Polres Tanah laut

Patroli Sabhara Polres Tanah Laut Dukung Keamanan Perkemahan Pramuka di TakisungAnggota Sat Sabhara Polres Tanah laut dukung keamanan Perkemahan Pramuka yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Sirajul Huda Kecamatan Takisung, Sabtu 26 Agustus 2017.

Kegiatan tersebut guna mencegah aksi kriminalitas agar selama kegiatan Pramuka tetap kondusif






Pelaihari 28/08/2017  Humas Polres Tanah laut

Bhabinkamtibmas Desa Ambawang Polres Tanah Laut Sambangi Gereja Berikan Pesan KamtibmasUpaya dalam rangka memelihara situasi Kamtibmas wilayah hukum Polsek Batu Ampar,  Minggu 27 Agustus 2017 Bhabinkamtibmas desa Ambawang Polsek Batu Ampar Bripka A.Tohir menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada umat Nasrani di Gereja Emanuel desa Ambawang sebelum pelaksanaan Ibadah.

Kegiatan sambang desa yang dilakukan oleh petugas Bhabin sebagai salah satu upaya terciptanya situasi kondusif   di wilayah desa binaanya.





Pelaihari 28/08/2017  Humas Polres Tanah laut





Dua pelaku pembakar umbul-umbul merah putih di tengah Jembatan Bayur RT 4 Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut  dijemput polisi, Jumat (25/8/2017) sekitar pukul 09.00 Wita.

Kedua pelaku itu, Hendra Irawan alias Asang (24) dan Heryaviannor alias Anang Ungut. Keduanya adalah warga Desa Sungaibakar, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut.

Keduanya resmi berstatus tersangka karena melanggar Undang-undang RI Nomor 24 Tahun 2009 dan pasal 406 KUHP.

Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK,MH menjelaskan dari hasil olah Tempat Kejadian Peristiwa, penyidik menemukan beberapa petunjuk di lapangan yang terkait kasus pembakaran umbul-umbul merah putih.

Dari indikasi atau keterkaitan dengan tindak pidana tersebut mengarah kepada kedua tersangka.

Kemudian dari hasil pemeriksaan para saksi,  menghasilkan petunjuk beberapa orang warga yang dicurigai atau terindikasi sebagai pelaku.

"Hasil anev penyelidikan maka indikasi pelaku atau dugaan pelakunya terhadap dua orang. Kemudian dilakukan penjemputan oleh tim Satreskrim Polres Tanah laut terhadap kedua orang itu dengan disaksikan Kepala Desa Sungaibakar dan Kepala Dusun setempat.


Pelaihari 28/08/2017  Humas Polres Tanah laut





Dua anak Sekolah Dasar (SD) di Desa Damit Hulu Kecamatan Batu Ampar meninggal akibat hanyut terseret air usai pulang sekolah. Kedua anak tersebut yaitu Syaira Septia Ramadani (9) Kelas V dan Naima Dea Ramadani (11) yang saat ini bersekolah di SDS PT DMS Kebun Barat meninggal di lokasi kawasan perkebunan kelapa sawit  perusahaan di Desa Damit Hulu Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut . Kejadian ini berawal kedua anak tersebut setelah pulang sekolah sekitar pukul 11.00 wita. Keduanya bermain di air dibekas galian.

Dikarenakan airnya deras ia lalu tenggelam di air hingga menyebabkan keduanya hanyut dan terseret air sehingga meninggal dunia, Jumat (25/08/2017).
Kedua Korban dievakuasi dengan cara dinaikan ke alat berat jenis grader milik perusahaan GMK.dari tempat kejadian di Desa Damit Hulu ke Desa Damit yang mana sudah ditunggu dua mobil ambulance dalam proses evakuasi. Kapolsek Batu Ampar IPTU Darso mengatakan, kedua korban tersebut meninggal dunia , akibat tenggelam di air banjir usai pulang sekolah dan selanjutnya akan dibawa ke Puskmesmas Kecamatan jorong untuk dilakukan pemeriksaan,
 Menurut Kapolsek Batu Ampar,  banjir yang melanda di Wilayah Desa Damit dan Damit Hulu sekitar pukul 10.30 Wita. "Dua korban ini ,pada saat kejadian sempat ditemukan oleh warga dan ada salah satu ibunnya pun ikut menolong pada saat kejadian ."Saat itu ada tiga orang yang terbawa banjir tapi yang satu orang selamat. Kita menghimbau juga, kepada warga agar berhati hati dan perhatikan anaknya agar berjalan di jalan yang rawan banjir,"ucapnya Sementara itu Pariyanto operator grader mengatakan kedua korban dievakuasi di lokasi kejadian di Perusahaan GMK barat ,dikarnakan akses menuju lokasi menggunakan kendaraan mobil tidak bisa dilalui. "Makanya pihak perusaan berinisiatif mengangkat korban menggunakan grader.Kedua korban tersebut hanyut bukan di sungai akan tetapi dari luapan air melebar kejalan. Kita evakuasi di TKP dari jarak TKP ke tempat penjemputan dua mobil ambulance ini sekitat 7 Km.


Statistik Pembaca