Senin, 19 Februari 2018

Pelaihari 20/02/2018  Humas Polres Tanah laut


Dua anggota  Satuan Sabhara Polres Tanah laut bersenjata lengkap  melaksanakan  pengamanan dan pengawalan terhadap 14 orang tahanan dari Lembaga Pemasyarakat Kelas IIB Pelaihari menuju kantor Pengadilan Negeri Pelaihari untuk di sidangkan, Senin (19/02/2018).

Kasat Sabhara Polres Tanah laut AKP Riswiadi S.Sos  mengatakan, bahwa pengawalan yang dilaksanakan oleh personelnya tersebut sesuai surat permintaan dari Kejaksaan Negeri Pelaihari  “Para tahanan Kejaksaan tersebut diberangkatkan dari Rutan kls II B Pelaihari  menggunakan kendaraan Bus milik Kejaksaan yang dikawal oleh dua personel Polri yang telah diberikan surat penugasan dan perlengkapan lainnya untuk melaksanakan pengawalan,”tuturnya.

Setelah sampai di Pengadilan Negeri Pelaihari, personel Sat Sabhara tidak diperbolehkan meninggalkan lokasi namun diperintahkan untuk menunggu hingga persidangan  yang dijalani oleh para tahanan tersebut dinyatakan selesai  dan selanjutnya kembali ke Lembaga Pemasyarakatan (LP),
selama melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengawalan berjalan aman.




Pelaihari 20/02/2018  Humas Polres Tanah laut





Satuan Lalulintas Polres Tanahlaut memperlakukan antrean bagi pemohon SIM seperti layaknya antrean di kantor perbankan,  Sistem teknologi informasi itu baru dilaksanakan pihak Satlantas Polres Tanahlaut untuk menepis anggapan warga bahwa siapa yang dekat pasti cepat.
 Anggapan bahwa siapa dekat atau kerabat polantas cepat diproses permohonan mendapatkan SIM dibantah Kasatlantas Polres Tanahlaut, AKP Lalu Ryan Adity S.IK, menurut Kasat lantas, inovasi itu berupa perangkat sistem antrean berbasis teknologi informasi agar tidak ada kesan, bahwa tidak kenal petugas tidak mendapatkan layanan.

Sistem digital ini justru memastikan pemohonan SIM , bahwa siapa yang datang duluan mendaftar akan lebih awal juga diberikan pelayan petugas.
Sistem digital itu berada di dekat pintu masuk Gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Pemohon SIM tinggal menekan tombol layanan yang tertera di mesin digital.
Jika ditekan tombol pemohon SIM, maka akan keluar tiket atau kertas yang berisi nomor antrean pemohon. Itu otomatis terkoneksi dengan layar monitor untuk daftar panggilan di layar monitor yang terpasang di dinding ruang tunggu.
Masyarakat yang sudah mendaftar dan menerima tiket antren yang tercetak tadi dapat menunggu di ruang tunggu dekat loket pelayanan.
Tersedia layar monitor yang berfungsi memunculkan nomor antrean pemohon sekaligus juga menampilkan gambar atau video berisi pesan Kamtibcarlantas (keamanan dan ketertiban cara berlalulintas) sebagai edukasi bagi masyarakat.
"Muara dari inovasi sistem digital informasi antrean pemohon agar bagamana masyarakat yang datang dapat terlayani secara adil, cepat dan transparan sesuai antrean," katanya.
Sarana lainnya juga disiapkan untuk pemohon SIM Disabilitas, jalur jalan pemohon Disabilitas dan ruang kamar kecil serta ruang menyusui untuk ibu yang membawa anak kecil atau bayi.
"Semua inovasi dan pembenahan ruang tunggu bagi para pemohon SIM nanti adalah demi melayani masyarakat," 

Inovasi tersebut juga telah di saksikan oleh Kapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Rachmat Mulyana pada saat kunjungannya ke Polres Tanah laut untuk menyaksikan Simulasi Sispamkota dalam rangkaian Ops Mantap Praja 2018. 





 Pelaihari 20/02/2018  Humas Polres Tanah laut 

Warga desa Pandan Sari Rt.1 Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah laut digegerkan serangan angin kencang Senin (19/02/2018) sekitar pukul 15.30 Wita,  Cuaca buruk disertai hujan deras dan angi puting beliung yang mengakibatkan beberapa atap rumah warga dan Mess Karyawan Perusahaan rusak terbawa angin  dan juga ada yang ambruk.

Kapolsek Kintap AKP Bala Putra Dewa S.IK beserta anggota saat di lokasi bencana mengungkapkan  "sedikitnya 6 buah rumah warga yang rusak akibat terjangan angin diantaranya 2 rusak parah dan 4 rusak ringan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana dengan kerugian materiil diperkirakan Rp 35 juta, pada saat terjadinya bencana para warga berada di luar rumah untuk menyelamatkan diri" 

Anggota Polsek Kintap bersama anggota BPBD, TNI dan pihak Kecamatan masih berada di lokasi  untuk melakukan pendataan dan melakukan pertolongan yang selanjutnya akan dilakukan koordinasi dengan pihak terkait.   











Pelaihari 20/02/2018  Humas Polres Tanah laut

Jajaran Polres Tanah laut meningkatkan pengamanan terhadap para tokoh pemuka agama dan tempat Ibadah, langkah tersebut guna mengantisipasi kemungkinan terjadi penyerangan terhadap tokoh pemuka agama yang bertujuan politis seperti yang terjadi dibeberapa diwilayah lain.


Kapolres Tanah laut memerintahkan seluruh anggotanya untuk mengintensifkan situasi agar melakukan silaturahmi dengan sejumlah tokoh agama guna menciptakan sinergitas demi menjaga kondosifitas Kamtibmas diwilayah hukum Polres Tanah laut, para pejabat utama Polres Tanah laut baik Kabag, Kasat maupun Kapolsek di sebar untuk melakukan silaturahmi ke seluruh tokoh agama yang ada di Kabupaten Tanah laut, melalui silaturahmi, Kebersamaa, dan hubungan dengan seluruh elemen masyarakat diharapkan terjalin sinergitas dan kekompakan  dalam upaya menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Terkait hal tersebut Kabag Ops Polres Tanah laut Kompol Fauzan Arianto SH, S.IK yang di dampingi Iptu Yori Buntu dan Ipda Subardi  Senin (19/02/2018) pukul 13.00 Wita melaksanakan kunjungan dan silaturahmi dengan Pendeta Hanny Momongan S.Th Wakil Ketua Majelis Daerah GPDI Kalsel jalan Parit Mas Rt.20 Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari.




Statistik Pembaca