Rabu, 02 April 2014

 
  
Lantaran air sungai meluap arusnya sangat deras dan menyebabkan Irfan hanyut, sementara ayahnya selamat, Kasat Reskrim Polres Tanah laut AKP Arief Prasetyo S.IK beserta anggotanya tetap berada di lokasi hingga dapat dipastikan ketemu,

Ifan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa Nor Ifansyah (17) warga Desa asal Benualawas yang hilang terbawa arus sungai di Desa Pemalongan akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu, (2/4/2014).
Kades Pemalongan Sugiannoor mengatakan, korban ditemukan cukup jauh dari lokasi kejadian. Sekitar tujuh kilometer dari lokasi korban diduga hanyut.
"Korban ditemukan pertama kali oleh  pekerja pencari emas di kawasan Sungai Rantau Penyangat. Selanjutnya disampaikan ke warga," katanya.
Seperti diketahui, korban yang bekerja sebagai pendulang emas ini diketahui hilang pada Senin, (31/3/2014) saat menyeberang sungai bersama ayahnya. Korban hanyut terbawa arus sungai sementara ayahnya selamat.
Jajaran Polres Tanah laut berhasil mengungkap pelaku pembobolan sejumlah Brankas perusahaan di Kabupaten Tanah laut, pelaku yang berhasil di bekuk ini merupakan jaringan khusus pembobol Brankas antar pulau, diamankan 2 April 2014.
 
Adapun pemilik Brankas yang dibobol pelaku ini diantaranya milik PTPN XIII Pelaihari yang berhasil digasak oleh pelaku pada tanggal 23 September 2013 dengan kerugian Rp 154 juta, kemudian Brankas milik PT KJW Kintap pada tanggal 9 Februari 2014 dengan kerugian Rp 141 juta dan yang terakhir Brankas milik PT Bridgiston  Bati-Bati pada tanggal 23 Maret 2014 dengan kerugian sebesar 432 juta, totalnya di tiga tempat sebesar 727 juta.
 
Dari kejadian tersebut pelaku yang berhasil diamankan diantaranya Yamani, Samlan, M Razak, Jadi, Adeng dan Nur aini yang merupakan istri Samlan.
 
Kapolres Tanah laut AKBP Midi Siswoko S.IK merasa bersyukur terhadap bawahannya yang berhasil membongkar jaringan pelaku pembobolan Brankas di wilayah hokum Polres Tanah laut


Kepolisian Negara Ripublik Indonesia membuaka kesempatan menjadi Brigadir Polisi se Indonesia, untuk Polki sebanyak 10.750 orang dan Polwan sebanyak 7000 pendaftaran langsung di Satwil  Polres masing-masing, lama pendidikan tujuh bulan dengan penghasilan perbulan Rp. 3.200.200 ditambah tunjangan lainya, dengan persyaratan umum yakni berijazah serendahnya SMU/MA/SMK nilai akhir gabungan nilai ujian dan nilai sekolah minimal 6.0 umur pada saat buak pendidikan 17 tahun 5 bulan  maksimal 22 tahun, tinggi badan minimal untuk laki-laki 163 cm dan perempuan minimal 155 cm, pendaftaran Gratis.....Gratis tidak dipungut biaya, untuk pendaftaran secara Online di Wibste http://www.penerimaan.polri.go.id  kemudian berkas langsung diserahkan ke BAG SUMDA Polres Tanah laut.
 
Kabag Sumda Polres Tanah laut AKP ET Hutagaol, mengatakan penerimaan anggota Polri melalui seleksi dan pendidikan pembentukan Brigadir Polri tahun 2014 di buka sejak 26 Maret 2014 dan ditutup 15 April 2014 mendatang.

 

 

Oknum anggota  Polres Tala dengan inisial G yang tidak terima isteri diselingkuhi oknum PNS Dinas Perhubungan Tala inisial MP melakukan pemukulan.
Kasus pemukulan oleh oknum anggota Polres Tanah Laut (Tala) yang terjadi pada akhir pekan lalu ini kabarnya sempat berdamai. Namun ternyata prosesnya terus berlanjut.
Wakil Bupati Tala H Sukamta mengatakan bahwa  kasus itu tetap diteruskan sesuai dengan hukum dan UU yang berlaku. "Prosesnya kami lanjutkan ke proses hukum yang berlaku," kata Wakil Bupati Tala Sukamta, Rabu  (2/4/2014).
Sempat Berdamai Namun Proses Hukum Tetap BerlanjutAlasan pihaknya melakukan proses lanjut, dilatarbelakangi guna memberikan pengetahuan kepada masyarakat. Persoalan seperti ini harus ditempatkan pada proses hukum. Sehingga masyarakat mengetahui bahwa negara Indonesia ini merupakan negara hukum.
Segala bentuk persoalan tidak diselesaikan dengan cara di luar ketentuan hukum. Melainkan dengan cara yang baik dan sesuai dengan aturan baik aturan agama, sosial maupun hukum.

"Kita  taat hukum, tentu persoalan diselesaikan dengan cara hukum," tambahnya.
Rabu, 2 April 2014 18:16 WITA

Statistik Pembaca