Rabu, 18 Juni 2014

Pelaihari, 19/6/14

Polres Tanahlaut kembali mengungkap kasus pengedaran narkoba, sekaligus tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Rabu, (18/6) kasus ini digelar di uang kerja Wakapolres Tala,  Wakapolres Tala Kompol Yustinus S.I SH, S.IK, menyampaikan tiga tersangka pengedar sabu sudah diamankan oleh satresnarkoba Polres Tala dengan inisial TM, WB dan RS.

Dari tiga tersangka berhasil diamankan barang  bukti yakni sabu-sabu seberat 8,70 gram, uang tunai Rp 42.852.000 serta buku tabungan BRI dan rekening koran.
Selain itu, sejumlah aset milik para tersangka yang menjadi barang bukti tindak pidana pencucian uang ikut disita.

Aset yang disita meliputi enam buah rumah, dua buah mobil jenis Suzuki Vitara DA 8080 HQ dan Honda Jazz DA 531 PY. Beberapa peralatan mesin bangunan, rekening BCA dan BNI. Semua aset yang disita diperkirakan nilainya mencapai Rp 5.565.450.000.
"Pengungkapan kasus ini berkat kerja keras Satreskrimnarkoba Polres Tala. Selain mengungkap pengedar narkoba, kita juga menyita harta benda mereka yang menjadi kasus tindak pidana pencucian uang.

 

Pelaihari, 19/6/14

Puluhan anggota Polsek Kintap bersama dengan puluhan warga Desa Mekarsari Kecamatan Kintap melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan desa, Rabu, (18/6/14).
 Jalan utama Desa Mekarsari secara bergotong royong dibersihkan. Baik itu rumput liar, selokan hingga pohon kering yang menggangu penggguna jalan.
   
Kegiatan itu dilaksanakan dari pukul 07.00 Wita hingga pukul 12.00 Wita. Mereka bahu membahu bergotong royong guna menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan aman.
Kapolsek Kintap Akp Ibnu Yulianto mengatakan kegiatan bakti sosial yang melibatkan anggota itu dilaksanakan sebagai bentuk cipta kondisi lingkungan. Baik untuk menciptakan kondisi yang kondusif dan lingkungan desa yang bersih 

 

Pelaihari, 19/6/14

Pertandingan piala dunia menjadi perhatian semua pihak. Tidak terkecuali warga Kecamatan Kintap,  Nonton acara sepakbola sendiri di rumah memang kurang seru bagi sebagian orang, Mereka lebih suka nonton rame-rame supaya lebih seru.
 Untuk mengapresiasi para penggemar bola serta cukup sulitnya channel K-Vision dan channel UHF maka Polsek Kintap menggelar acara nonton bareng.
"Tidak semua warga yang gemar nonton bola bisa nonton piala dunia di K-Vision dan antena UHF. Makanya kita melaksanakan acara nonbar," kata Kapolsek Kintap, Akp Ibnu Yulianto kemarin,
 Dengan layar lebar yang cukup besar di halaman kantor Polsek Kintap, masyarakat yang tidak bisa nonton piala dunia di rumah bisa nonton bareng di Polsek Kintap. 

Statistik Pembaca