Kamis, 02 April 2015



Pelaihari, 03/04/2015 Humas Res Tala

Jumat 03/04/2015 seluruh umat Nasrani khususnya di kota Pelaihari serempak melaksanakan ibadah Paskah memperingati wafatnya Yesus Kristus ditiga gereja besar di Pelaihari dengan pengamanan 102 (seratus dua) personil Polres Tanah Laut.
Pada pagi hari jam 09.00 Wita sebanyak 32 (tiga puluh dua) personil Polres Tanah Laut dibawah pimpinan Perwira Pengandali Kasat Lantas Polres Tanah Laut AKP Wahyu Hidayat mengamankan pelaksanaan ibadah Paskah di Gereja Pantekosta Parit Pelaihari dengan pimpinan jemaat pendeta Dince Momongan dan diwaktu yang sama sebanyak 26 (dua puluh enam) personil dibawah pimpinan Perwira Pengandali Kapolsek Pelaihari Polres Tanah Laut IPTU Taufiq Qurrahman juga mengamankan pelaksanaan ibadah Paskah di Gereja Maranata Angsau Pelaihari dengan pimpinan jemaat pendeta Karnata K.M. Th. Sedangkan Gereja Santa Theresia Parit Pelaihari melaksanakan ibadah Paskah pada jam 13.00 Wita dengan pimpinan jemaat romo Frans dan sebanyak 44 (empat puluh empat) personil Polres Tanah Laut mengamankan kegiatan ibadah tersebut. Sesuai jadwalnya Gereja Santa Theresia akan melaksanakan ibadah Paskah di hari Sabtu, 04/04/2015 jam 18.00 Wita dengan pengamanan sebanyak 59 (lima puluh sembilan) personil Polres Tanah Laut.

Ketiga gereja besar di kota Pelaihari tersebut akan kembali secara bersamaan melaksanakan kegiatan ibadah Paskah di hari Minggu, 05/04/2015 dimulai jam 08.00 Wita dan dalam pengamanan sebanyak 92 (Sembilan puluh dua) personil Polres Tanah Laut dengan Perwira Pengendali yang telah ditugaskan di masing-masing gereja tersebut.


Pelaihari, 03/04/2015 Humas Res Tala

Sulaiman alias Sule Bin Purjani, laki-laki 23 th warga Ds. Galam RT.04 RW.02 Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut diamankan pihak Unit Reskrim Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut setelah diketahui memiliki satu unit sepeda motor hasil tindak pidana curanmor.

Kapolsek Pelaihari IPTU Taufiq Qurrahman menuturkan penangkapan Sule berawal dari informasi warga masyarakat yang mengatakan jika Sule telah memiliki satu unit sepeda motor yang diduga adalah hasil tindak pidana curanmor, menindak lanjuti informasi tersebut IPTU Taufiq Qurrahman memerintahkan anggota unit Reskrimnya untuk melakukan penyelidikan terhadap kebenaran informasi tersebut, hasilnya Sule tidak dapat menunjukkan surat menyurat / dokument kepemilikan yang syah dari sepeda motor tersebut saat petugas mengamankannya berserta sepeda motor tersebut di rumahnya hari Rabu, 01/04/2015 sekira jam 02.00 Wita lalu, saat itu juga Sulepun mengakui jika sepeda motor tersebut telah dibelinya seharga Rp. 2.300.000,- (dua juta tiga ratus ribu rupiah) dari Asra alias Bucek Bin Tain, laki-laki 34 th warga Jl. Goa Marmer Ds. Sungai Bakar RT.05 RW.02 Kec. Bajuin Kab. Tanah Laut, penyelidikan di lapanganpun berlanjut, petugas kemudian langsung membawa Sule untuk melakukan penangkapan terhadap Bucek. Tanpa perlawanan Bucek berhasil diamankan oleh petugas saat dirumahnya dan mengakui jika sepeda motor tersebut adalah milik seorang laki-laki yang kini masih dalam pencarian pihak Kepolisian (sebut saja Sabi), sedangkan Bucek hanya sebagai perantara yang mendapatkan upah dari Sabi sebesar Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) setelah berhasil menjualkan sepeda motor tersebut.

Hasil pemeriksaan oleh pihak penyidik Unit Reskrim Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut BRIPKA Umar Said terhadap Sule dan Bucek, keduanya mengatakan jika telah mengetahui status sepeda motor tersebut adalah hasil tindak pidana Curanmor di wilayah Kec. Jorong Kab. Tanah Laut. Saat ini keduanya telah ditahan di rutan Mapolsek Pelaihari berikut satu unit sepeda motor sebagai barang bukti yang telah disita guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Pelaihari IPTU Taufiq Qurrahman juga menambahkan jika pihaknya kini berupaya untuk mencari pemilik sebenarnya sepeda motor tersebut (korban) dan menyampaikan pesan kepada warga masyrakat yang mengetahui informasi ini bisa langsung menghubungi no.HP 081348445001 / bisa datang langsung ke Polsek Pelaihari Polres Tanah Laut untuk konfirmasi lebih jelasnya.


Pelaihari, 02/04/2015 Humas Res Tala

120 (seratus dua puluh) personil Polres Tanah Laut dibawah koordinator pengamanan Kabag Ops Polres Tanah Laut KOMPOL Dydit Dwi S., S.IK, M.SI mengamankan pelaksanaan ibadah Paskah umat Nasrani dalam memperingati Wafatnya Yesus Kristus.

Rangkaian kegiatan pengamanan dimulai dengan melaksanakan sterilisasi pada Gereja Santa Theresia di Parit Pelaihari Kab. Tanah Laut pada hari Kamis, 02/03/2015 jam 17.00 Wita dengan kekuatan 36 (tiga puluh enam) personil yang terlibat dibawah pimpinan Perwira Pengendali Kasat Sabhara Polres Tanah Laut AKP H. Riswiadi, S.SOS, M.Ap.

Kegiatan pengamanan pelaksanaan ibadah Paskah sendiri dimulai jam 19.00 Wita di Gereja Santa Theresia di Parit Pelaihari Kab. Tanah Laut dengan kekuatan 84 (delapan puluh empat) personil Polres Tanah Laut. Pelaksanaan ibadah Paskah yang dipimpin oleh Pastur Frans Liman (CICM) tersebut diikuti sebanyak 700 (tujuh ratus) jemaat dengan mengusung tema “Paskah merupakan mengoreksi diri secara total dan mendukung pemerintahan tahun 2015-2019

Seluruh kegiatan pelaksanaan ibadah Paskah umat Nasrani dalam memperingati Wafatnya Yesus Kristus Kamis, 02/03/2015 berjalan dengan situasi aman dan lancar.

Statistik Pembaca