Rabu, 27 Maret 2019

Pelaihari 28/03/2019  Humas Polres Tanah laut



Dalam rangka menjelang Pemilu 2019 Anggota Polres Tanah laut yang terlibat dalam pengamanan TPS diberikan pelatihan dan edukasi secara teknis oleh Komisioner KPU Kabupaten Tanah laut selama dua hari yakni hari Selasa 26 dan hari Kamis 28 Maret 2019 yang dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kijang Mas Pelaihari.

Kabag Ops Polres Tanah laut Kompol Fauzan Arianto SH, S.IK selaku Ka Rendal Ops Mantap Brata Intan 2018/2019  membuka kegiatan pelatihan pengamanan TPS yang diselenggarakan oleh Polres Tanah laut,  saat membuka kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Tanah laut Kompol Fauzan Arianto SH, S.IK menyampaikan, agar seluruh personel Polres Tanah laut yang melaksanakan pengamanan di TPS-TPS diharap dapat memahami semua apa yang di paparkan oleh narasumber dari  KPU dan Bawaslu kemudian  pada saat melaksanakan pengamanan jangan sampai meninggalkan lokasi TPS hingga selesai, apabila ada kemungkinan terjadi kejadian sekecil apapun segera koordinasikan dengan petugas yang ada.
Kegiatan pelatihan pengamanan TPS juga dihadiri  Ketua KPU Arif Mukhyar S.Ag
Pelaihari 28/03/2019  Humas Polres Tanah laut


Antisipasi pada pelaksanaan Pemilu 2019 menciptakan suasana aman damai dan sejuk, pihak Polres Tanah Laut terus berupaya melakukan cara cara himbauan kepada masyarakat terutama terkait larangan penyebaran berita berita bohong atau hoax, SARA yang menimbulkan kegaduhan didunia maya. Jajaran Kepolisian Polres Tanah Laut tidak saja menindak kejahatan jalanan yang menjadi perhatian. Namun penyebar berita berita bohong yaitu hoax di dunia maya pun menjadi perhatian dan akan ditindak oleh tim Cyber Patrol. Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Alvin Agung Wibawa S.IK, mengatakan tim Cyber Patrol di dunia maya tidak hanya pada tindakan saja, namun juga memberikan himbauan kepada masyarakat supaya masyarakat mengerti akan bahaya dari penyebaran berita hoax.

Sejauh ini,tim cyber patrol Polres Tanah Laut, Kata Alvin, belum menemukan pelaku penyebar berita bohong atau biasa disebut hoax. Upaya yang dilalukannya terus melakulan kegiatan pre-emtif dan preventif kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut. "Suapaya tidak ada yang menyebar hoax dan menciptakan hoax dan walaupun memang nantinya ada ditemukan penyebar hoax, sebelum ada penindakan akan dilakukan koordinasi dengan Sentra Gakumdu. Terkecuali ada penyebar vidio yang menimbulkan perpecahan
Pelaihari 28/03/2019  Humas Polres Tanah laut
Gelar Pasukan dan Sispamkota dalam rangka Operasi Mantap Brata Intan 2018/2019 dipusatkan di Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari Jumat (22/03/2019). Guna pengamanan menghadapai Pemilu Tahun 2019, tingkatkan Sinergitas antara TNI dan Polri dengan komponen bangsa lainnya mewujudkan keamanan dalam negeri yang kondusif.  Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH dengan Dandim 1009/Pelaihari Letkol Inf Budi Bagus Adrianto bertindak selaku Infektur Apel Gelar Pasukan dan Sispamkota Operasi Mantap Brata Intan 2018/2019 dalam rangka pengamanan menghadapi Pemilu 2019 yang bertema “Tingkatkan Sinergitas TNI-Polri dengan Komponen Bangsa lainnya guna mewujudkan keamanan dalam Negeri yang kondusif”

Antisipasi penanggulangan anarkis atau kerusuhan menghadapi Pileg dan Pilpres 2019, Dalam simulasi yang digelar di Pertasi Kencana, Pelaihari, ditunjukkan beberapa adegan tentang bagaimana pengamanan pihak kepolisian. Terutama untuk mengatasi kerusuhan yang kemungkinan akan terjadi pada saat pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang. Diawali dengan Tectical Floor Game, yang mengimplementasikan tanggal 24 maret yang akan dilkasanakan rapat umum terbuka. 1500 orang  personel Kepolisian dan TNI dilibatkan dalam gelar pasukan dan Simulasi pengamanan kota diseputaran Pertasi Kencana. Diawali dengan, Satlantas Polres Tanah Laut membubarkan dan menahan pelanggar lalulintas, yang menggunakan sepeda motor ugal ugalan dan melawan petugas.
Masa kampanye terbuka yang disimulasikan di Lapangan sepak bola desa Tirta Jaya bentrok masa caleg dengan masa lainnya hingga terjadi keributan tapi mampu diredam oleh petugas pengamanan kampanye. Memasuki tahapan masa tenang kampanye tanggal 14 sampai tanggal 16 April pihak KPU, Bawaslu, Satpol PP dan Linmas membersihkan alat peraga kampanye dan mendapat pengawalan patroli gabungan TNI dan Polri. Pada masa tenang tim dari Satgas media sosial Polres Tanah Laut, berkaitan dengan Isu Sara, ujaran Kebencian dan black campaing, salah satu caleg diamankan oleh anggota Sentra Gakumdu kedapatan membagi bagikan uang kepada masyarakat.

Memasuki tahapan pencoblosan pada tanggal 17 April 2019.Di tempat TPS terjadi keributan lantaran salah satu pemilih kedapatan membawa senjata tajam dan berhasil dengan mudah diamankan petugas pengamanan TPS ditempat TPS lainya masa tidak terima atas penghitungan suara dan terjadi kerusuhan dengan cepat diatasi oleh pengaman TPS. Petugas KPPS yang membawa kotak suara dihadang dua orang yang mengendarai sepeda motor, Petugas patroli gabungan mengejar dan dapat dilumpuhkan keduanya oleh petugas patroli salah satunya Polwan dan satunya lagi dilumpuhkan ditembak menggunakan softgun, karena melawan petugas menggunakan sajam. Begitu masa semakin susah dikendalikan karena melakukan demo di Kantor KPUD. Pasukan tim gabungan dibantu BKO dari Kodim 1009/Plh memberikan bantuan objek vital. Masa ditenangkan oleh Polwan-Polwan  tangguh Polres Tanah Laut.  Tidak ada hasil massa semakin bringas dan susah dikendalikan maka diturunkan Dalmas lanjut memblokade massa perlahan berusaha memukul mundur masa yang semakin sulit dikendalikan. Masa yang semakin anarkis membuat pasukan dalmas untuk membantu pertahanan. Berbekal tameng dan pentungan berusaha menjinakan masa yang brutal. Tindakan massa yang sudah mengarah pengrusakan dan bakar - bakar membuat pasukan pengurai masa diterjunkan dengan tembakan gas air mata dan Water Cannon Serangkaian peringatan dan tembakan peluru hampa ke udara dilepaskan tak membuat masa mundur. Terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dengan melumpuhkan provokator. Tim medis yang sudah siaga langsung menangani beberapa masa yang menjadi korban.  Masa yang tidak puas dan semakin anarkis mengancam mau membakar SPBU Angsau disana sudah ada Petugas dari TNI yang berjaga. Massa melakukan perlawanan hingga terpaksa petugas dari TNI dengan senjata laras panjang melumpuhkan masa itu denga cepat diatasinya. Dalam simulasi itu, Ketua KPU tidak luput diculik dan disekap oleh kelompok orang tidak dikenal dimasukan kerumah kosong, petugas dari Polri memburu dan melumpuhkan kelompok penculik ketua KPU hingga terdengar suara ledakan bom yang disiapkan oleh kelompok tersebut.

 "Hari ini ada dua kegiatan pertama kegiatan gelar pasukan dalam rangka kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 dilibatkan unsur Polri dan TNI dibantu dengan kekuatan rakyat," ucap Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH. Ia menambahkan, Maksud Sispamkota menunjukan kepada anggota yang terlibat kesiapan dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres dengan sisa waktu tinggal 26 harian lagi. "Dari hasil pemetaan sementara dari informasi intel, suasana di Tanah Laut masih aman dan Kondusif, tapi upaya upaya preentif dan preventif terus dilakukan dengan wujud patroli bersama dengan TNI dan Stakeholder dan kegiatan Rakor KPU dan Bawaslu, Rakor dengan elemen pengamanan yang terus dilakukan," pungkasnya.

Apel Gelar Pasukan dan Simulasi Sispamkota disaksikan oleh Bupati Tanah laut H Sukamta, Ketua DPRD Kabupaten Tanah laut Hariyanto dan unsur Forkopimda lainnya.

Statistik Pembaca