Sabtu, 11 Juli 2026

Tanah Laut – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan Polsek Kintap Polres Tanah Laut melalui kegiatan pendampingan dan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Tugiman, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sambilulungan, yang berada di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (12/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 60 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kondisi yang sehat dan terawat. Usia tanaman yang telah memasuki fase pertumbuhan penting menjadi perhatian agar proses budidaya dapat terus berjalan optimal hingga masa panen.

Selain memantau kondisi tanaman, personel Polsek Kintap juga berdialog langsung dengan pemilik lahan mengenai perkembangan budidaya, teknik perawatan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian.

Kapolsek Kintap AKP Ahmad Baysory mengatakan bahwa kegiatan monitoring tanaman jagung merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Polri akan terus memberikan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring dan komunikasi yang berkelanjutan. Kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh dengan baik hingga masa panen sehingga mampu meningkatkan hasil produksi, kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar AKP Ahmad Baysory.

Melalui sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat, Polsek Kintap berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan sektor pertanian agar semakin produktif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut

Tanah Laut – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Panyipatan Polres Tanah Laut terus melakukan pendampingan kepada para petani melalui kegiatan monitoring tanaman jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, monitoring dilaksanakan di lahan milik Zulkifni yang berada di Desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Minggu (12/7).

Lahan jagung seluas kurang lebih 3 hektare tersebut saat ini telah memasuki usia tanam sekitar 105 hari. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman terlihat tumbuh dengan baik dan memasuki fase menjelang panen. Monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus mengetahui kondisi lahan serta kebutuhan para petani.

Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, personel Polsek Panyipatan juga berdialog dengan pemilik lahan terkait proses budidaya, perawatan tanaman, hingga kesiapan menghadapi masa panen. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan para petani guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Kapolsek Panyipatan IPTU Wanda Satriadi mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Polri akan terus bersinergi dengan para petani agar sektor pertanian semakin maju dan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU Wanda Satriadi.

Polsek Panyipatan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung kemajuan sektor pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

#swasembadapangan #ketahananpangan #poldakalsel #polrestanahlaut 

Statistik Pembaca