Senin, 15 April 2019

Pelaihari 16/04/2019  Humas Polres Tanah laut


Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tanah Laut, bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD melaksanakan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019, yang mana saat ini sudah memasuki masa tenang. 

Penertiban itu diawali dengan menyisir APK yang masih terpasang di kawasan Jalan Kolonel Soepirman Desa Atu Atu, Kemudian bergerak ke arah Jalan Balirejo.  Selain penertiban APK di Dalam Kota Pelaihari sendiri, secara serentak dimasing masing Kecamatan dilakukan penertiban oleh pihak Panwaslu kecamatan. Dalam penertiban APK itu, petugas tampak tidak kesulitan kebanyakan APK yang dipasang peserta Pemilu terpasang tidak tinggi dan mudah dilepasnya.

 Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Laut Gunawan Rahayu mengatakan, giat ini dilakukan secara serentak di seluruh Kabupaten Tanah Laut hingga batas waktu sampai pukul 00.00 WITA dipastikan besok harinya APK peserta Pemilu sudah bersih tidak ada yang terpasang lagi. Lanjutnya ia katakan yang mana sesuai dengan Pasal 298 ayat (4) UU.No 7 tahun 2017 bahwa Alat Peraga Kampanye sudah harus dibersihkan oleh peserta Pemilu, paling lambat satu hari sebelum pemungutan suara. "Karena sudah kita himbau terkait penertiban APK ini, maka pihak tim penertiban hari ini mempunyai kewenangan untuk menertibkan APK tersebut,"  penertiban yang dilakukannya itu jumlah APK tidak terlalu banyak paling sekitar 20 persenan saja, karena sejak dihimbau pada tanggal 13 April 2019 sudah ada pihak Peserta Pemilu yang melakukan penertiban APK nya sendiri
Pelaihari 16/04/2019 Humas Polres Tanah laut





Pada hari Senin (15/04/2019) jam 11.00 Wita bertempat di ruang Rupatam Polres Tanah laut Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH telah mengikuti Video Conference dalam rangka kesiapan akhir Pemilu serentak 2019 yang dipimpin oleh menkopolhukam Wiranto didamping Kapolri Jendral Pol. Drs. H.M. Tito Karnavian M.A, Ph.D, Panglima TNI, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu.

Video Conference (Vicon) tersebut dihadiri oleh Bupati Tanah laut H. Sukamta, Dandim 1009/Plh Letkol Inf. Bagus Budi Adrianto, Ketua Pengadilan Kabupaten Tanah laut, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah laut, Ketua KPUD Kabupaten Tanah laut, Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah laut, para Pejabat utama Polres Tanah laut beserta para Kapolsek Jajaran Polres Tanah laut
Pelaihari 16/04/2019  Humas Polres Tanah laut


Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH Pimpin apel gelar pergeseran pasukan pengamanan TPS serta pengawalan pendistribusian logistik Pemilu dalam rangka Operasi Kepolisian Terpusat Intan 2019 Polres Tanah laut bertempat di halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari Senin (15/04/2019) sesuai jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU)


Kapolres menambahkan, untuk pergeseran logistik di tahap 1 di prioritaskan pada Kecamatan-Kecamatan yang relatif jarak tempuhnya jauh seperti Kecamatan Kintap dan Jorong.  Bersamaan dengan pergeseran logistik, maka anggota Polisi pengaman TPS langsung melekat di armada pengangkut logistik tersebut sampai ke PPK. Sementara untuk pergeseran logistik gelombang keduanya, distribusi logistik untuk Kecamatan yang relatif jarak tempuhnya dekat serta Kecamatan yang jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) nya relatif sedikit  kemudian langsung di geser ke PPS,  khusus untuk Kecamatan Kintap seperti Desa Salaman dan Riam Adungan termasuk anggota Polisinya,  Termasuk pula di Kecamatan Bumi Mamkur, yakni Desa Pantai Harapan yang kondisi alamnya tengah mengalami badai rob atau air laut pasang hingga ke daratan desa, logistik langsung di geser ke PPS. Pengamanan ekstra tambahan dari Polres Tala juga membangun Pos Terpadu terdiri dari TNI dan komponen masyarakat lainnya untuk sama-sama mengamankam Pemilu pada lokasi-lokasi yang sudah di tentukan. 

“Untuk antisipasi hujan, KPU sudah menyiapkan terpal pada masing-masing armada, dan tiap kotak suara terbungkus dengan plastik.  Kepada KPU juga di ingatkan pada saat nanti perhitungan di TPS yang cukup lama waktu di siapkan lampu penerangan yang memadai. PLN Pelaihari juga sudah berjanji tidak akan melakukan pemadaman listrik selama tanggal 17 dan tanggal 18 April 2019,”kata Kapolres. Kondisi geografis Kabupaten Tanah Laut sudah barang tentu telah terdata semua tentang kultur desa. Polres Tala sendiri telah memetakan kemungkinan konflik, namun sejauh ini masih belum di ketemukan yang mengarah atau menganggu situasi Kamtibmas,  Terdeteksi hanya menyangkut kerawanan-kerawanan di TPS dan kerawanan geografi,  Semua sudah di antisipasi bersama KPU dan Bawaslu guna menggeser logistik-logistik yang memang menjadi prioritas pada lokasi yang jauh. “Patroli-patroli dari Brimob, Direktorat Shabara Polda Kalsel dan Polres,  di samping telah menetukan rayonisasi pada masing-masing pengamanan di bagi per dapil yang terdiri dari 4 dapil, dan masing-masing dapil telah di siapkan pasukan cadangan guna antisipasi hal yang tidak di inginkan.

Pelepasan logistik Pemilu yang akan didistribusikan ke masing-masing Kecamatan dilakukan oleh Bupati Tanah laut H. Sukamta yang di dampingi Kapolres Tanah laut, Dandim 1009/pelaihari,  Kepala Kejaksaan Negeri Tanah laut, Ketua Pengadilan Negeri Tanah laut, Ketua DPRD Kabupaten Tanah laut, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah laut. 

Sementara itu Ketua KPU Tala Arief Mukhyar mengatakan, total jumlah armada truk sebanyak 71 buah, dan yang di distribusi hari Senin (15/4/2019) yakni menuju Kecamatan Kintap 8 truk, Kecamatan Jorong 6 truk, Kecamatan Batu Ampar 6 truk, Kecamatan Bumi Makmur 4 truk, dan Kecamatan Pelaihari 6 truk. “Sisanya hari ini Selasa 16 April 2019 Kecamatan Pelaihari 8 truk, Kecamatan Bati-Bati 8 truk, Kecamatan Takisung 7 truk, Kecamatan Tambang Ulang 4 truk, Kecamatan panyipatan 6 truk, Kecamatan Kurau 4 truk, dan Kecamatan Bajuin 4 truk,”

Statistik Pembaca