Selasa, 18 September 2018

Pelaihari 19/09/2018  Humas Polres Tanah laut


Seorang diduga pekerja penggali parit saluran pipanisasi ledeng, Suryadi (33) dijadikan tersangka pelaku pencurian rumah tinggal.
Itu setelah penyidik Polsek Pelaihari mengamankan pelaku lebih dari 1x24 jam di sel tahanan Mapolsek Pelaihari, pasca pelaku diamankan warga di RT 15 RW 5 Kelurahan Angsau, Senin (17/9/2018) sekitar pukul 10.30 Wita,  pelaku bernama lengkap Suryadi itu merupakan warga Anjir Km 14, Kapuas, Kalimantan Tengah.
Keberadaan pelaku di Pelaihari karena ikut temannya bekerja sebagai penggali parit dan tinggal rumah sewa khusus pekerja kelapa sawit di Jalan Manunggal, Kelurahan Angsau.
Warga RT 15 RW 5 Kelurahan Angsau, membekuk dan mengamankan pelaku di gang Kenanga setelah kedapatan membawa hasil curian berupa perhiasan, handphone dan jam tangan digital.
Nahas, pemilik rumah Asnita Andayana memergoku pelaku mencuri harta benda korban saat memasuki rumah sewanya di Jalan Manunggal RT 15 RW 5 Kelurahan Angsau.
Kepergok korban berada di dalam rumah. Pelaku memilih kabur lewat pintu belakang rumah korban yang berhasil dicongkelnya. Pelaku nekat memanjat pagar setinggi hampir dua meter.
Teriakan suara korban mengundang kehadiran warga Angsau dan sekitarnya yang berusaha mengejar arah kaburnya pelaku yang diduga ke arah Gang Kenanga.
"Awalnya saya mencari di Jalan Manunggal berkeliling tak ketemu. Tetangga di gang sebelah menemuka pelaku sembunyi di padang kebun kelapa sawit," kata Hery.
Hery warga Angsau yang berusaha mengamankan pelaku bersama seorang anggota polisi dari amukan warga di RT 15 RW 5 yang geram dengan ulah pelaku.
Kapolsek Pelaihari, AKP Shofiyah SE, S.IK, M.Si  saat dikonfirmasi  membenarkan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka pelaku pencurian.


Pelaihari 19/09/2018  Humas Polres Tanah laut


Polres Tanah laut telah menggelar Latihan Pra Operasi Mantap Brata Intan 2018, Selasa (18/09/2018) bertempat di ruang Rupatama Polres Tanah laut.
Terkait Agenda Nasional yaitu Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Ripublik Indonesia 2019 mendatang, agenda tersebut dibutuhkan pengamanan yang ekstra dalam hal ini Kepolisian, sejalan dengan itu Polres Tanah laut sudah mempersiapkan personel yang akan dilibatkan untuk pengamanan dalam tahapan-tahapan agenda Nasional Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Ripublik Indonesia 2019 mendatang.

Kegiatan tersebut di pimpin Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH dan di ikuti oleh para Kabag, Kasat, para Kapolsek Jajaran Polrfes Tanah laut, para Kasi, serta seluruh anggota yang terlibat dalam Operasi Mantap Brata Intan 2018 Polres Tanah laut.
Kegiatan pelatihan pra operasi wajib dilaksanakan guna memberikan bekal pengetahuan stragegi kepada personel Polres Tanah laut pada saat melakukan tugas di lapangan.
Kapolres Tanah laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK, MH juga memberikan penekanan kepada jajaran untuk menjaga netralitas seperti pengamanan Pilkades dan Pilkada serentak yang sudah berjalan kemarin itulah sebagai acuan, namun apabila ada kekurangan bisa dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan pengamanan Pileg dan Pilpres agar kedepannya lebih baik lagi, kemudian perlunya sinergitas dengan stake holder seperti Pemda, KPU, Panwas dan TNI serta para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas untuk aktifkan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk menyampaikan bahwa pelaksanaan Pileg dan Pilpres berlangsung Damai sejuk serta yang paling penting sekali melakukan kegiatan yang sifatnya menyentuh masyarakatagar tidak terpengaruh isu perpecahan Bangsa.
 

Statistik Pembaca