Sabtu, 23 Mei 2026

Tanah Laut - Pagi di Desa Suka Ramah, Kecamatan Panyipatan, berjalan seperti biasa. Angin bergerak pelan di sela tanaman jagung yang tumbuh di lahan seluas tujuh hektar milik Gitowiyono. Usia tanaman telah memasuki sekitar 70 hari—masa yang menentukan sebelum panen tiba. Minggu (24/5).

Di tengah hamparan jagung itu, personel Polsek Panyipatan melakukan monitoring lahan binaan Polri. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman sekaligus memastikan aktivitas pertanian masyarakat berjalan aman dan lancar.

Selain mengecek kondisi tanaman, anggota kepolisian juga berdialog dengan pemilik lahan dan warga sekitar mengenai perawatan tanaman, kondisi lingkungan, serta berbagai kendala yang dihadapi petani selama masa tanam. Pendekatan semacam ini menjadi bagian dari keterlibatan Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Bagi Polsek Panyipatan, keberadaan anggota di lahan pertanian bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga upaya membangun kedekatan dengan masyarakat desa. Kehadiran polisi di tengah aktivitas warga diharapkan mampu menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat.

Kapolsek Panyipatan mengatakan bahwa kegiatan monitoring lahan jagung binaan Polri akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian masyarakat.

“Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pertanian warga. Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk mendukung program swasembada pangan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut,” jelas Kapolsek Panyipatan.

 

Dengan kondisi tanaman yang tumbuh cukup baik, lahan jagung di Desa Suka Ramah diharapkan mampu menghasilkan panen optimal dalam beberapa waktu ke depan. Di balik kegiatan monitoring itu, tersimpan pesan yang lebih besar: ketahanan pangan bukan hanya urusan petani, tetapi menjadi tanggung jawab bersama yang dijaga melalui kolaborasi dan kehadiran negara hingga ke tingkat desa. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut - Hamparan jagung seluas satu hektar di Desa Batu Mulia RT 005, Kecamatan Panyipatan, tampak menghijau di bawah langit siang. Tanaman berusia sekitar 70 hari itu menjadi salah satu lahan binaan Polri yang kini rutin dipantau untuk mendukung program swasembada pangan. Minggu (24/5).

Pada kegiatan monitoring tersebut, Kanit Samapta Polsek Panyipatan bersama anggota turun langsung ke area pertanian milik Eko Prasetyo. Mereka melakukan patroli sambil mengecek perkembangan tanaman jagung, kondisi lahan, hingga memastikan tidak ada kendala berarti yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman menjelang masa panen.

Langkah itu merupakan bagian dari keterlibatan Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Di sejumlah wilayah pedesaan, aparat kepolisian kini tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian.

Kapolsek Panyipatan mengatakan bahwa kegiatan monitoring dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan program swasembada pangan yang tengah digalakkan pemerintah.

“Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman jagung masyarakat dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen. Polri mendukung penuh program swasembada pangan dengan terus bersinergi bersama petani dan masyarakat desa,” ungkap Kapolsek Panyipatan.

Menurutnya, keberhasilan program pangan tidak hanya bergantung pada hasil panen, tetapi juga pada konsistensi pendampingan dan kerja sama lintas sektor di tingkat desa. Karena itu, patroli ke lahan pertanian akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan moril sekaligus pengawasan lapangan.

Di tengah tantangan sektor pertanian, ladang jagung di Desa Batu Mulia menjadi simbol sederhana bahwa upaya menjaga ketersediaan pangan dimulai dari desa dengan kolaborasi antara petani, masyarakat, dan aparat yang ikut menjaga harapan tetap tumbuh di setiap baris tanaman. 

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh personel Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) di kancah nasional. Perwakilan karateka putri Polda Kalsel sukses memborong dua gelar juara sekaligus dalam ajang bergengsi National Karate Championship Piala Rektor Udinus II 2026 yang digelar di GOR Satria Sport Center, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kompetisi ketat yang berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026), atlet berbakat Polda Kalsel berhasil mengamankan podium tertinggi sebagai Juara 1 Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri. Tidak berhenti di situ, dominasi dan ketangguhan personel Polda Kalsel kembali teruji setelah sukses merebut Juara 3 Kelas Bebas Senior Putri.

Turnamen berskala nasional ini bukan momentum yang mudah. Diikuti oleh 31 kontingen terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, tensi pertandingan sejak hari pertama pembukaan terpantau sangat tinggi.

Namun, berbekal disiplin latihan yang militan, mental petarung yang kuat, serta dedikasi tinggi sebagai abdi negara sekaligus atlet, personel Polwan Polda Kalsel ini mampu menumbangkan lawan-lawan tangguh di atas matras GOR Satria Sport Center.

Perolehan medali yang berhasil dibawa pulang ke Bumi Lambung Mangkurat yakni Juara 1 (Medali Emas) Kelas Senior Kumite -68 Kg Putri, dan Juara 3 (Medali Perunggu) Kelas Bebas Senior Putri.

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H. dalam kesempatannya mengatakan, keberhasilan ini mendapat apresiasi luar biasa, baik dari official team maupun keluarga besar Polda Kalsel. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa personel Polri tidak hanya prima dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mampu berprestasi dan mengharumkan nama institusi di bidang olahraga tingkat nasional.

"Ini adalah buah dari kerja keras, konsistensi, dan doa. Kemenangan ini kami persembahkan untuk institusi Polri, khususnya Polda Kalsel, serta seluruh masyarakat Kalimantan Selatan yang terus memberikan dukungan," ujar Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar, S.I.K. selaku Pembina Tim Karate Polda Kalsel, Sabtu (23/5/2026).

Dengan berakhirnya event Piala Rektor Udinus II 2026 ini, raihan medali emas dan perunggu tersebut diharapkan dapat menjadi suntikan motivasi bagi personel Polda Kalsel lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mengukir prestasi, baik dalam kedinasan maupun di luar kedinasan. Polda Kalsel, Presisi dan Berprestasi! 

Statistik Pembaca